Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
40


__ADS_3

Setelah kepergian Ming Yan dan Yue Min segera melangkah ke sudut ruangan, memikirkan apa yang akan ia lakukan setelah ini, ia baru saja membuka mata dan langsung di hadapkan dengan masalah seperti ini, ia bukan sedang mengeluh hanya saja selama beberapa tahun terakhir ia memimpin dengan baik, memang setiap hal tak semua berjalan baik, akan tetapi kali ini kelompoknya kehilangan banyak orang, mereka rugi milyaran karena ini


"Huh" Min menghela nafas pelan sembari


Menatap kosong ke arah jendela, langit tak begitu cerah dan udara tak begitu segar, sepertinya pertumpahan darah akan segera berlangsung dalam waktu dekat


Hari tentu saja ikut merasakan kesedihan, namun?, Ia tak memiliki pilihan, sebagai pimpinan ia memiliki tanggung jawab atas nyawa semua anggotanya, ia akan menyelesaikan siapapun yang berani menganggu mereka


Dalam dunia yang ia geluti ini memang harus menjadi kuat agar tak di tindas, selama beberapa waktu ini bunga hitam melemah hingga membuat orang orang menjadi begitu bernyali untuk menganggu


"Dasar tak tau diri, aku sudah berbaik hati namun mereka masih begitu gencar mengusik ku, akhir akhir ini aku menjadi begitu baik hingga orang orang menganggap jika aku telah kehilangan kekuasaan ku, sepertinya mereka harus di beri pelajaran, mereka harus di beri paham akan batasan mereka" Min dengan wajah datar, Awalnya masih berniat menyelesaikan dengan baik namun keadaan malah mendesaknya, saat ini ia hanya perlu turun tangan dan menghabisi semua bajingan besar kepala itu


Ia menghela nafas pelan melangkah kembali kemeja sembari meraih telepon di hadapannya, menekan satu tombol yang langsung menyambutnya dengan Ji li


"Datanglah ke ruangan ku" Ucapnya pelan, setelahnya telpon kembali di tutup, Min memijit ujung hidungnya dan menyandarkan tubuh lelahnya ke sandaran kursi, banyak hal yang terjadi selama beberapa waktu ini


Ia benar benar kesulitan menghadapi kehidupan baru ini, selama ini ia bermain di dalam kegelapan, jikapun tak bahagia akan lebih baik menjawab dengan senjata, namun saat ini?, entah mengapa hatinya menjadi begitu lemah

__ADS_1


Sejak kejadian dua tahun lalu ia seolah kehilangan jati diri, ia merasa seolah hal yang ia jalani sebelumnya adalah hal yang buruk akan tetapi karena sudah telanjur masuk ke sana akan sangat kesulitan untuk melepaskan diri dari mereka, saat ini ia tak bisa melakukan apapun selain melawan dan melakukan perhitungan dengan kejam


Ia bisa bersikap kejam akan tetapi ia akan melawan hati nuraninya sendiri, hati yang menjadi lemah begitu saja, ia merasa semakin kebingungan dengan dirinya sendiri, ia seolah kehilangan jati diri yang selama ini ia bangun dan tempah untuk menjadi keras dan Tampa ampuh, huh sudahlah, jangan membahas lagi, karena sudah berada di dalam keadaan seperti ini hanya bisa melakukan perlawanan


ia tak ingin membuat kerusakan lebih banyak akan tetapi saat seseorang datang dan menciptakan kerusakan untuk mereka maka ia tak akan bisa duduk dan diam saja


"Selamat siang ketua, apakah ada yang anda butuhkan" Ji Li berucap dengan nada sopan, ia melangkah anggun mendekati meja milik sang atasan


Ia di panggil pastinya sang atasan memiliki hal yang ia butuhkan, sebagai seorang sekretaris ia mengetahui batasan dan ranah kuasanya, ia hanya bertanggung jawab dengan jadwal dan beberapa hal tentang pekerjaan saja, dan soal hal pribadi atau masalah yang di miliki sang atasan hanya bisa mempercayakannya pada Ming Yan, orang yang terpilih


Ji Li hanya menggunakan kepalanya dengan pelan, bekerja di perusahan ini?, Ia bahkan masih begitu muda, sekitar dua tahun lalu ia masuk bekerja dan menjadi asisten Yue sebagai direktur di perusahan ini


Setelah beberapa lama kemudian Min Jiana datang dan Yue mengatakan jika ia harus menjadi sekretaris sang ketua maka ia hanya bisa patuh dan berjanji untuk bekerja dengan baik


"Aku tau kau adalah gadis yang cerdas oleh karena itu kau berada di sisi ku, Yue meletakan mu di sini karena percaya jika kau mampu, aku akan pergi beberapa waktu, jika kau mengalami beberapa kesulitan kau bisa mendiskusikannya dengan Ming Yan, saat ini perusahaan ku percayakan pada mu dan Ming Yan, kau harus menujukan jika kau adalah gadis yang pantas berada di sisi ku" Min menepuk bahu Ji li pelan, ia akan pergi dan melakukan hal penting


Ia selalu menghargai sebuah prestasi, ia selalu menghargai kemapuan, jika Yue menyerahkannya pada Min tentu saja gadis ini memiliki potensi yang bisa membuat Yue melihatnya

__ADS_1


"Baik ketua, saya tidak akan pernah mengecewakan kepercayaan anda" Ji Li dengan penuh tekat, selama bekerja di sini ji Li bekerja dengan baik dan penuh kehati hatian, ia selalu berkemapuan dan melakukan pekerjaannya dengan dengan baik


Pintu perlahan terbuka, Ming Yan sudah kembali ke perusahaan dengan membawa barang yang di pinta oleh Min sebelumnya


"ketua" Ming Yan pelan, semuanya sudah di siapkan dan sang ketua bisa melakukan perjalanan dengan cepat, Selama bekerja beberapa waktu bersama Min Ming Yan merasa jika Min begitu baik hingga ia merasa puas dan tak menyesal jika harus kembali menjadi bawahan seorang Min Jiana, entah itu mimpi atau ingatan di masa lalu yang jelas, ia dan Min Jiana memiliki hubungan yang sangat erat, sebelumnya Min memperlakukannya dengan sangat baik dan begitu juga dalam kehidupan ini


"Baiklah, Ming Yan minta seseorang memasukannya ke garasi" Ucap Min pelan,


Lagi lagi hanya mengangguk dan di lakukan Tampa perlawanan, Min mengikuti langkah menuju lift, saat ini barang sudah di masukan ke bagasi,


"Untuk beberapa waktu kedepan aku tak akan ke kantor, aku sudah mengatakannya pada Ji li, jika terjadi sesuatu mendesak langsung hubungi Yue, aku mempercayai semuanya pada kalian" Min berucap dengan keyakinan, ia akan berangkat menyelesaikan misi, karena mahluk itu tak tau diri maka ia akan memberi tau apa yang di maksud dengan kekuasaan milik siapa yang kuat


"Baik nona, saya akan bekerja keras agar tidak mengecewakan kepercayaan anda" Ming Yan penuh tekat, ia akan menjaga setiap kepercayaan yang di berikan oleh Min padanya


"Anak baik"


Min berucap pelan dengan gerakan pelan ia membuka pintu mobil dan segera meninggalkan kantor

__ADS_1


__ADS_2