Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
65


__ADS_3

Mentari pagi kembali menyapa, Min seperti biasa sudah berada di perusahaan untuk bekerja, hari ini masih sama seperti sebelumnya


"Nona" Yue berucap Min yang masih sibuk dengan urusannya sendiri, ia akan bekerja seperti biasanya ia tak akan terganggu dengan hal seperti ini


Orang Itu ingin memprovokasinya akan tetapi sayangnya ia berhadapan dengan orang yang salah, Min tak akan terusik dengan hal seperti ini, ia memiliki pencegahan dan memiliki rencana untuk mengatasinya


"Hm, bagai mana?" Min menjawab sembari terus menatap komputer di hadapannya, beberapa pekerjaan di kirim melalui email dan ia harus memeriksanya,


"Semalam semua orang sibuk mengasihani Wen Juling dan keluarga Wen namun hari ini mereka malah mencela mereka, semua seolah berbalik dan jebakan yang di buat malah menjadi bumerang pada mereka, sangat kasihan, tuan tua Wen yang licik itu, ia kehilangan dua hal yang paling penting secara bersamaan, ia kehilangan putra sampahnya dan bahkan juga kehilangan reputasi karenanya, sangat kasihan dan menyedihkan" Yue berucap dengan penuh semangat


Semalam begitu heboh dengan berita Wen Juling mati setelah membuat onar di perusahaan mereka, namun pagi ini semua seolah di balikan dengan mudah


"Kematian Wen Juling tak akan menimbulkan masalah, dan kesialan tuan Wen adalah karma dari yang ia lakukan, setiap kejahatan tentu saja memiliki balasan, tentang kapan?, hanya bisa menunggu saja waktu terbaiknya" Min menjawab ringan,


Wen Juling tak akan membuat mereka kerepotan karena kematian Wen Juling adalah kemerdekaan bagi begitu banyak gadis, pria bajingan seperti Wen Juling sudah seharunya mati, bahkan akan lebih baik jika mayatnya di buang ke kandang anjing agar anjing memakannya, setidaknya tuan muda Wen yang keji itu memiliki manfaat bagi tubuh anjing anjing itu


"Benar nona, seseorang telah menyelesaikan ya, dan kali ini media sedang hangat perihal skandal yang dilakukan tuan tua Wen dengan pebisnis yang cukup berpengaruh" Yue mulai bergosip, ia sangat suka dengan gosipan seperti ini, orang yang menganggu mereka hanya akan mendapatkan sebuah penyesalan saja


Semalam begitu panas menyangkut pautkan berita kematian Wen Juling dengan Roseblu, dan saat pagi datang malah semuanya berbalik


"Sebelumnya semua orang sangat bersimpati padanya, dan dalam sekejap mata keadaan berbalik, seorang wanita telah membuat pengakuan bahwa ia di hamil dan di perkosa oleh tuan tua Wen, bahkan wanita itu juga memiliki jejak digital saat tuan Wen memaksanya" Min hanya menjawab ringan, kematian seorang putra akan menimbulkan pukulan yang sangat besar bagi keluarganya akan tetapi semua orang lupa jika pria yang kehilangan putra ini bukan orang biasa, ia adalah tuan tua Wen, jika kematian Wen Juling akan menimbulkan keuntungan baginya tentu saja ia tak akan keberatan untuk itu

__ADS_1


"Bajingan itu, buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya, dan sikap bajingan Wen Juling menurun dari ayahnya yang sama sama bajingan" Yue menjadi semakin kesal, keluarga Wen?, benar benar tak ada yang baik, ayah bajingan dan menghasilkan putra bajingan yang hanya menambah populasi manusia saja


"Karena ini Wen grup merosot dan bahkan hampir gulung tikar, berita kematian Wen Juling seketika tenggelam karena hal ini, nona sepetinya seseorang telah membantu kita dan membuat kita aman dari segala tuduhan" Yue tersenyum lebar, pria jahat itu kehilangan banyak hal, keuntungan tak bisa ia gapai, sangat menyedihkan


"Siapa lagi yang bisa melakukannya, orang bilang jika Feng yi begitu kejam pada orang yang berperkara denganya, dan kali ini ia menujukan kemapuanya" Ia tau siapa yang akan melakukan hal kejam seperti ini, ia yakin berita ini juga sudah di lihat oleh Feng Yi, oleh karena itulah ia bergerak dan semuanya hancur begitu saja


"Wen grup yang malam, dalam beberapa tahun begitu sombong akhirnya jatuh begitu saja" Min hanya menujukan senyuman kecil, Feng Yi, memang tak mengecewakannya, ia hanya ingin melihat bagai mana tanggapan Feng Yi saat melihat ini, dan benar ia beraksi sesuai dengan keinginan, ia bisa di andalkan


"Benar nona"


"Pria itu, selain menjadi idiot ia juga menjadi orang yang berguna untuk ku" Min berucap dengan nada mengejek


Min terdiam beberapa saat ia baru menyadari ada hal aneh yang akan terjadi, cahaya merah ini?


"Awas"


Min bergerak miring dan membiarkan peluru itu mengenali miniatur yang terpajang pada lemari di belakangnya, dalam beberapa saat ia telah melihat pantulan merah dari kaca yang ada di hadapannya, ia masih duduk dengan tenang untuk melihat apa yang bisa di lakukan oleh mereka


Dan hasilnya malah tak sesuai dengan harapan


"Bagai mana?, Apakah nona baik baik saja" Yue langsung memeriksa Min yang hampir saja celaka, jika mereka tidak sadar dengan cepat maka semua akan terjadi

__ADS_1


"Seseorang sangat berniat membunuh ku, hanya saja mereka lupa jika aku adalah pemimpin di organisasi besar, cara licik seperti ini hanya sampah bagi ku, aku telah berada dalam kondisi ini selama bertahun tahun, bahkan aku pernah tidur selama dua tahun hanya karena lalai, dan mereka berharap jika kali ini aku akan mengalah lagi?"


"Syukurlah kau baik baik saja, kau membuat ku takut saat menujukan sinar sebelumnya" Yue menghela nafas pelan, tak ada luka dan goresan apapun peluru itu mengenali miniatur yang berada di belakang Min


"Panik tak akan menyelesaikan stuasi, sebelum peluru itu sampai ke tubuh ku ia harus melewati beberapa puluh meter terlebih dahulu, ia juga masih akan menembus kaca, meski ia akan tiba dalam sepersekian detik aku bisa menghindar dalam sekejap mata, mereka terlalu meremehkan ku ternyata" Min menjawab ringan sembari berdiri dari duduknya melihat peluru yang hampir saja mengenainya


"Peluru yang bagus dan dalam kualitas tinggi" Min berucap sembari menatap peluru yang ia ambil dari pecahan miniaturnya


"Lalu apa yang akan kita lakukan nona?, Kita tak akan mungkin hanya duduk manis melihat segala ulah mereka, mereka sangat berniat dan berminat untuk mencelakai kita"


"Targetnya adalah aku dan aku bisa mengatasinya, sekarang kau pergilah ke ruangan mu, jangan menganggu ku"


"Tapi"


"Selesaikan pekerjaan mu di sini, dan fokuslah agar perusahaan tak mengalami penurunan"


"Tapi nona"


"Pekerjaan seperti ini biarkan Jia dan orangnya yang mengurusi"


"Kau semakin tak membutuhkan ku nona, terkadang aku merasa iri dengan Jia, ia tak perlu repot berhadapan dengan segala dokumen ini" Yue mengeluh

__ADS_1


"Kau hanya perlu menyelesaikan pekerjaan mu dengan baik dan Jia juga akan menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, jadi sekarang kembalilah ke ruangan mu"


"Baiklah"


__ADS_2