Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 70


__ADS_3

Saat kek Agus dan Nek Wati masuk kedalam rumah itu, semua orang sangat terkejut karena tidak melihat di mana yang lainnya dan dimana pengantin prianya.


" Assalamualaikum... " salam kek Agus dan Nek Wati bersamaan.


" walaikum salam, kek Nek yang lain kemana, kenapa hanya kalian berdua yang datang ?" tanya Bambang yang juga di anggukan Zahra dan para tamu undangan yang lainnya.


" Begini Nak, sebenarnya... " Kek Agus dan Nek Wati menjelaskan serta menceritakan semuanya pada mereka semua.


" Begitulah Nak Bambang nak Zahra, keluarga kami menunggu di mesjid sekarang karena hanya tempat itu yang aman untuk melakukan pernikahan ini. Dan kami juga tidak mau terjadi apa - apa pada nak Gina, maka dari itu sebaiknya pernikahan kita laksanakan di mesjid saja " kata kek Agus lagi yang di anggukan juga oleh Nek Wati.


" Ya Allah, baiklah kek Nek, sebaiknya kita ke mesjid saja sekarang, kalau memang seperti itu kami juga tidak masalah pernikahan ini akan di laksanakan di mesjid. " kata Bambang yang juga di anggukan oleh mereka semua.


" Ya sudah, mari sekarang kita langsung ke mesjid, karena pengantin prianya sudah menunggu di sana " ajak kek Agus.


" Baiklah, mari semua, acaranya kita pindah ke mesjid sekarang, karena kondisinya tidak memungkinkan jadi kita kesana saja " kata Bambang lagi dan langsung di anggukan oleh semua tamu undangan termasuk Pak penghulu yang sudah siap di sana.


" Ya sudah ayo nak, mari ibu bantu " kata Zahra yang menuntun putrinya yang sudah sangat cantik dan siap dengan gaun pengantin untuk acara pernikahan.


Mereka semua langsung menuju mesjid, sesampainya di sana keluar Aditia langsung menyambut mereka semua, lalu langsung menyandingkan kedua pengantin yang langsung duduk di hadapan pak penghulu.

__ADS_1


" Baiklah, karena semuanya sudah siap kita mulai saja sekarang. Bismillahirrahmanirrahim... " pak penghulu langsung mengucapkan ijab Kabul dan langsung di sahut Angga dengan lantang dengan sekali tarikan nafas.


" Bagaimana saksi SAH... " tanya penghulu.


" SAH, SAH, SAh... " jawab para saksi dan tamu undangan yang lainnya.


" Alhamdulillah... " Sahut penghulu kemudian di aamiinkan juga oleh semua keluarga dan para tamu undangan semuanya.


Dan sekarang Angga dan Gina resmi menjadi pasangan suami istri di mata hukum dan agama.


Setelah selesai proses ijab Kabulnya, kedua pengantin langsung sungkeman pada kedua orang tua mereka dan bersalaman kepada semua tamu undangan.


Sedangkan di luar mesjid, saat ini makhluk besar hitam itu sedang mengamuk, berusaha untuk masuk kedalam mesjid, dengan berbagai macam cara dan dengan seluruh kekuatannya Makhluk itu berusaha masuk untuk menghentikan pernikahan itu.


Tapi tidak bisa, karena hanya orang yang berhati suci lah yang dapat masuk ke dalam mesjid itu, sedangkan Seorang iblis, biar bagaimanapun kuatnya tidak akan bisa masuk dan mengganggu acara tersebut.


" Kurang ajar... Dasar manusia awas kalian aaakkkkhhh... " jerit makhluk itu yang tubuhnya langsung terbakar hingga perlahan menjadi abu.


Kedua pengantin begitu sangat bahagia sekali, meskipun acara pernikahan di adakan mendadak, tapi karena mereka sudah menyukai satu sama lain diam - diam menyimpan perasaan yang sama, jadi dengan senang hati mereka menerima semuanya.

__ADS_1


" Alhamdulillah, bahagia selalu ya Nak, jaga selalu istrimu Ngga " ucap Nissa sambil mencium keduanya


" Terimakasih bunda " sahut Angga dan Gina bersamaan membalas pelukan sang bunda dan langsung di anggukan Nissa.


" Selamat Nak, sekarang keluarga kita bertambah lagi, semoga kebaikan selalu menyertai keluarga kita aamiin " kata Aditi yang juga langsung memeluk putra dan menantunya itu. Dan langsung di balas pelukan oleh kedua pengantin itu.


Setelah itu berganti dengan keluarga yang lainnya, termasuk semua tamu undangan yang langsung memberi selamat pada kedua pengantin.


" Setelah ini giliran kita ya " ucap Andre yang duduk di sebelah Risa.


" Iya kak, dan Risa mau acaranya di lakukan di mesjid ini juga gimana" kata Risa memberi saran.


" Baiklah, dengan senang hati sayang " sahut Andre pelan yang hanya bisa di dengar oleh Risa.


Acara berjalan dengan lancar hingga selesai, setelah selesai keluarga Nissa langsung memboyong pengantin langsung ke rumah kek Agus, karena di rumah Bu Zahra masih belum aman menurut mereka.


Dan keluarga Gina pun tidak mempermasalahkan hal itu, serta mengijinkan anak perempuan mereka mengikuti suaminya membawanya.


Sesampainya di rumah ke Agus, bertapa terkejutnya Nissa Risa Angga Gina dan Andre ketika sampai di halaman rumah kek Agus

__ADS_1


__ADS_2