
" Aaaaa... ka Andre tooolooong... " jerit Risa yang begitu sangat takut.
" Astaghfirullah " gumam Andre yang melihat juga apa yang membuat kakinya terasa berat.
Sesosok makhluk halus bermuka hancur berambut panjang serta berwana hitam dengan mata merah menyala memegang kaki Andre dan Risa.
" Aaaaa... lepas, kak Andre tolong Risa kak aaaa.... " jerit Risa yang begitu sangat ketakutan.
" Kakak juga takut Ris, bagaimana ini " kata Andre yang juga sangat takut karena baru pertama kalinya melihat makhluk yang sangat menyeramkan itu.
" Heeeeggggrrrhhh... heeeeggggrrrhhh..." gerang makhluk itu yang menganga mengarahkan giginya dengan taring panjang dan lidah yang juga menjulur panjang ke arah kaki mereka berdua seolah hendak menggigit.
" Aaaaaaa... lepaskan, aaaaa... " jerit Risa dan Andre bersamaan dan langsung refleks memberontak lalu menendang makhluk itu dengan sekuat tenaga mereka saking takutnya.
" Aaaaggggrrrrrrhhhh... " jerit makhluk itu yang langsung terpelanting ke depan mereka berdua karena saking kuatnya gerakan dan tendangan mereka saat saking takutnya.
" Ayo lari Ris..." kata Andre dan langsung di anggukan Risa.
Mereka berdua langsung berlari meninggalkan makhluk itu, makhluk itu pun tidak tinggal diam dan langsung menyusul mereka yang sudah berlai jauh.
__ADS_1
Saat mereka berdua berlari dan akan kembali kerumah tiba - tiba kaki mereka berdua kembali tidak bisa di gerakkan.
" Heeeeggggrrrhhh... mau lari kemana kalian " kata makhluk itu yang sudah berada di bawah dan memegangi kaki mereka lagi.
" Lepaskan, lepaskan makhluk jelek " kata Andre yang masih sangat takut.
" Aaaaaaa, lepas, ka Andre bagaimana ini ?" jerit Risa.
" Heeeeggggrrrhhh... Hahahaha " gerang makhluk itu.
Karena saking takutnya mereka berdua, dengan refleks Risa dan Andre mengeluarkan kekuatannya lalu menyerang makhluk itu, dan seketika pegangan makhluk itu di kaki Risa dan Andre langsung terlepas.
" Aaaaggggrrrrrrhhhh... " jerit makhluk itu yang terpenting karena kalah oleh kekuatan keduanya.
" Rasakan itu, siapa suruh menakuti kita " kata Andre setelah rasa takutnya berganti dengan rasa kesal.
" Udah kak, musnahkan saja langsung, bikin takut orang saja " kata Risa juga yang saking takutnya hingga rasa itu berganti dengan rasa kesal.
Andre pun mengangguk lalu mereka berdua mengeluarkan kekuatan mereka, menyatukan kekuatan kemudian melemparkannya ke arah makhluk itu.
__ADS_1
" Aaaaaaa... " jerit makhluk itu yang langsung terbakar karena kekuatan Risa dan Andre yang sangat besar.
Dalam sekejap makhluk itu terbakar dan langsung menjadi abu lalu hilang bersama hembusan angin sore yang ada di desa itu.
" Huh huh huh... Rasakan, kenapa tidak dari awal saja kita musnahkan, bikin takut saja. " kata Andre yang menormalkan kembali kekuatannya.
" Benar kak, huh huh huh... sampai sakit kaki Risa karena lari tadi " kata Risa juga yang kembali menormalkan juga kekuatannya.
" Ya sudah yu sekarang kita kembali, harinya sudah sore. " kata Andre yang langsung di anggukan Risa.
Setelah itu mereka berdua langsung berjalan menuju pulang karena harinya memang sudah sore.
Dan saat di jalan mereka berdua kembali terkejut dengan melihat sesuatu yang kembali membuat mereka berdua merinding dan takut lagi.
" Kak... " gumam Risa yang berjalan di belakang Andre sambil sekali-sekali menoleh ke arah depan jalan mereka .
" Ya ampun, padahal harinya belum sore - sore banget, kenapa sudah pada bermunculan dan menampakkan diri sih " gumam Andre juga pelan dan langsung menundukkan wajahnya karena sangat merinding dan juga kembali takut
" Hihihihihi... " suara itu melengking membuat bulu kuduk Risa dan Andre begitu merinding, serta lutut mereka berdua sudah sangat lemas
__ADS_1
karena saking takutnya mereka berdua.