Ketua Osis Dingin Itu Suamiku

Ketua Osis Dingin Itu Suamiku
Terbongkar


__ADS_3

"Amnesia dok? Tapi Rara bisa kembali ingat lagi kan dok?", tanya Kenzo


"Tentu bisa tuan, namun untuk kedepannya jangan terlalu memaksakan nona Aira untuk mengingat semuanya. Karena itu akan terlalu beresiko pada nona Aira dan juga akan berakibat fatal", jawab dokter Irvan yang cukup membuat semuanya tak percaya mendengarnya.


"Kalau begitu saya permisi dulu tuan, nyonya", pamit dokter Irvan pada semuanya.


Disaat dokter Irvan dan kedua suster pamit pergi meninggalkan ruangan Rara, Arvin dan tentu juga kelima sahabat Rara masih dibuat bingung atas omongan Kenzo yang menyebut dirinya sebagai 'suami' dari Rara. Yang mana mereka ketahui jika Rara hanya pacaran saja sama Kenzo dan sekarang ketua osis mereka mengaku sebagai suami Rara, lantas mana yang benar dan salah. Maka dari itu Arvin langsung minta penjelasan pada ayah dari sahabat kecilnya itu.


"Dad, maksud dia ngaku sebagai suaminya Rara itu apa dad? Apa benar mereka sudah menikah bukannya pacaran?", tanya Arvin seraya menunjuk Kenzo.


"Jayden hyung, Jordan hyung yang dia bilang itu bohongkan kalo dia itu suaminya Rara? Itu gak benarkan mom?", Arvin bertanya pada kedua kakak kembar serta ibu dari sahabatnya itu, namun mereka hanya bungkam.


"Om dan tante juga kenapa diam? Apa benar anak om ini sudah menikah sama Rara?", tanya Arvin pada kedua orangtua Kenzo.


Nampak daddy Woo Joon menghela nafas panjang seakan bersiap untuk menceritakan semuanya pada Arvin yang telah dianggapnya sebagai anak kandungnya sendiri, karena sudah sedari kecil Rara dan Arvin bersahabat. Entah penjelasannya ini akan diterima atau tidak oleh Arvin setelah mengetahui semuanya tanpa ditutup-tutupi lagi. Dan yang pasti kelima sahabat Rara juga ingin mengetahui hal yang sama seperti Arvin.


Ketika daddy Woo Joon hendak bicara, tapi harus dihentikan dengan kedatangan orangtua Arvin, yaitu Harry Stein dan Calista Stein yang bermaksud untuk menjenguk Rara di rumah sakit tersebut dengan membawa buah-buahan segar untuk Rara. Setelah menanyakan dimana ruangan Rara pada resepsionis, mereka berdua langsung buru-buru menuju tempat di mana Rara berada. Sesamapainya di ruangan Rara mereka pun menyapa semua orang yang ada di depan ruangan tersebut tanpa terkecuali.


"Joon gimana keadaan anak ku yang cantik itu?", tanya Calista


"Alhamdulillah, sekarang Rara baik-baik saja dan dia sudah sadar 10 menit yang lalu", jawab Woo Joon dan terlihat nafas lega diwajah kedua mendengar gadis yang sudah dianggap anak sendiri itu telah sadar dari tidur panjangnya.


"Alhamdulillah", sahut keduanya.


"Tapi Rara mengalami amnesia", ucap Arvin


"Apa? Kamu gak bohongkan kak?", tanya Harry


"Enggak pa", jawab Arvin

__ADS_1


"kalo kalian mau melihatnya, masuk saja ke dalam tidak apa-apa", ucap mommy Indira


"Iya mbak, aku juga mau lihat Rara ku yang cantik itu", ucap Calista


Setelah mendapat izin untuk melihat Rara di ruangannya. Harry dan Calista pun berjalan masuk ke dalam seraya membawa buah tangan yang mereka berdua bawa untuk gadis cantik yang tengah terbaring lemah di ranjang pasiennya.


Sementara yang lain masih berdiri diluar dan untuk para wanita dipersilahkan duduk agar mereka tidak merasa pegal dan cukup para lelaki yang berdiri saja. Arvin masih menuntut penjelasan mengenai Kenzo yang menyebut dirinya sebagai 'suami' dari Rara dan kenapa baru sekarang terbongkarnya.


"Dad, tolong jelasin sama Arvin dan juga sahabat-sahabat Rara tentang dia yang ngaku sebagai 'suami' Rara. Kapan mereka menikahnya? Kenapa bisa?" tanya Arvin pada dddy Woo Joon seraya jari telunjuknya menunjuk tepat arah Kenzo berdiri.


"Iya benar Vin. Rara dan Kenzo sudah menikah hampir dua bulan ini, tepatnya saat kalian libur sekolah dan mereka menikah di Bali waktu itu. Mereka menikah atas dasar perjodohan yang...", belum selesai dengan kalimatnya langsung dipotong oleh Arvin.


"Perjodohan dad? Apa Rara bahagia sama dia? Apa mereka bahagia, apa mereka saling mencintai layaknya pasangan suami istri pada umumnya?", tanya Arvin beruntun.


"Vin, dengerin omongan daddy dulu. Mereka awalnya memang menikah atas dasar perjodohan yang sudah diatur oleh kedua kakek mereka dalam wasiat yang sudah ada dan daddy hanya menjalankan wasiat kakek. Pada awal mereka dijodohkan, mereka berdua sempat menolak tapi akhirnya mereka setuju untuk menerima perjodohan itu kemudian mereka menikah. Dari yang daddy lihat selama ini, keduanya tampak saling mencintai satu sama lain terlebih Rara memang sudah lama menyukai Kenzo sebelum perjodohan terjadi Vin", ujar daddy Woo Joon panjang lebar menjelaskan kronologi anak dan menantunya bisa menikah.


"Saling mencintai dad? Apa daddy nggak salah? Daddy liat sendirikan gara-gara dia Rara jadi harus terbaring di rumah sakit ini hampir satu bulan lamanya dad karena kecelakaan yang hampir merenggut nyawa Rara. Apa itu yang dibilang saling mencintai? Arvin bersyukur sekarang Rara mengalami amnesia dan nggak ingat sama dia. Arvin berharap Rara gak akan pernah mengingat dia lagi untuk selmanya jadi Arvin bisa bersama dengan Rara", ucap Arvin dengan menatap tajam pada Kenzo dan dengan gerakan cepat Kenzo mengcengkram kerah baju Arvin hingga terlihat guratan-guratan kemarahan pada wajah Kenzo.


•^•^•


Di sisi lain


Setelah diperiksa oleh dokter Irvan, kini gadis cantik itu tengah berbaring di ranjang pasiennya bukannya tidur melainkan ia hanya memejamkan matanya seraya menarik nafas yang panjang berkali-kali. Karena ia masih memikirkan ucapan lelaki asing yang mengaku dirinya sebagai suaminya.


"Siapa sebenarnya dia? Kenapa tadi dia bilang kalo dia itu suami gue? Sejak kapan gue menikah? Apa gue sebelumnya kenal ya sama cowok itu? Tau ah bodoh amat nanti juga gue bakal tau sendiri dengan berjalannya waktu", begitu banyak pertanyaan yang ada di benak Rara, namun ia berusaha untuk tidak memperdulikannya dan membiarkan waktu yang akan menjawab semua pertanyaannya itu.


Hingga pintu ruangan terbuka, di mana kedua orangtua Arvin datang berkunjung untuk membesuk gadis cantik yang selama ini sudah mereka anggap seperti putri kandung mereka sendiri.


"Assalamu'alaikum sayang", ucap Calista membuat Rara menoleh ke sumber suara dan langsung duduk dari tidurnya.

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam tante", jawab Rara


"Rara sayang, kamu gak kenapa-kenapa kan nak? Apa kamu kenal sama tante dan om?", tanya Calista


"Apa sih tante. Ya jelas Rara kenal sama om Harry dan tante Lista. Kenapa tante bilangnya begitu?", Rara merasa heran kenapa orangtua sahabatnya bisa menanyakan hal seperti itu.


"Karena tante kamu itu takut kalo kamu lupa sama dia. Makanya tante Lista bertanya seperti itu sayang", jawab Harry


"Gak lah tante, tenang aja Rara ingat kok sama om dan tante. Jadi gak usah takut kalo Rara lupa sama kalian", ucap Rara seraya tertawa kecil membuat dua orang dewasa itu ikut tertawa mendengarnya.


"Oh iya tante hampir lupa. Ini sayang ada buah-buahan yang tente bawa, nanti kamu makan ya buahnya supaya kamu cepat sembuhnya", kata Calista mengelus rambut panjang milik Rara. Dan Rara hanya menganggukan kepalanya.


30 menit berlalu dan kini orangtua Arvin pamit pulang pada gadis cantik itu. Karena mereka masih ada pekerjaan yang harus mereka tangani.


"Ya udah sayang, kalo gitu om dan tante pulang dulunya karena masih banyak kerjaan yang numpuk. Nanti om dan tante datang lagi jenguk kamu", ucap Calista


"Iya tante. Hati-hati dijalan ya om sama tante", kata Rara


"Iya sayang. Kami pergi dulu ya", ucap Calista diangguki oleh Rara hingga kemudian Rara menyalami kedua orangtua sahabatnya itu.


Dan orangtua Arvin berjalan menuju pintu dan detik berikutnya mereka telah pergi meninggalkan ruang rawat Rara. Dan kini Rara kembali sendirian di ruangannya, hingga ia berbaring lagi di ranjangnya.


•••••••••••••••••••••••••


Hai readers semuanya


Maafkan Author yang baru sempat up. Author sempat kebingungan untuk meneruskan cerita ini, karena takutnya kalian akan bosan dengan alurnya jadi Author libur dulu beberapa hari ini.


Dan sekarang Auhor kembali lagi karena kalian banyak yang menginginkan Author kembali. Author gak percaya sekarang sudah mencapai 50 bab.

__ADS_1


Ingat ya jangan lupa like...komen...dan vote yang banyak


Happy reading semuanya 🤗🤗🤗


__ADS_2