
"Apa yang terjadi?" Yan Li bertanya saat Chan yu mendekati meja kerja mereka, dalam sekejap saja Chan yu mengalami perubahan raut wajah, sebelumnya masih begitu bersemangat akan tetapi dalam sesaat kembali berwajah masam seperti stelan pabrik
Sangat lucu, ia mengamati mood Feng Yi selama bekerja di sini dan memang, Feng Yi begitu kenakan kanakan setelah kedatangan Min, sebelumnya begitu stabil dan begitu berwibawa dalam sesaat menjadi labil dan dengan mudah di goyahkan, pria seperti ini sangat umum berada dalam sebuah drama cinta di TV, protagonis pria akan meninggalkan perusahaanya untuk fokus mendekati sang gebetan
"Entahlah, tuan melihat itu sedari tadi, selama beberapa bulan ini tuan bahkan menjadi begitu aneh" Chan yu menghela nafas pelan sembari mendudukkan dirinya di balik kursi, ia juga tak mengerti dengan perubahan Feng Yi akhir akhir ini
Ia dia sudah bekerja dengan Feng Yi selama bertahun tahun selama itu pula ia tak pernah melihat Feng Yi yang begitu ke kanak kanakan seperti ini, Feng Yi sangat gila akan pekerjaan, melakukan banyak hal dan bahkan menghabiskan sepanjang waktu untuk bekerja, bahkan juga tidur di kantor untuk mempersingkat waktu
Pria yang begitu gigih seperti ini seharusnya menjadi incaran setiap gadis, akan tetapi?, Feng Yi memiliki garis takdir yang sangat malang, gadis yang ia sukai bukan dari kalangan gadis biasa, ia berkemapuan dan tak akan mudah untuk di puaskan oleh mereka
"Kau berani bertaruh dengan ku?" Yan Li berucap dengan penuh semangat, Yan Li melihat perubahan seperti ini hanya bisa menujukan senyuman nan begitu mengejek, pria yang mendekati Seorang Min Jiana tentunya harus menghabiskan banyak upaya untuk meluluhkan hatinya, lihatlah yang terjadi pada bos besar mereka
Sebelumnya Feng yi begitu antusias dan saat ini malah menjadi begitu murung, semua orang mengatakan jika Feng yi adalah pria yang kejam dan sulit di hadapi, dan saat ini Chan yu hanya melihat sebuah rasa putus asa dari atasannya ini, apa lagi yang terjadi
"Taruhan seperti apa yang kau inginkan?" Chan yu mulai menghidupkan komputer miliknya dan tentu saja untuk kembali melihat apa yang perlu ia kerjakan, tak ada waktu untuk bersenang senang dan berleha leha, setiap saat adalah uang dan setiap uang harus di hasilkan dari sebuah pekerjaan dan tanggung jawab
__ADS_1
"Tuan akan kesulitan mendapatkan Nona Min Jiana itu" Yan Li menjawab dengan nada mengejek, dengan mengamati tempramen milik Min dan Feng Yi keduanya akan sedikit kesulitan untuk memiliki sebuah hubungan yang baik
Feng Yi yang terbiasa mendominasi dan Min Jiana yang selama ini hanya mengendalikan orang sekitar, bagai mana kedua orang berbeda karakter ini bersama
"Tuan begitu mempesona, gadis mana yang berani menolaknya?" Chan yu menjawab dengan penuh keyakinan, dengan tampang dan ke kesuksesannya di masa muda tentu saja akan menarik banyak perhatian, lagi pula ia yakin jika Feng Yi mampu menarik perhatian gadis itu, semua hanya tentang waktu saja
Meskipun Feng Yi di kenal kejam ia juga tak akan menyakiti gadis yang ia cintai, dan perihal gadis itu?, ia yakin lambat laun cinta akan tumbuh, selagi bos mereka berusaha semua bisa di miliki dan di gapai dengan mudah
"Baiklah jika tidak percaya maka mari kita lihat, apakah kau yakin presedir akan menarik perhatiannya, presedir memang pria yang menganggukkan dari kaca mata gadis biasa akan tetapi gadis yang di inginkan presedir tentu saja bukan gadis yang biasa" Yan Li menjawab dengan nada ringan sebari berdiri untuk mengambil air hangat
"Katakan saja kau pengecut, kau bahkan tidak berani bertaruh dengan hal sekecil ini" Yan Li mengejek Chan yu yang begitu percaya diri, Min adalah gadis yang sangat keras kepala, jika Feng Yi tak menurunkan ego dan harga dirinya maka mereka akan sangat mustahil untuk terlibat dalam gosip gosip yang tak berguna itu
Min begitu keren dan Feng Yi pasti kewalahan dan harus banget berusaha keras untuk menarik hari gadis itu
"Perasaan Presdir bukan hal kecil, tuan berusaha sekuat tenaga, jikapun mengalami kesulitan maka pasti bisa mendapatkan hati nona Min Jiana itu" Chan yu masih kekeh dengan pendiriannya, ia percaya jika Feng Yi akan mendapatkan apa yang ia inginkan
__ADS_1
"Aku tak perduli" Yan Li berucap dengan malas, pria ini sangat tidak seru, ia ingin memantau perkembangan hubungan antara Presdir sombong dan CEO berhati keras, siapa yang akan kalah dan bagai mana akhirnya, jujur saja ia memang sedikit penasaran akan hal itu
"Dasar gadis gila, sangat berani bertaruh dengan kematian" Chan yu menatap Yan Li dengan tatapan horor, kehidupan Presdir bukan hal yang bisa di pertaruhkan, jika presedir tau maka hanya akan membahayakan diri, dan gadis ini?, sejak pertama kali memasuki Tang Xi sudah menujukan jika ia bukan gadis biasa
Ia bisa bertahan berada di sisi Feng yi, umumnya asisten yang datang hanya akan bertahan 1 hari kerja saja, setelahnya bergerak cepat untuk mengundurkan diri, bekerja dengan Feng Yi sama saja dengan mempertaruhkan masa depan mengorbankan hidup dan
"Jika tidak ada yang mencoba maka hasil hanya akan menjadi hal yang semu" Yan Li menjawab dengan penuh percaya diri
Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, ia hanya ingin mengajak Chan yu bertaruh akan perjalanan kisah kedua orang kaya ini, ia bersikap seolah mereka akan memakan Feng Yi saja
"Berada di sisi mu membuat ku merasa dalam bahaya setiap saat, kau ini gadis mengerikan" Chan yu bergidik ngeri akan tetapi Yan Li masih menujukan wajah ringan dan senyuman cantik miliknya saja
"Kau lah yang terlalu pengecut hingga tak berani melihat keindahan di depan mata, hal seperti ini sangat jarang terjadi, apa salahnya menikmati perjuangan, kau tau?, drama antara pria angkuh dan wanita keras kepala ini akan berjalan dengan seru" Yan Li berucap dengan ringan,
Ia sudah melihat stuasi yang seperti ini sejak gadis bernama Min Jiana itu muncul, pria angkuh bermarga Feng ini akan sangat kelimpungan jika memiliki masalah dengan Min dan kali ini dapat di lihat jika mereka bertengkar lagi, selalu saja seperti ini, saat mereka bertengkar semua akan menjadi kacau dan sulit, sebagai bawahan hanya bisa berusaha mendamaikan suasana yang tidak baik ini
__ADS_1