
Tak lama kemudian guru yang akan mengajar di kelas Kenzo pun kini telah memasuki ruang kelas. Suasana pun langsung berubah menjadi hening ketika guru yang masuk itu ialah wali kelas mereka sendiri, yang bernama bu Siti. Bu siti sendiri terkenal sebagai guru yang tegas, disiplin tinggi dan on time. Namun jangan salah meskipun Bu Siti terkenal tegas, Bu Siti termasuk guru yang suka mengapresiasi siswa siswi yang mempunyai kreatifitas, pemikiran yang kritis dan tentunya tidak pelit dengan nilai.
Semua siswa siswi yang ada di SMA KEBANGSAAN sangat menghormati Bu Siti. Selain itu ketika diluar jam pelajaran Bu Siti akan bersikap layaknya seorang ibu kepada anaknya kepada siswa siswi yang hendak berkonsultasi maupun membicarakan masalah yang terkait dengan sekolah. Itu lah kenapa banyak dari siswa siswi menganggap Bu Siti seperti ibu kandung kedua bagi mereka.
Sesampainya bu Siti di kelas, di waktu yang sama pula pelajaran dimulai dengan penuh konsentrasi. Semua siswa siswi dengan setia mendengarkan penjelasan yang dipaparkan oleh bu Siti.
"Baiklah kali ini akan menjelaskan mengenai kerajaan Sriwijaya yang ada di pulau Sumatera Selatan. Kerajaan Sriwijaya berdiri sejak abad ke-7. Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan buddha bercorak maritim yang mengontrol perdagangan di jalur utama Selat Malaka, karena kerajaan Sriwijaya merupakan jalur lintas dagang antar negara. Sriwijaya memiliki hubungan yang erat dengan Jawa, terutama karena relasi raja-rajanya yang berasal dari Jawa", Bu Siti terus saja menjelaskan tentang sejarah kerajaan Sriwijaya dan semua hanya mendengarkan.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~
Saat ini di kelas yang diduduki kelima sahabat Rara itu pun tengah menyimak apa yang sedang dijelaskan oleh sir Edward, si guru killer. Tak seorang siswa pun yang berani untuk melakukan hal konyol selama pelajaran pak guru killer. Namun tak sama dengan kelima sahabat Rara yang terlihat bermalas-malasan selama pelajaran berlangsung.
"Kapan sih berakhirnya pelajaran nih pak Edward killer. Gue bosen tau gak", bisik Dinda
"Yaelah Din, kayak lo doang yang bosen. Gue juga bosen kali apalagi tuh yg dibelakang, lo liat aja sendiri. Mereka udah kayak zombi", ujar Laura
"Hahahaha.... Iya sih. Kasian juga yang dibelakang. Sejak Rara sakit kelas kita jadi sepi, gak ada semangat-semangatnya. Mana bentar lagi kita bakalan rapat osis tanpa wakil ketua osis kita yang pecicilan itu", ucap Dinda lirih seakan menahan tangisnya, begitu juga dengan Laura.
Pelajaran terus berlangsung, hingga akhirnya bel istirahat berbunyi dengan nyarinya. Semua siswa siswi berhamburan keluar dari ruang kelas menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan minta diisi.
__ADS_1
Dinda, Dina, Bella, Kartika, dan Laura menuju kantin terlebih dahulu sebelum akhirnya mereka menghadiri rapat osis. Mereka berlima telah meminta izin pada ketua osis dingin mereka, yang lain ialah Kenzo suami dari sahabat mereka Rara. Bella mengirim pesan singkat kepada Kenzo, yang memberitahukan jika mereka berlima ingin mengisi perut mereka sebelum rapat dan itu pun langsung mendapat izin dari Kenzo sendiri. Tanpa mau membuang waktu lagi kelimanya langsung saja melangkahkan kaki mereka ke kantin sekolah tak jauh dari kelas mereka.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~
Kini Kenzo seorang diri di ruang osis sambil menunggu kedatangan semua anggota osis dan perangkat penting dalam osis.
"Rapat kali ini tanpa kamu disamping kakak, Ra. Maafkan kakak sudah buat keadaan kamu seperti sekarang. Tapi setelah keadaan kamu membaik, kakak janji akan selalu menjaga kamu sayang. Setelah dari rapat ini, kakak akan langsung ke rumah sakit menjaga kamu", batin Kenzo
Beberapa menit kemudian satu per satu orang masuk ke ruang osis termasuk kelima sahabat Rara dan juga Syifa. Namun mereka merasa heran ketika melihat ketua osis dingin mereka yang terlihat sedang melamunkan sesuatu, tapi entah apa yang dilamunkan oleh si ketua mereka tersebut. Sampai akhirnya Bella memberanikan diri untuk menyadarkan kembali kakak kelas mereka itu.
"kak Kenzo... Kak", panggil Bella namun tak ada respon apapun dari sang empu.
"Kak Kenzo, semua orang sudah hadir sekarang. Kak Ken", ucap Bella sambil melambaikan tangannya di depan muka Kenzo hingga Kenzo tersadar dari lamunannya.
"Kak Kenzo, semua anggota sudah kumpul tapi kakak dari tadi melamun terus. Kapan rapat ini dimulai kalo kakak melamun dari tadi", ujar Bella
"Oh... Maaf. Baiklah sekarang rapat bisa kita mulai. Silakan kepada moderator untuk membuka rapat terlebih dahulu", ucap Kenzo dengan nada khasnya yang dingin.
Rapat pun digelar dengan penuh perdebatan antar sesama anggota yang mengeluarkan pendapat mereka maupun ada yang menentang pendapat tersebut. Sehingga selama 1 jam penuh rapat di gelar.
__ADS_1
"Izin moderator. Saya Bella dari anggota kedisiplinan, ingin memberikan pendapat mengenai masalah bagaimana kita akan membuka pendaftaran untuk lomba nantinya", ucap Bella
"Baik kepada saudari Bella di persilakan", ucap Devan selaku moderator yang memimpin jalannya rapat kali ini.
"Terima kasih kepada saudara moderator. Baik disini saya akan menyampaikan pendapat saya mengenai cara pendaftaran bagi siswa siswi yang ingin mengikuti lomba nantinya. Yang pertama dengan cara kita membuka stan pendaftaran di depan ruang osis kita ini dan yang kedua dengan cara kita meminta tolong kepada setiap ketua kelas dari masing-masing kelas. Baik saya kembalikan kepada moderator", ujar Bela yang selesai menyampaikan pendapatnya.
"Terima kasih kepada saudari Bella yang telah menyampaikan pendapat anda pada rapat kali ini. Baiklah baigamana menurut kalian semua atas ide dari saudari Bella, atau ada yang ingin menentang pendapat tersebut? ", tanya Devan
Tak seorang pun yang bersuara mengenai pendapat Bella yang diajukan. Hingga Devan menyerahkannya kepada Kenzo sebagai ketua osis.
"Baik, karena tidak ada yang menanggapi. Sekarang saya serahkan kepada ketua osis ingin memilih yang mana. Kepada ketua kami persilakan ", ucap Devan
"Terima kasih saudara moderator atas waktunya. Oke mengenai masalah bagaimana cara pendaftaran untuk lomba kali ini, yaitu dengan cara yang pertama. Dengan cara kita membuka stan pendaftaran di depan ruang osis kita ini atau mungkin di tempat lain yang lebih terbuka. Setiap siswa yang mendaftar ialah siswa yang mewakilkan kelas mereka masing-masing", jelas Kenzo
Satu jam pun berlalu dengan cepat begitu pula dengan rapat hari ini. Namun rapat ini baru mendapatkan hasil sementara yang akan dirundingkan lagi. Dan rapat pun selesai ditutup.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~
Maafkan atas keterlambatan up hari ini readers kesayangan
__ADS_1
Jangan lupa like... komen... dan vote ya
Happy reading kesayangan 🤗🤗🤗