
"Apa yang baru saja terjadi, mereka keluar dan tengkar, sebelumnya kau mengatakan jika Presdir Feng memeluk nya lalu apa yang terjadi saat ini?, mereka terlihat tidak baik baik saja" Ucap Yan Li sembari menyenggol tubuh sang rekan kerja, Chan yu yang di usir pergi sebelumnya tentu saja akan memulai acara menggosip bersama Yan Li
"Aku juga tidak tahu, kau bisa melihat kan, aku begitu panik menuju ruanganya setelah masuk malah hanya bisa keluar lagi dengan perasaan bingung, aku mengatakan yang sejujurnya, presedir Feng linglung dan bahkan memeluk gadis itu" Chan yu membalas, ia melihat semuanya tadi mengapa malah berubah seperti ini, bukankah seharunya mereka menujukan hubungan yang baik baik saja
Keduanya sangat cocok jika sudah bersama, Chan yu suka menggosip dan Yan Li yang tak berbeda jauh, terjadi hal menggemparkan bagai mana mungkin Chan yu si mulut lemes itu bisa menyembunyikannya dari Yan Li
Mereka bekerja dengan Feng Yi, tempat bekerja sangatlah mengerikan, akan tetapi malah mendapat dua pegawai yang sangat receh, jika memiliki waktu luang maka mereka akan menggosipi Feng Yi, rutinitas Chan yu dan Yan Li yang bahkan tak bisa di abaikan dengan mudah
"Kau ini, coba kau lihat dengan jelas, mereka jelas tidak sedang bermesraan, seharunya setelah di peluk hubungan akan membaik kan?" Yan Li bertanya, umumnya akan seperti itu kan?, saat ada masalah maka kesalah fahaman tak bisa di hindarkan, akan tetapi salah faham bisa hilang saat keduanya memilih untuk bicara dengan baik
"Aku tidak buta, mereka jelas begitu mesra tadi, akan tetapi dalam beberapa saat?"
"Hal besar baru saja terjadi dan kita ketinggalan beritanya" Yan Li bergumam, jika tau akan ada hal seperti ini maka akan lebih baik mereka menempel pada tembok untuk menguping
__ADS_1
Anggap saja mereka kurang kerjaan, akan tetapi melihat keadaan yang seperti ini malah membuat mereka mengasihani Feng Yi yang di tolak mentah mentah, Feng Yi begitu di sukai sejak muda, gadis yang datang ini sedang menguji kesabarannya
"Sepertinya terjadi sebuah perang dunia di dalam tadi, sangat menakjubkan, perang baru selesai dan kita sudah mengintip dan lihatlah sepertinya kau benar, gadis itu adalah nyonya besar yang akan berkuasa, ia bahkan menguasai Presdir kita yang galak, lalu bagai mana dengan kita yang hanya seperti remahan kerupuk" Bisik Chan yu pelan,
Ia tak pernah melihat Feng yi seperti ini, dan jika di lihat dengan yang terjadi di dalam sebelumnya sepetinya gadis yang datang memang orang yang berharga bagi Feng yi bahkan tak segan untuk memeluknya dengan begitu erat
"Benarkah?, Huh ternyata yang ia katakan nya benar, untung saja aku melakukan yang terbaik jika tidak aku akan kesulitan di masa depan, dan dari yang kulihat apakah dia benar benar tak mau menjadi pasangan presedir Feng kita, huh kasihan sekali dia, ia hanyalah seorang gadis yang sangat malang, bahkan ia harus di cintai oleh orang seperti presedir Feng" Ucap Yu Li menggeleng pelan
Ia tak menyangka jika gadis ini benar benar memiliki janji dengan Feng Yi, ah tidak jika dikatakan memiliki janji mungkin saja tidak akan tetapi ucapan yang mengatakan jika dirinya adalah calon istri Feng Yi sepertinya benar, dan ucapan yang ia katakan jika Feng Yi bahkan tak menolaknya juga hal yang benar, gadis itu menang tak berbohong, di lihat jelas bagai mana kekeras kepalaan Feng yi untuk mengejar dan mempertahankannya, Presdir dingin mereka telah menemukan tambatan hati
"Seharunya kau menujukan rasa iba dan mengasihani presedir, lihatlah, dia begitu kejam, ia tetap pergi meskipun presedir telah memohon, ia tetap dingin saat melihat setiap langkah kesakitan presedir" Chan yu mulai berkomentar, gadis itu benar benar memiliki kendali atas Feng Yi
Bahkan ia bisa membuat Feng Yi memeluk dan mengejarnya tanpa menyadari jika kakinya terlihat, bahkan setiap langkah malah di ikuti oleh tetasan darah, luka di tubuh Feng Yi kembali terbuka dan malah membuat semua menjadi repot
__ADS_1
"Pertujukan ini akan menjadi hal yang paling seru dalam perjalanan sejarah, nyonya besar sudah datang dan tuan Feng tak mampu melakukan apapun, benar benar mengejutkan dan sangat tak terduga, ku fikir tuan Feng tak akan seperti ini" Yan Li masih melihat ke arah keduanya, pertempuran atasan hanya akan di tonton oleh bawahan
Drama seperti ini mereka pikir tak akan pernah bisa melihat, Feng Yi begitu sulit di dekati, tapi malah kehilangan akal karena kedatangan gadis yang tak tau asal usulnya ini
Akan tetapi apapun yang terjadi mereka hanya bisa pura pura lupa, meskipun melihat juga tak bisa melakukan apapun, hanya bisa duduk diam dan menjadi penikmat dan penonton yang baik
"Kau masih memikirkan itu, lihatlah, presedir masih belum sembuh dari luka sebelumnya, saat ini malah menambah luka, entah apa yang mereka lakukan, apakah kau tidak lihat betapa tak sadarnya presedir Feng, bahkan ia tak tau kapan kakinya terluka" Chan yu menghela nafas pelan
Feng Yi baru saja terluka, luka yang dalam dan akan memerlukan proses yang sangat panjang dalam penyembuhan, luka menyedihkan seperti ini malah kembali terbuka
"Bawa saja presedir kerumah sakit, sangat gampang kan?, sebelumnya dia cedera, dan saat ini malah terluka parah, kaishan sekali"
Yan Li berucap dan setelahnya meninggalkan Chan yu dan Feng yi, biarkan Chan yu yang menyelesaikan perihal Feng yi, ia hanya perlu kembali ke ruangan dan bekerja saja, toh Feng Yi juga tak akan senang kali dia yang merawat
__ADS_1
Drama yang sangat menarik, untuk hari ini ia sangat terhibur dengan pertunjukan ini, siapa yang mengatakan jika Feng Yi begitu kuat bahkan tanpa kelemahan?, orang hanya terlalu meninggi, pada akhirnya seorang pria akan jatuh pada gadis yang ia sukai, martabat kekejaman juga tak akan memiliki arti apa apa baginya
"Orang selalu mengatakan jika pria jahat, dan hari ini aku melihat dengan mata kepala ku sendiri, bukan pria yang jahat, tapi kalian para wanita lah yang kejam, bahkan tak berbalik saat melihat luka presedir yang begitu menyedihkan" Chan yu merutuk kesal dan membantu Feng yi kembali keruangan dan setelahnya tentu saja harus memanggilkan dokter untuk memeriksa luka, Feng Yi terlalu memaksa dan inilah yang menjadi hasil dari kerja kerasnya selama beberapa menit yang lalu