
" Hai Ros " panggil Risa yang langsung menghampiri sahabatnya itu.
" Hai Risa " sahut Ros dengan senyuman tapi terlihat sekali kesedihan di wajahnya.
" Ada apa ?" tanya Risa yang memang tidak suka basa basi.
" Ngga papa Ris " jawab Ros sambil berjalan keluar kampus di ikuti Risa.
" Pasti ada sesuatu nih, kamu ada masalah ?" tanya Risa
" Kamu tahu saja Ris, kalau aku punya masalah " kata Ros sambil tersenyum sedih.
"Kita kan sahabat, memang ada apa, cerita " kata Risa lagi dan mereka berdua langsung duduk di atas motor masing-masing.
" Gini Ris, kemarin ibu ku tiba-tiba mendadak sakit kepala, sudah minum obat tapi tidak sembuh juga, sudah di periksa dokter tapi katanya tidak ada penyakit apa - apa, dan sekarang ibu ku hanya berdiam diri saja di dalam kamarnya. Aku bingung Ris harus bagaimana. " kata Ros yang memang sangat bingung saat ini.
" Jadi ibumu sakit, lalu kenapa kamu tinggal kenapa tidak kamu temani Rosella... " kata Risa yang sangat geram mendengar cerita sahabatnya itu.
__ADS_1
" Aku terpaksa meninggalkannya karena urusan ku di kampus ini sangat penting, lagi pula masih ada ayah yang menemani makanya ku tinggal. Kamu nginap di rumah ku ya Ris, temani aku, jujur saja aku sangat takut melihat kondisi ibu yang sangat tidak wajar itu, bantu aku juga buat cari orang pintar siapa tahu ada yang mengerti dengan hal seperti ini. " kata Ros
" Hah... baiklah, ya sudah aku hubungi ibuku dulu minta izin nginap di rumah mu, sebentar ya " kata Risa yang kasihan dengan sahabatnya itu.
Ros pun mengangguk, dan Risa seketika langsung menghubungi orang tuanya meminta izin untuk menginap di rumah sahabatnya itu.
Orang tua dan juga kakak Risa pun mengijinkannya, setelah mendapat izin dari keluarganya Risa dan Ros pun langsung berangkat menuju rumah Rosella.
Sesampainya di sana, Risa langsung terdiam bingung antara masuk rumah sahabatnya itu atau tidak.
" Ayo masuk Ris, ko malah bengong sih " kata Ros yang langsung menarik tangan Risa mengajaknya masuk kedalam rumahnya.
" Sudah kamu tenang saja, bibi ada di sini " kata Aisyah yang tiba-tiba muncul di sebelah Risa.
" Astaghfirullah " kata Risa yang sangat terkejut Aisyah muncul di sebelahnya.
" Ada apa Ris, kamu seperti terkejut begitu ?" tanya Ros yang heran melihat Risa terkejut.
__ADS_1
" Ah ga papa ko Ros, cuma kaget saja kamu tarik aku mendadak " jawab Risa bohong
" Oh, ya sudah yu masuk " ajak Ros dan langsung di anggukan oleh Risa
" Assalamualaikum " salam Ros dan Risa bersamaan setelah sampai di depan pintu rumah Rosella.
" Walaikum salam " sahut dari dalam dan langsung membukakan pintunya.
" Eh kamu sudah pulang nak, ayo masuk, ini siapa ?" tanya pria paruh baya yang membukakan pintu.
" Iya Pak, ini Risa sahabat Ros, bagaimana keadaan ibu sekarang Pak ?" sahut Ros.
" Risa pak " kata Risa memperkenalkan diri.
" Oh sahabat kamu, ya sudah silahkan masuk. " kata ayahnya Ros yang mempersilahkan masuk, dan mereka berdua pun langsung masuk kedalam rumah itu.
" Ibu mu masih seperti kemarin Ros, hanya diam saja terkadang bisa nangis sendiri karena merasakan sakit lagi di kepalanya. " kata ayah Ros yang membukakan pintu kamarnya sehingga Ros dan Risa dapat melihat keadaan ibu Ros.
__ADS_1
Dan baru saja ayah Ros membuka pintu kamarnya seketika.
" Aaaaaaa... "