Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
50


__ADS_3

"Presedir Feng, hari ini kau datang lagi?" Min menatap pria yang baru datang dengan tatapan malas, pria ini semakin semena mena padanya


"Aku datang untuk membicarakan kerja sama" Feng Yi hanya menjawab dengan ringan dan dengan tak tau malu duduk di sofa dengan begitu nyaman, Feng Yi bersikap seolah mansion ini adalah tempat yang biasa ia datangi


"Kau tidak lihat?, Aku sedang sakit, Jika ingin membahas pekerjaan kau bisa ke perusahaan dan berbicara dengan Ji Li dan Yue, mereka akan mengurusi semuanya" Min menatap malas, pria ini semakin bodoh, alasan konyol seperti apa yang sedang ia katakan


"Baiklah baiklah, hari ini datang untuk melihat keadaan mu dan untuk meminta maaf karena telah membuat mu menjadi terluka seperti ini, sebelumnya saya hilang kendali"


"Hari itu kau memeluk ku dan langsung mengklim ku sebagai istri, setelahnya kau menekan luka ku hingga kembali terbuka dan parah, lalu apa lagi yang kau rencanakan kali ini?"


"Tidak ada, hari ini aku akan mengatakan secara resmi, aku mengejar mu, mulai hari ini, dan kau akan segera menjadi milik ku"


"Presedir Feng, kau sangat tak memiliki pekerjaan dan kesibukan kah?"


"Kau adalah kesibukan dan pekerjaan ku, aku akui hari itu aku gegabah, dan itu membuat mu merasa tak nyaman karena tak biasa, tak maslah aku bisa memperbaikinya dan membuat mu terbiasa dengan kehadiran ku"


"Tuan Feng Yi, katakan saja apa yang kau inginkan dariku?, Mengapa begitu bersikeras mendekati ku, berada di sisi ku tak akan mendapatkan keuntungan apapun, kau adalah pebisnis, aku tau dengan benar bagai mana perhitungan kalian"

__ADS_1


"Orang lain mungkin, namun aku?, Aku adalah Feng yi, aku sudah mendapatkan begitu banyak keuntungan sejak aku mulai memasuki bidang ini, hanya dirimu yang belum ku dapatkan, tapi tak Maslaah, aku akan mengejar mu"


"Tuan Feng yi, kau benar benar, ah, jika kau sakit langsung minta bawahan mu untuk mengantarkan mu ke rumah sakit, kau sepertinya memiliki Masalah dengan kejiwaan"


"Apapun itu, aku bersikeras, dan mulai hari ini aku, Feng yi dengan resmi mengatakan jika aku akan mengejar mu, beri aku waktu tiga bulan, jika kau tak menginginkan ku maka kau bisa membuang ku"


"Feng yi, apakah kau belum cukup merendahkan dirimu sendiri?, kau adalah pria yang sangat di hormati, kau pria bermartabat yang kaya raya, mengapa menghabiskan waktu dengan hal tak berguna ini"


"Beri aku kesempatan"


"Feng yi, ah, kau"


Ia tak percaya jika ia tak bisa meluluhkan hati Min, mereka telah saling mencintai sedari awal, kali ini Min hanya di sesatkan oleh keadaan, ia yakin seiring perjalanan waktu Min akan segera mengingat dan kembali mencintanya


"Aghh, aku sedang sakit dan kau datang membuat ku menjadi semakin sakit" Min menghela nafas pelan


Saat ini ia sangat ingin memukul dan membuka isi otak pria ini, ia adalah Feng yi, pria yang di kenal kejam oleh dunia. Tapi mengapa malah memohon seperti orang idiot seperti ini, ia lelah jika di kejar dan di kintili terus menerus, namun?, Ia tak bisa bergerak dan melakukan apapun. Beberapa waktu Min telah meminta bawahnya untuk menghabisi Feng yi, dengan demikian ia bisa bebas dari pria gila itu, namun hasilnya?, Hasilnya malah kegagalan, kelompok mereka hampir tertangkap, Feng Yi memiliki pengaruh yang cukup besar, membuatnya menjadi semakin kesal saja, ia kesal karena di usik oleh mahluk ini namun ia bahkan tak bisa melakukan apapun

__ADS_1


"Hanya tiga bulan, dalam waktu tiga bulan jika aku tak bisa meluluhkan hatimu aku akan menyerah kau bisa melakukan apapun yang ingin kau lakukan" Feng yi berucap, ia tak ingin memaksa Min karena ia tau semakin ia memaksa maka Min akan semakin menjauh Ia adalah pebisnis yang handal, ia akan mengatasi semuanya dengan kemampuan dan sikapnya yang tenang,


Ia waktu tiga bulan cukup untuk membangun perasaan di antara mereka, mereka adalah pasangan yang sudah menikah dan ia yakin meskipun belum sadar Min pasti memiliki perasaan yang sama denganya, ia adalah suami Min jiana, ia tau dengan jelas bagai mana tempramen min jiana, jika ia benar benar tak suka siapa yang bisa memaksanya ia bisa menentang lagit dan takdir, feng yi hanya manusia biasa apa yang ia takuti dengan itu


"Dalam waktu tiga bulan, dalam waktu tiga bulan aku yakin kau akan mengingat semuanya dan semua kebahagiaan itu akan datang, aku yakin itu" Batin Feng yi dengan pelan Ia sangat yakin dengan kemapuanya, Min telah mencintainya sekali, dan ia tak akan menyesal untuk mengembalikan rasa cinta di hati min


"Huh, baiklah, hanya tiga bulan, jika dalam waktu tiga bulan kau tak mampu membuat ku tertarik jangan pernah tujukan wajah mu di hadapan ku, karena akan ku pastikan jika kau akan mengalami kerugian besar karena menganggu ku" Min menghela nafas pelan, ia tau jika ia tak bisa melakukan apapun pada pria ini, selain membiarkan pria ini senang ia tak bisa melakukan apapun lagi


"Sepakat, dan mulai hari ini biarkan aku melakukan cara ku untuk mendekati mu, kau tak bisa memprotes dan aku akan membuat mu mencintai ku bahkan tak akan bisa melepaskan ku lagi lihat saja" Feng yi tersenyum dengan begitu lebar ia begitu percaya diri dengan kemapuan yang ia miliki, karena kesempatan sudah di dapatkan ia hanya perlu berusaha lebih keras aja


"Kau narsis sekali, apakah kau mampu atau tidak kita lihat saja, aku harap petunjukan mu tak membuat ku kecewa"


"Baiklah, kita sudah sepakat dan sekarang ayo ke kamar dan istirahat" feng yi menarik Min menuku kamar dan mendudukkannya di ranjang,


Min sakit dan harus beristirahat dengan baik, luka di tubuh min bukan luka biasa, ia tidak akan mempertanyakan asal usul luka itu, selagi dia Min jiana maka apapun bentuk dan sebanyak apapun luka di tubuhnya ia akan menerimanya dengan lapang dada


"Kau" Min menatap Feng Yi dengan tatapan kesal, pria ini, bahkan ia baru menyetujuinya beberapa saat yang lalu dan pria ini sudah begitu semena mena

__ADS_1


"Hari ini aku secara resmi mengejar dan kau tak bisa menolak atas permintaan pertama ku, sudah ku katakan aku akan mengejar mu degan cara ku dan kau tak boleh menolak, apapun yang kulakukan ini adalah demi kebaikan mu sendiri,


Kau harus beristirahat agar luka di tubuhmu segera pulih, kau akan kebahisan banyak tenaga menghadapi ku" Feng Yi tersenyum lebar tampa menujukan rasa bersalah sedikitpun, antara pria dan wanita tentu saja harus memiliki jarak dan batasan namun feng yi ini malah menjadi semena mena,


__ADS_2