Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
70


__ADS_3

Dalam waktu dua bulan, Feng yi sudah menjaga dan menemaninya dan selama beberapa hari kedepan semua akan selesai


waktu yang di berikan memang telah berakhir, namun Min malah tak sengaja terbawa oleh suasana hingga menimbulkan sedikit rasa tidak rela


Sedari kecil ia terbiasa melihat kepalsuan, sedari kecil ia sudah hidup mandiri, sedari kecil ia sudah hidup sendirian, namun saat ini seseorang datang memberikanya perhatian


Ia goyah, benar, ia menjadi goyah karena Feng yi, ia ingin egois menyembunyikan Feng yi di dalam rumahnya seumur hidup


Namun ia lupa, ia adalah gadis dari lingkaran dunia hitam, jika bersama maka hanya akan membuat Feng yi berada dalam bahaya


Kematian bisa mendatangi mereka kapan saja, ia sudah berada di lingkaran penuh kotoran ini, jika ia membiarkan hatinya goyah dan jatuh cinta ia takut, takut jika sewaktu waktu Feng yi pergi meninggalkannya hanya karena identitas buruk ini terbongkar dan dunia akan mengejeknya karena berani mendambakan cinta,


"Feng Yi ku katakan pada mu untuk yang ke sekian kalinya, aku bukan gadis yang baik, kau bisa mencari pasangan yang lebih cocok untuk mu" Saat ini hanya ada mereka, Feng Yi dan Min Jiana, hanya mereka berdua


Waktu berjalan begitu cepat hingga tak terasa waktu mereka bersama sudah hampir habis, Min masih berusaha memberi pengertian pada Feng Yi agar tak menginginkannya lagi, ia ingin hidup seperti sebelumnya, kuat dan tak terkalahkan


"Jika kau tak ingin menjadi gadis yang baik maka aku bisa menjadi penjahat bersama mu" Feng Yi tak akan keberatan dengan apapun keadaan Min, jika Min bukan gadis yang baik maka ia bisa menjadi penjahat agar bisa sebanding dengan Min


"Feng Yi" Bagai mana lagi ia harus mengatakan pada pria ini, bersama dengan wanita jahat sepetinya hanya akan menimbulkan banyak masalah


Jujur saja waktu perlahan mengikis dinding batu yang menyelimuti hati seorang Min Jiana, perhatian dan kebaikan yang di lakukan Feng Yi selama beberapa waktu ini memiliki bekas mendalam dalam hatinya akan tetapi?, apapun alasnya mereka tak bisa bersama, Feng Yi dan dirinya adalah dua orang berbeda

__ADS_1


Berhubungan baik dengan seseorang sama saja dengan menujukan kelemahan, dan jika dalam hidup memiliki satu kelemahan maka kelemahan dan ketakutan lain akan bermunculan untuk memaksa diri melangkah dan mundur


"Istri, aku tak pernah perduli dan tak akan pernah ingin perduli, kau jahat kejam, aku bahkan kau iblis sekalipun, kau adalah istri ku, dan aku akan menjaga mu dengan segala kemampuan ku, Istri kau bisa mengatakan apapun akan tetapi jangan katakan jika kau bukan gadis yang baik" Feng Yi menatap Min dengan tatapan lekat, ia tak pernah perduli dengan pandangan orang lain terhadapnya


Ia tak akan mengatakan apapun saat dunia menuduhnya sebagai mahluk yang kejam dan berhati dingin, ia hanya pria biasa yang sedang jatuh cinta, ia hanya pria yang sedang mengejar kasih sayang dan cinta dari gadis yang di damba, sekejam apapun dia tak akan berati apapun jika berhadapan dengan Min jiana


"Kau memiliki mulut yang manis ternyata" Min mengejek Feng Yi, pria ini begitu dingin di hadapan orang orang akan tetapi saat bersamanya malah tak jauh berbeda dari playboy cap kapak yang selalu mengobral ucapan manis


"Tentu saja, aku bisa menjadi apapun sesuai keinginan ku, aku adalah pria yang sangat hebat, sekarang kau beristirahatlah, aku akan menemani mu, dan menjaga mu" Feng Yi sudah mengatakan ini berkali kali, ia bisa menjadi apapun


"Bagai mana dengan pekerjaan mu" Min melunak,


Pria ini tak bisa di hadapi dengan mudah, ia pun sudah berusaha selama beberapa waktu ini dan hasilnya?, tak ada yang menduga jika dirinya lambat laun terbiasa dan malah merasa sedikit takut jika di tinggalkan


"Aku hanya datang bulan dan kau memperlakukan ku seperti orang yang sakit keras saja"


"Istri, kau sedang tidak nyaman, kau menjalani kehidupan sulit selama beberapa waktu ini"


"Hari ini adalah hari pertama aku datang bulan dan kau sudah meninggalkan pekerjaan mu?"


"Istri jangan fikirkan itu"

__ADS_1


"Itu tanggung jawab mu kau mengabaikan tanggung jawab untuk hal seperti ini?"


"Istri jangan marah dulu, aku sudah meminta Chan yu mengantarnya ke sini, jangan paksa aku pergi, aku akan menjaga mu disini, aku bersikeras"


"Huh, baiklah kau sangat tau bagai cara menghentikan ku mengomel, lakukan saja apa yang kau inginkan, tanyakan pada karyawan di mana ruangan yang tenang hingga bisa membuat mu bekerja dengan tenang pula" Min menghela nafas pelan,


Pria ini selalu memiliki cara dan akal untuk menghentikannya dalam segala Omelannya, setelah bersama Feng Yi Min menjadi cerewet, mengatakan banyak hal dan bahkan dengan mudah lepas dari zona nyamannya


"Tak perlu, aku akan bekerja di sini, sekarang tidurlah, aku tidak akan menganggu mu, beristirahatlah kau pasti sangat lelah, jangan lupa habiskan sup jahe mu agar kau merasa lebih nyaman" Hari ini adalah jadwal tamu bulanan datang dan Feng Yi sudah bersiap akan hal itu,


Ia suah belajar dari masa lalu, saa Min datang bulan maka akan terasa sangat menyakitkan, ia tau kehidupan ini dan sebelumnya adalah hal yang berbeda akan tetapi dalam keadaan ini Min memang butuh perhatian lebih darinya


"Baiklah, selamat bekerja, dan terimakasih untuk hari ini" Min menarik selimut dan setelahnya tidur dengan nyenyak.


Saat ini ia memang sudah kelelahan, ia menjadi lemah sejak dua tahun terakhir, apakah sakitnya di masa lalu merubah dirinya menjadi orang yang tak berguna? atau keberadaan Feng Yi lah yang membuat tubuhnya menjadi manja hingga tak bisa melakukan apapun Tampa Feng Yi, jika benar seperti ini maka akan sangat merepotkan


Sedari muda ia sudah berjanji tak akan terjebak dalam permainan cinta, cinta hanya akan membuatnya memiliki kelemahan dan memiliki rasa takut yang tak berujung, dalam beberapa tahun ini ia bisa mengatasinya, siapa sangka jika mahluk bernama Feng Yi ini datang dan tak sengaja memberikan rasa aman pada dirinya


ia selalu percaya jika tak ada yang bisa di andalkan selain diri sendiri, akan tetapi saat ini ia malah terlalu bergantung pada Feng Yi, ia terlalu terbiasa dengan masalah yang datang dan Feng Yi akan datang dan menyelesaikannya.


Dari sisi lain seseorang sedang mengawasi mereka dari balik gedung itu, ia menatap keduanya dengan tatapan tajam akan tetapi ia tak bisa melakukan apapun untuk saat ini,

__ADS_1


"Ji er, kau milik ku dan selamanya akan seperti itu, kau tak boleh terpesona dengan pria lemah itu, karena kau dan aku adalah kekasih yang di tetapkan oleh takdir" Gumamnya dan setelahnya meninggalkan gedung begitu saja


__ADS_2