Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
77


__ADS_3

"Nona persiapan sudah siap, dan kompetensi akan di laksanakan dalam Minggu ini"Ji Li berucap, Setelah membicarakan perihal ini pada dewan lain maka di putuskan kompresi pers akan di laksanakan dalam Minggu ini


Saat ini tak ada yang bisa di salahkan, orang orang yang mengurus proyek ini sudah meninggalkan Roseblu selama beberapa bulan terakhir, mereka pergi dengan meninggalkan masalah yang besar


"Baiklah jika begitu"


"Ruang rapat sudah siap, hari ini anda akan melaksanakan rapat bersama pemegang saham"


"Baiklah" Min bergerak meninggalkan ruangan menuju ruang rapat, hal sudah menjadi seperti ini ia juga tak bisa melakukan banyak hal, hanya bisa menjamin kompensasi bagi korban dan orang yang telah di rugikan karena mereka, ia tak bisa melakukan bahak hal, masalah sudah seperti ini maka hanya bisa bergerak perlahan untuk mencari jalan keluar serta bagai mana penyelesaiannya


"Selamat pagi" Min duduk di balik kursnya dan rapat di mulai


"Ketua, kerugian gedung ini di lansir sekitar 3 triliun, sedangkan perusahaan ini mengalami penurunan yang drastis, lambat laun perusahaan ini hanya akan jatuh" Pria bermarga Yan berucap, saat ini perusahaan dalam masa krisis sebagai pemegang saham mereka juga tak bisa menanggung resiko karena ini


"Tuan Yan, anda mencemaskan hal yang bahkan sangat tidak berguna"


"Ketua, jangan menipu diri sendiri, keadaan sudah menjadi seperti ini dan anda masih terlihat begitu tenang"

__ADS_1


"Hm, bangunan ini awalnya memiliki anggaran yang tinggi malah mendapat masalah seperti ini, menurut aturan jika ada yang harus di salahkan maka tuan Yan sendiri akan tau kan?"


"ketua saat ini bukan membicarakan siapa yang salah dan benar, hanya saja hal seperti ini juga tak bisa di anggap sepele kita bisa berfikir positif sangat percaya diri dengan kemapuan yang kita miliki, akan tetapi terlalu percaya diri juga bukan hal yang baik" Tuan Yan menghela nafas pelan, ia sudah bekerja sama dengan Roseblu selama beberapa tahun terakhir, hanya saja saat Roseblu terkena Maslah membuatnya merasa tak sabar untuk segera meninggalkan Roseblu ini


"Tuan Yan, apa maksud pembicaraan mu ini?" Min menatap pria bermarga Yan itu dengan tatapan serius, perkara ini memang bukan hal yang bisa di sepelekan, hanya saja orang orang ini bergerak begitu cepat, saling mendukung untuk membuatnya jatuh


"Kami mendengar jika hari ini tuan Xu datang dan ingin membeli beberapa saham di Roseblu, dan kami mendengar jika anda menolaknya"


"Niat tuan Xu pada Roseblu apakah kalian tak bisa melihatnya?"


"Saya memutuskan untuk menjual saham saya, dan ketua anda begitu muda perusahaan bisa bertahan selama beberapa waktu ini juga sudah di bilang pencapaian yang baik mengingat anda yang tak memiliki pengalaman dalam bidang ini" ia tak ingin berada dalam stuasi buruk seperti ini maka dari itulah ia memutuskan untuk menjual saham miliknya, Roseblu sudah sangat tak menguntungkan, jika mangsa untuk bertahan maka hanya akan menimbulkan kerugian pada mereka


Pria tua ini, ia dengan keras kepala tak ingin menjual saham miliknya, akan tetapi para pemegang saham lain malah memilih untuk menjualnya begitu saja?


"Ketua jangan terlalu larut dalam keinginan hati mu, saya akui jika saya bukan orang naif, kami adalah seorang pebisnis dan tentu saja akan memperhitungkan untung rugi dengan sangat baik, dan saat ini Roseblu sudah sangat tak memungkinkan, dan lagi dalam masalah sebesar ini bagai mana mungkin bisa mengantungkan nasib pada orang lain" Ia tak ingin rugi, jika bertahan lebih lama maka harga saham akan menjadi semakin jatuh dan malah membuatnya menjadi rugi


akan tetapi jika tetap bertahan bukankah itu sama saja dengan menyerahkan nyawa, setidaknya ia akan melakukan beberapa upaya agar tak mengalami kerugian besar

__ADS_1


"Hm, baiklah tuan Yan, jika kau sudah memutuskan untuk melakukan itu maka kau bisa melanjutkan keinginan mu, karena sudah terjadi maka aku tak akan mempertanyakan lagi" Min menghela nafas pelan, pria ini sangat perhitungan, melakukan perhitungan dengan begitu cepat


Benar, yang menghargai sebuah tempat hanyalah mereka yang menganggap jika tempat itu berharga dan bahkan rela berjuang demi nya, Roseblu ini di bangun oleh mereka tentu saja akan menimbulkan rasa kepemilikan baginya, sedangkan untuk orang lain?, mereka bisa menanam saham di manapun, jikapun berhenti dari Roseblu maka ia juga tak akan mengalami kerugian dan kehilangan satu hal, berbeda dengan Min


"Anda sangat berbesar hati ketua" Tuan tua Yan hanya bisa menunjukan senyuman saja, dalam beberapa waktu terakhir pemimpin baru mereka ini bekerja dengan sangat baik, akan tetapi ia hanyalah pemula, ia tak ingin mengantungkan kehidupanya beserta keluarga dengan pilihan yang bahkan begitu beresiko


"Untuk para dewan lain, apakah ada yang merasa keberatan dengan keputusan yang ku buat, atau ada yang ingin mengikuti jejak tuan Yan?, Roseblu sudah memberikan kalian kehidupan akan tetapi jika ada yang ingin meninggalkannya aku juga tak bisa memaksa" Ia tak akan memaksa dan memohon untuk itu


"Ketua, sebelumnya tuan Xu datang untuk membeli saham terbesar perusahaan ini, hanya dengan memberikan pada tuan Xu baru bisa menyelamatkan Roseblu" Jika saham terbesar Roseblu di alihkan pada tuan Xu maka semua akan berakhir, akan tetapi apakah ini baik untuk Min Jiana?, tentu saja tidak kan?, Jika ia menjual saham miliknya maka lalu apa bedanya dengan menjual usaha keras kakeknya selama ini?


"Tuan Ling, jangan mengambil kesimpulan dengan satu pandangan saja, aku tentu saja memiliki pertimbangan ku sendiri dalam mempertahankan perusahaan ini"


"Begitulah seharusnya ketua, kami juga tak bisa menyalakan mu yang keras kepala, bagaimanapun kau masih begitu muda, kami bisa memakluminya, hanya saja mungkin tak akan sanggup menahan resiko yang di berikan"


"Baiklah jika demikian yang di katakan tuan Ling maka saya juga tak bisa mengubah pemikiran itu, tuan Ling bisa mempercayai pemikiran tuan Ling dan saya akan teguh pada pemikiran saya, jika demikian rapat ini di tutup saja, tak ada penyelesaian dan jalan yang bisa di cari dalam pembicaraan kita ini" Min melangkah keluar dari ruang rapat,


Saat seperti ini ia malah berfikir jika akan lebih baik jika Feng Yi berada di sini, dengan demikian Feng Yi akan menghibur serta melakukan segala cara untuk mendukungnya

__ADS_1


"Apa yang kau fikirkan ini, jangan bodoh, ia bukan orang yang bisa kau andalkan" Min menggeleng pelan dan setelahnya memasuki ruangan miliknya


__ADS_2