Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
38


__ADS_3

"Baiklah sekretaris Ji akan segera saya menyampaikannya, benar baik sekretaris ji jika demi kian kami akan menginformasi kembali, baik sekretaris Ji, baik" Yan Li menutup telpon, ia baru selesai mendapat telpon dari pihak Roseblu dan tentu saja harus di bicarakan dengan baik.


"Ada apa?" Chan yu yang berada di hadapan Yan Li langsung bertanya tampa ragu, Yan Li ini gadis yang sangat suka menggosip, akan tetapi jika dalam bekerja ia cukup telaten dan bahkan bisa membuat Feng Yi yang beku itu tetap mempertahankannya


"Roseblu meminta untuk mempercepat pertemuan" Ji Li menelpon untuk membicarakan perihal kontrak kerjasama Yang sebelumnya sempat tertunda karena Feng Yi yang tak ingin membicarakannya


"Mereka begitu sombong, sebelumnya tak menyambut kedatangan kami dengan ramah dan kali ini malah sesuka hati merubah jadwal, apakah mereka ini yang di sebutkan dengan sebuah ketulusan" Chan yu tentu saja akan berkomentar, sebelumnya ia masih sangat kesal dengan kejadian bulan lalu, orang Roseblu bahkan tak bisa menyambut mereka dengan baik, setelah terbengkalai selama beberapa waktu akhirnya pihak Roseblu memberi kabar jika pemimpin mereka telah kembali


"Presedir memiliki jadwal yang cukup padat, takutnya malah tak bisa di atur sesuai dengan ketentuan" Yan Li menghela nafas pelan, ia bukan tak tau apa yang di lakukan Feng Yi beberapa waktu ini, seharunya ketua Roseblu juga sudah kembali dari perjalanan bisnis dan ini adalah hal yang di nanti oleh Feng Yi kan?


"Mereka begitu semena mena hingga berfikir jika hanya mereka yang memiliki kesibukan, presedir kita juga, dan mereka dengan begitu tidak profesionalnya mengubah jadwal sepihak" Chan yu menghela nafas pelan, perihal Feng Yi?, pria itu sudah memiliki banyak jadwal, jika di sampaikan pasti hanya akan membuat Feng Yi meninggalkan semuanya begitu saja


"Sudah lah jangan merengek, aku akan mengaturnya dengan baik, tak perlu kahwatir, aku adalah sekretaris yang cerdas dan cepat, mengatur jadwal sempit adalah keahlian ku yang ku pendam"


"Huh, lakukan saja apa yang ingin kau lakukan, kau begitu keras kepala, jika di tahan pun kau tak akan berhenti"


"Kau paling mengerti aku" Yan Li tersenyum lebar dan kembali fokus pada pekerjaan begitu pula dengan Chan yu yang kembali pada perangkat lunaknya,


"Kring"


Suara telpon membuat Chan yu mengalihkan pandangannya dari komputer, Ia melangkah sedikit menjauh agar pembicaraan mereka tak di dengar oleh orang lain, dengan gerakan pelan ia menggeser kan ke tombol hijau dan telpon terhubung


"Hallo"


"Selamat siang bos" Ucap pria yang berada di seberang sana, ia adalah bawahan Chan yu yang di perintahkan untuk mencari jejak gadis itu


"Selamat siang, bagai mana hasil kerja mu" Chan yu langsung bertanya pada inti masalahnya, ia tak ingin terlalu lama bertele tele, orang yang ia kirim bukan orang sembarangan, bahkan masih begitu kelelahan mencari


"Kami telah menemukan jejak gadis itu" pria di seberang sana terus berbicara dan Chan yu mendengarkannya dengan khusuk


"Baiklah, jika demi kian, cari segala informasi mengenai gadis itu, aku tak percaya jika ia benar benar begitu misterius, hanya seorang gadis biasa, mendapat kemampuan dari mana hingga ia membuat ku kerepotan seperti ini" Chan yu berucap, selama dua bulan penuh ia mencari jejak gadis itu, hasilnya sama, gadis itu menghilang, dan saat ini jejaknya kembali muncul ke permukaan dan ia akan mencari gadis itu dengan seluruh kemampuannya


"Baiklah, terus pantau dia jangan sampai dia lolos dengan mudah, temukan dia dengan segera jika tidak suatu hal bisa saja terjadi"


"Baik" Si pria di seberang telpon langsung setuju dengan apa yang Chan yu perintahkan, mereka hanya bawahan tentu saja harus mendengarkan ucapan dari atasan

__ADS_1


"Huh" Setelah memutuskan telpon ia melangkah menuju ruangan Feng yi untuk melaporkan apa yang ia dapatkan


"Selamat siang presedir"


"Hm"


"Presedir, bawahan ku baru memberi kabar jika nona itu telah kembali, sebelumnya ia pergi ke Amerika, dan jejaknya menghilang saat berada di sana" Chan yu langsung melapor mengenai perkembangan pencarian nyonya Feng yang bahkan hanya mereka temui satu kali saja


"Baiklah"


"Presedir, sepertinya ia bukan orang biasa, ia bahkan tak sesederhana seorang gadis yang bekerja di salah satu perusahaan besar" Chan yu menghela nafas pelan, Gadis itu bukan gadis biasa, itu di tunjukan dengan betapa baiknya dia bersembunyi, bahkan Feng Yi harus mencari sebegitu sulitnya hanya untuknya


"Istri ku tentu saja bukan orang yang sederhana, baiklah, aku akan mencari keberadaanya, batalkan segala pertemuan ku hari ini" Ia juga tak percaya jika Istrinya akan bisa di temukan dengan mudah, dengan temperamennya yang sombong seperti itu kemungkinan besar orang penting


"Baik, saya permisi" Setelahnya Chan yu meninggalkan ruangan dan kembali


"Huh, akhirnya selesai juga"


"Apa yang sedang kau lakukan?"


"Hari ini presedir tak akan menghadiri rapat ataupun pertemuan"


"Kau jangan bercanda, aku sudah susah payah mencari waktu yang tepat untuk sang presedir"


"Nyonya besar sudah kembali dan presedir akan mencarinya"


"Hah?, Nyonya besar?"


"Gadis yang kau bawa"


"Dia benar benar calon istri presedir?"


"Kau bisa melihat semuanya kemarin mengapa masih bertanya?"


"Aku hanya tak percaya, nyonya besar, panggilan yang sangat cocok untuknya, memiliki tubuh yang begitu mungil namun mempunyai kemampuan yang begitu besar"

__ADS_1


"Jadi hari ini kau hanya perlu mengatakan jika jadwal presedir di batalkan"


"Huh, baiklah, aku akan menelpon mereka satu persatu, kau ini benar benar tak bisa melihat ku sedikit lebih bahagia"


"Bekerja dengan baik, jika menerima gaji yang tinggi maka itulah kebahagiaan yang sesungguhnya"


"Dasar pria mata duitan"


"Jika tak ada uang apakah kau akan makan dengan tanah?, Membeli barang dengan daun?"


"Sudah lah, biarkan aku menghayal sebentar"


"Apa yang sedang kau khayalkan?"


"Masa depan presedir dengan gadis itu"


"Mulai sekarang panggil dia nyonya besar, jika Presdir mendengar kau mengatakan jika dia adalah gadis itu maka kau akan mendapatkan amarah darinya"


"Huh baiklah baiklah, Min Jiana, kau bahkan mengalahkan presedir Feng dengan begitu mudah"


"Min Jiana?"


"Ya, namanya Min Jiana?"


"Kenapa kau tak mengatakan itu dari awal, jika kau mengatakannya sedari awal maka aku tak akan menandai seperti orang bodoh"


"Kau yang tak pernah bertanya"


"Jadi ini salah ku?"


"Tentu saja, jika kau ingin melapor pada presedir maka silahkan, aku akan kembali bekerja, dan kau jangan mencoba untuk menganggu ku lagi, aku sedang fokus, agar menyelesaikan pekerjaan ini dan kembali menghayal tentang presedir dan Min yang hebat"


"Dasar gadis yang begitu aneh"


"Biarkan saja, aku aneh lalu apa masalah denganmu" Yan Li berucap dengan nada ejek

__ADS_1


__ADS_2