Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
66


__ADS_3

"Nona" Jia melangkah masuk ke dalam ruangan sang nona,


Sudah dua hari sejak kejadian itu dan mereka telah menyelidiki tempat di sekeliling perusahaan, dan hanya ada satu kemungkinan, untuk menghindari kesalahan mereka telah memeriksa gedung tersebut


"Jia, kau datang hari ini?" Min berucap pelan,


Kejadian pembunuhan waktu lalu membuat Jia berada di sekitar Roseblu untuk menyelidiki penembakan itu, akan tetapi gedung perbelanjaan itu seolah sengaja menutupi, jika tak bisa bertanya maka mereka akan mencari tau sendiri


"Kami telah berada di sini seja kemarin, dan satu satunya tempat yang di gunakan untuk mencelakai mu adalah gedung itu?" Jia berucap pelan, ia berkeliling mencari asal penembakan itu,


Sebuah gedung yang tak jauh dari gedung perusahaan Roseblu di temukan sebagai tempat insiden penembakan itu, lawan mereka kali ini sepertinya bukan hanya pebisnis kecil dan orang orang jahat, musuh kuat sudah datang, mereka sangat suka bermain dengan tangan orang lain, kekacauan beberapa waktu ini juga di duga sebagai ulah dari orang itu


"Bukankah itu pusat perbelanjaan?" Yue berucap pelan, gedung yang di tunjukan oleh Jia adalah pusat perbelanjaan, seharusnya gedung itu aman, karena selama ini pun tetap aman, gedung ini sudah berdiri bersama Roseblu, dan selama itu pula mereka tak pernah memiliki konflik


"Kami telah memeriksa, melihat posisi nona maka kemungkinan terbesar adalah gedung itu" Jia berucap, gedung itu memiliki banyak pengunjung, siapapun biasa datang dan siapapun bisa menjadi pelaku


Gedung perbelanjaan adalah gedung yang di kunjungi orang umum, kemana mereka akan mencari dan bagai mana bisa mengetahui identitas penembak itu


lawan mereka kali ini memperhitungkan banyak hal sebelum melakukan penyerangan, mereka menemukan lawan yang sepadan dan tentu saja harus menjadi lebih waspada, yang mereka incar adalah Min pemilik Organisasi

__ADS_1


"Gedung perbelanjaan menyimpan Seornag sniper yang handal, sangat mengejutkan, akan tetapi kita juga tak bisa menyelidikinya, ada begitu banyak orang yang datang dan pergi dari sana" Min menghela nafas pelan, si penembak bisa menjadi siapapun dan musuh sudah menunggu mereka sedari lama


Persiapan yang matang dan pertimbangan yang baik, lawan sudah muncul, mereka harus menjadi lebih waspada, jika tidak maka bersiaplah untuk kehilangan nyawa Tampa penjelasan


"Selidiki gedung itu, aku belum sempat menyinggung orang lain, sejak terjaga aku sibuk bekerja dan belum sempat membuat Maslah, nasib oh nasib, ingin rasanya mengeluh namun aku tak bisa" Min berucap, ia hanya bisa melakukan penyelidikan sedikit dengan gedung itu, penembak mengincarnya, itu sudah jelas, akan tetapi?, selama ia bekerja ia tak merasa telah menyinggung dan menganggu orang lain, selama ini juga ia hidup dengan baik Tampa memiliki niat mengusik


"Benar nona, ini sudah di persiapkan dengan baik oleh mereka, anda baru saja kembali dan jika orang dalam lingkup bisnis anda bahkan selalu sopan dan menunjukan keindahan dan kemuliaan seorang wanita, setiap harinya anda melewati hari dengan damai" Yue bergumam pelan, sejak nonanya terbangun ia sibuk dengan pekerjaan dan masalah kantor yang berdatangan


Akan tetapi?, orang ini sudah mengincar Min sedari lama lalu hal apa yang sudah di lakukan dan siapa yang begitu bernyali menganggu seorang pemimpin organisasi besar seperti bunga malam?


"Ini bukan sebatas persaingan bisnis saja Yue sepertinya musuh kita kali ini bukan sebatas pembunuh bayaran dan orang jahat saja, mereka memiliki pertimbangan baik, jika tidak ahli maka akan dengan mudah kita selesaikan, lihatlah?, memberi tau dia kabur tampa meninggalkan jejak, entah peringatan pada ku atau bagai mana aku juga tidak mengerti dengan motif mereka" Min menghela nafas pelan


Sejak penawaran pembunuhan yang gagal sebelumnya, Organisasi Gagak malam yang tiba tiba muncul dan bahkan mencelakainya, setelahnya tuan muda Wen lalu apa lagi setelah ini?, orang ini sangat mengenalnya dan bahkan sangat tau dengan lingkungan di sekitar mereka, lawan yang tangguh malah begitu bersemangat menganggu mereka


"Mereka tak akan bisa bertahan lama nona, selama ini kita adalah penguasa negara ini, dan tak ada yang berani bergerak" Jia menjawab dengan penuh tekat, Sekuat apapun orang itu tidak akan mampu melawan mereka


Organisasi bunga Hitam bukan organisasi yang bisa di runtuhkan begitu saja, entah sekeras apapun orang itu berusaha mereka akan kesulitan untuk menyentuh mereka


"Takutnya musuh kuat telah kembali, musuh yang telah pengalaman dan mengumpulkan kekuatan hanya untuk melawan kita, aku di ciptakan untuk menjadi mahluk kejam yang akan menghabisi semua orang" Min menghela nafas pelan

__ADS_1


Dua tahun berlalu Tampa dirinya, organisasi melemah dan organisasi yang kuat semakin menonjolkan diri, organisasi yang mereka tindas sebelumnya memiliki perkembangan yang cukup pesat


Takutnya mereka tak mampu lagi bertahan dengan nama mereka, Min bukan sedang takut akan tetapi kehidupan bukankah akan seperti ini, tidak akan ada kejayaan yang abadi, bagai mana jika akhirnya mereka terjatuh dan malah membahayakan semua anggotanya


"Nona" Jia menepis keraguan dalam hati sang nona, jikapun mereka melemah bukan berati bisa di ganggu dengan mudah, ia adalah orang yang bertanggung jawab dengan organisasi Bunga hitam ia tak akan membiarkan bunga hitam jatuh begitu saja, jika ia harus berkorban nyawa untuk bertahan maka ia tak akan keberatan untuk melakukanya


"Jia, aku tau dengan kepercayaan diri mu akan tetapi siapapun bisa menjadi musuh kita, kau harus menjadi lebih waspada dan menjadi lebih teliti dalam segalahal" Min mengingatkan bawahannya, sebagai pengurus organisasi Jia juga berada di dalam kesulitan dan bahaya, begitu banyak orang yang mengincar nyawanya


"Nona, organisasi bunga hitam tak akan jatuh begitu saja aku akan menjamin ya dengan nyawa ku, dan aku tak akan mengecewakan kepercayaan anda pada ku, kita akan tetap bertahan" Jia berucap penuh tekad, mereka tak akan jatuh begitu saja


Mereka sudah berada di dalam persaingan ini selama bertahun tahun bahkan mereka suah menduduki posisi ini selama turun temurun, hal yang di bangun begitu banyak orang bagai mana bisa jatuh begitu saja


"Aku harap begitu, jangan gegabah dalam melakukan suatu hal"


"Baik nona, aku akan mengingatnya" Jia berucap pelan, ia tahu jika sang nona hanya merasa khawatir dengan dirinya


"Lalu apa yang akan kita lakukan nona, tidak mungkin kita hanya diam menanti kabar dari para penjahat itu"


"Tentu saja tidak diam, seseorang akan masuk ke dalam gedung itu dan akan menyelidikinya"

__ADS_1


__ADS_2