
Satu minggu sudah Rara dan Kenzo serta sahabat-sahabat mereka bersekolah di SMA KEBANGSAAN namun proses belajar mengajar nya belum terlalu intensif pada umumnya.
Seperti biasa setiap pagi Rara selalu menyiapkan baju seragam sekolah dirinya dan suami tercintanya, yang telah ia setrika terlebih dahulu baru kemudian ia letakan diatas kasur agar langsung bisa dipakai. Rara selalu telaten melayani sang suami setiap paginya mulai dari membangunkan maupun menyiapkan sarapan, ia merasa bahagia bisa mengerjakan sendiri hal yang bersangkutan dengan suaminnya itu. Dan Kenzo pun bahagia mempunyai istri yang selalu ada untuknya di saat ia butuhkan tanpa mengeluh.
Pagi ini mereka berdua telah berada di lingkungan sekolah, dengan segera Kenzo memarkirkan mobil kesayangannya di parkiran sekolah. Beberapa hari sebelumnya Kenzo sengaja menyuruh orangnya untuk mengantarkan mobil ferrari miliknya ke kediaman sang mertua, karena ia ingin terus-terusan memakai motor dari kakak iparnya tersebut saat akan pergi ke sekolah ya walaupun orang yang punya pun tidak keberatan. Tetap saja Kenzo merasa tidak enak jika kedepannya terus memakai kendaraan dari keluarga mertuanya jadi ia berinisiatif menyuruh orangnya untuk mengantarkan mobilnya ke rumah keluarga Kim.
Mereka berdua selalu saja menjadi pusat perhatian di sekolah walau hanya bergandengan tangan saja. Banyak siswi-siswi yang merasa iri dengan Rara karena bisa dekat, bergandengan tangan bahkan bisa berpacaran dengan ketua osis dingin yang tampan itu.
Setelah berjalan akhirnya tibalah pasutri muda itu di depan kelas Rara, karena memang Kenzo berjanji pada istrinya untuk selalu mengantar sang istri agar sampai di kelasnya dengan selamat. Dan ia tak ingin jika ada siswa laki-laki yang mengganggu bahkan menggoda istrinya, sebab ia tahu bahwa istrinya tersebut sangat terkenal satu sekolah ini apalagi dengan geng The Girls nya.
"Udah kakak ke kelas sana, Rara kan udah di depan kelas nih", ucap Rara pada sang suaminya itu.
"Iya bawel, kakak pamit ke kelas dulu ya. Ingat ya kamu itu sudah punya suami jadi jangan genit-genit sama laki-laki lain", bisik Kenzo tepat di telinga Rara agar tidak ada yang mendengar omongan nya.
"Iya sayang", ucap manja Rara. Dan Kenzo pun berlalu ke kelasnya.
"Selamat pagi anak-anak ku tercinta. Selamat pagi papa Arvin", teriak Rara
"Pagi juga", kompak satu kelas menjawab Rara kecuali Arvin yang hanya menganggukan kepala dan tersenyum.
"Pagi sahabat kesayangan gue", sapa Rara pada sahabat-sahabatnya itu.
"Pagi juga", kompak kelimanya.
"Eh Ra, lo udah tau belum kalo sekolah kita kedatangan murid baru", ucap Dina
"Demi apa kok gue gak tau ya kabar ini. Tapi tuh murid baru bakal masuk kelas mana?", tanya Rara
__ADS_1
"Kita aja belum tau bakal masuk kelas mana", jawab Kartika
Tak lama kemudian Bu Aini selaku wali kelas dari kelas Rara ini kebetulan adalah mata pelajaran nya sekaligus Bu Aini mempunyai kabar untuk kelas yang ia pegang.
"Assalamu'alaikum semuanya. Selamat pagi", ucap Bu Aini
"Wa'alaikumsalam. Pagi juga bu", satu kelas dengan kompak menjawab.
"Baiklah anak-anak hari ini ibu akan menyampaikan kabar bahwa sekolah kita kedatangan murid baru. Dia akan masuk di kelas ini jadi ibu harap kalian bisa berteman baik dengan nya", setelah menyampaikan kabar tersebut langsung membuat kelas riuh. Karena kelas mereka yang akan menjadi jelas bagi murid baru tersebut.
"Nak Dea silahkan masuk dan perkenalkan diri kamu ya", lanjut Bu Aini lngsung diangguki cepat oleh Dea
"Hai semuanya perkenalkan nama saya Dea Alexander. Saya pindahan dari sekolah yang ada di Bandung, saya harap teman-teman semua mau berteman dan menerima saya di kelas ini. Terima kasih", jelas Dea
"Baik Dea kamu silahkan duduk ya di bangku belakang sana", ujar Bu Aini sambil menunjuk arah bangku yang masih kosong.
"Baik anak-anak semua silahkan kalian semua buka buku kalian masing-masing ibu akan jelaskan terlebih dahulu", pinta Bu Aini
Pergantian pelajaran terus berjalan sampai akhirnya bel istirahat berbunyi saatnya untuk mengisi perut yang sudah meronta-ronta dengan makanan. Namun sebelum ke kantin Rara dan kelima sahabatnya bermaksud ingin berkenalan dengan murid baru yang bernama Dea tersebut.
"Hai kenalin nama gue Rara, nama panjang gue Kim Aira Kusuma. Gue wakil ketua kelas di kelas ini dan kenalin ini sahabat-sahabat gue. Salam kenal", ucap Rara sambil menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan seraya tersenyum. Dan uluran tangannya pun disambut baik.
"Hi juga, kenalin gue Dea Alexander. Salam kenal juga dan gue harap kalian mau berteman sama gue", balasnya tersenyum.
Di ambang pintu sudah ada sosok laki-laki tampan yang selalu setia ke kelas Rara, yang tak lain adalah Kenzo. Kenzo ingin mengajak Rara ke kantin untuk makan bersama, dengan perlahan ia mendekat ke arah Rara berkumpul.
"Sayang, ayo kita ke kantin. Kamu pasti udah laparkan", ucap Kenzo langsung menarik tangan Rara dalam genggaman nya hingga membuat Rara cukup kaget.
__ADS_1
"Astaga kak Ken, kenapa buat Rara kaget sih", Rara yang kesal pun langsung memukul lengan suaminya.
"Kak Kenzo...", teriak seseorang yang membuat Rara dan kelima sahabatnya terkejut.
"Kak Kenzo, Dea kangen sama kakak. Sekarang Dea sekolah di Jakarta, dan Dea gak tau kalo sekolah ini adalah sekolahnya kakak. Dea kira gak bisa lagi ketemu sama kakak", Dea langsung memeluk Kenzo setelah melihat orang ia kenal namun sudah lama tidk bertemu. Rara yang melihat itu pun langsung merah pada mukanya melihat sang suami dipeluk perempuan lain. Kenzo yang dipeluk pun merasa kaget dengan apa yang terjadi.
"Sebenarnya mereka ada hubungan apaan sih. Kok si Dea main peluk-peluk suami gue lagi, rasanya gue pengen jambak rambutnya tapi gue harus tahan amarah gue.", ucap Rara dalam hatinya.
Kenzo yang sadar akan raut wajah istrinya yang sudah memerah langsung melepaskan pelukan tersebut.
"Dea Alexander, anaknya om David Alexander kan? Kenapa kamu sekolah di Jakarta bukannya kamu di Bandung", tanya Kenzo yang bingung kenapa perempuan itu bisa ada di sekolahnya sekarang.
"Iya kak, Dea pindah ke Jakarta ikut mami papi", jawab Dea
"Umm...jadi kamu yang murid baru pindahan yang dimaksud", ujar Kenzo dengan cepat diangguki Dea
Rara yang melihat dan mendengar percakapan suaminya dengan perempuan lain dengan akrab hanya bisa menahan amarahnya. Sedangkan kelima sahabatnya yang melihat itu pun merasa kaget dan berusaha menenangkan Rara saat ini yang tengah menahan emosinya.
•••••••••••••••^•^•••••••••••••
Hai...hai semua readers kesayangan Author
Author comeback nih setelah beberapa hari tidak up
Menurut kalian siapa ya Dea itu? Ada hubungan apa dia sama Kenzo? Apakah dia akan jadi duri dalam hubungan Rara dan Kenzo?
Ikuti terus kisahnya ya
__ADS_1
Jangan lupa jadikan favorit...vote...like dan komen ya