Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)

Kembalinya sang pemimpin (Transmigrasi Sang Pemimpin S2)
36


__ADS_3

Seorang gadis cantik bergerak dengan begitu anggun turun dari mobilnya, ia melangkah dengan ringan memasuki pintu masuk utama, kedatanganya tentu saja langsung di sambut hangat oleh karyawan yang menjaga di depan pintu


Waktu berjalan dengan begitu cepat, sudah terhitung dua bulan lebih ia berada di Amerika menyelesaikan masalah yang menghadang saat ini ia sudah kembali ke tanah air untuk melanjutkan bisnis, begitupun dengan Jia, saat semua selesai ia pun ikut kembali ke negara asal untuk bekerja seperti biasanya


Mereka telah membagi tugas dengan adil, Jia fokus pada bisnis yang mereka miliki, Yue di Roseblu dan Min akan duduk di kursi pemimpin akan tetapi tetap bergerak untuk mengontrol Bunga Hitam


Hal hal seperti ini tak bisa di lepaskan dengan begitu saja, jika Min tidak mengatur dengan baik maka hanya akan menimbulkan kekacauan di kalangan orang dunia gelap itu, mereka kalangan orang jahat, melihat peluang sedikit saja maka mereka akan menggunakan kesempatan ini dengan sangat baik


Mereka sudah sepakat akan pembagian ini, biarkan Yue berada di luar bersamanya, sedangkan Jia, dia sibuk dengan bisnis dan bunga hitam, mengurusi semua hal yang bersangkutan dengan bisnis legal


Ia akan membantu bawahannya yang lain untuk menyelesaikan segala masalah segala yang datang akan di singkirkan dengan mudah


"Nona selamat pagi senang karena telah kembali ke negara asal" Yue berucap dengan senyuman lebar, Min sudah kembali ke perusahaan dan tentu saja semua akan berjalan dengan baik dan Yue juga tak akan pusing menghadapi dewan direksi lainya, para orang tua kolot itu selalu saja mencari masalah


Setelah insiden tuan Ying beberapa waktu lalu memang banyak saham yang dijual akan tetapi ada beberapa orang yang bersikeras untuk tetap tinggal dan menyulitkan Min di sini


"Kau semakin menggelikan Yue" Min terkekeh pelan, gadis ini sangat menunggunya ternyata akan tetapi mungkin tak akan memenuhi harapan, ia sudah kembali dari Amerika setelah membantu Jia menyelesaikan Maslah selama beberapa waktu ini,

__ADS_1


Karena semua sudah selesai ia hanya bisa kembali ke kantor dan melihat apa yang di lakukan orang orang tua itu saat ia tak berada di perusahaan, dan hal yang paling penting adalah melihat Yue yang selalu mengeluh padanya siang dan malam, ia mengatakan jika lelah bekerja akan tetapi sangat di sayangkan ia harus bekerja, tak bisa kembali ke bisnis legal karena Yue hanya akan menganggu Jia saja di sana, akan lebih baik jika mereka berpisah agar tak terjadi kekacauan,


Min percaya jika Jia tak akan memulai maslaah, dengan tempramen Jia ia tak akan menganggu Yue, akan tetapi Yue ini?, ia sangat jahil, hanya akan membuat Jia menjadi kesal saja


"Hehehe, nona, kau pergi meninggalkan ku dan bahkan sudah begitu lama meninggalkan kota dan sekarang kembali tentu saja membuat ku lega" Yue tersenyum lebar


Ia tak bertemu nonanya saat kembali, alasnya?, Ia harus lembur di kantor, menyelesaikan pekerjaan


"Sudahlah, Ji Li"


"Saya nona" Ji Li menjawab dengan cepat


"Baiklah nona, hari ini di jam 9 pagi anda akan menyeleksi para kandidat asisten, setelah makan siang anda memiliki jadwal bertemu dengan presedir Tang Xi dan membicarakan perihal kerja sama, setelahnya hanya ada rapat laporan bulanan nona" Ji Li berucap cepat, ia adalah sekretaris tentu saja harus mengatur semuanya dengan baik, ia sudah mengikuti Yue begitu lama, karena Min kemabli Yue juga hanya bisa membiarkan Ji li


bekerja untuk Min, dengan begitu ia merasa lega, orang yang berada di sisi Min adalah orang yang bisa ia percayai dan kompeten


"Beberapa waktu lalu mereka datang, dan mendesak untuk membicarakan perihal kerja sama ini" Yue mulai membuka mulutnya, kedatangan Feng yi sebelumnya membuatnya merasa di pojokan, Feng Yi yang berwajah dingin dan sangat menyebalkan itu

__ADS_1


"Yasudah lah, atur saja waktunya, Ji Li, kabari saja pihak Tang Xi agar mempercepat jadwal, pertemuan sekaligus makan siang" Min menjawab ringan, jika ingin bertemu maka bertemu saja apa susahnya, toh saat ini ia sudah berada di lingkungan ini, cepat atau lambat juga akan bertemu lagi


"Kau dengar itu Ji Li, bukankah sudah ku katakan jika nona baru saja kembali dari perjalanan bisnis, ia pasti sangat kelelahan dan kau malah mengatur begitu banyak pekerjaan untuknya" Yue bersuara, karena sudah mendapat persetujuan dari Min tentu saja tinggal mengatur waktu bekerja saja


"Direktur Yue, saya sudah memperkecil dan meminimalisir jadwal ini, hanya pertemuan dan rapat, jika di paksakan saat ini nona tak akan bisa beristirahat dari pagi sampai malam nanti" Ji Li mengingatkan, keadaan tubuh min memang terlihat baik baik saja, akan tetapi matanya terlihat lelah sepertinya suah bekerja begitu keras


"Sudahlah, jangan berdebat di sini, kembali ke pekerjaan kalian" Min memutuskan, biarkan Yue kembali ke tempatnya dan ia bisa berkerja dengan tenang, hidup ini memang tak mudah karena sampai saat ini kehidupan belum di jual


"Baiklah nona, kau dengan tergesa menyuruh ku pergi, ini adalah data kandidat calon asisten anda" Yue tersenyum lebar, Ji Li sangat sibuk mengurus Min, ia mengambil langkah yang tepat, ia hanya ingin sang nona memiliki lingkungan kerja yang nyaman saja


"Masih ada waktu satu jam lagi, kau biarkan aku sendiri dengan tenang" Min menghela nafas pelan, setelahnya melangkah menjauh, pekerjaan seperti ini memang sedikit pelik, mengandalkan wajah bodoh dan bersikap seperti orang bodoh juga


Min hidup di dalam kehidupan yang keras selam ini, tak menyangka malah memiliki akhir yang serupa ini


"Baiklah, aku hanya mengingatkan nona, mereka mungkin saja sudah datang" Yue tersenyum lebar, ia hanya mengingatkan saja, cepat atau lambat seornag asisten juga harus di rekrut, Ji Li sudah kerepotan mengurusi urusan kantor malah harus bekerja dua kali lipat untuk melakukan hal lain


"Ji Li serahkan surat kerja sama yang akan di bawa saat melakukan pertemuan dengan Presedir Tang Xi, dia sangat ingin bertemu dengan ku kan?, maka siapa takut, ia Min memutuskan, karena sudah terlanjur masuk akan lebih baik ia berenang untuk mengabaikan kegundahan yang ada di dalam hati ku ini

__ADS_1


"Baik nona" dan setelahnya keduanya pergi meninggalkan Min bersama beberapa dokumen di hadapannya


"Huh, akhirnya ada waktu untuk menjadi lebih tenang" Ia menghela nafas dengan begitu pelan


__ADS_2