Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 39


__ADS_3

melihat istri dan anak - anaknya terdiam membuat Aditia sangat heran, karena ia tidak tahu mereka sebenarnya saling berbicara lewat batin.


" Kenapa kalian semua terdiam, apa yang sedang kalian pikirkan ?" tanya Aditia dan kek Agus pun mengiyakan.


" Tidak ada apa - apa yah, ibu hanya memikirkan apa yang kita bahas tadi " jawab Nissa bohong karena tidak mau membuat suaminya juga ikut cemas.


" Memangnya pembahasan apa yang kalian bicarakan kenapa kami tidak boleh tahu ?" tanya Risa yang juga di anggukan Angga dan Andre.


" Nanti juga kalian tahu, tunggu saja ya, untuk sekarang kami belum bisa memberitahukan karena kami harus mengurusnya terlebih dahulu kalau sudah beres baru kami beritahukan pada kalian " jawab Nissa yang langsung di anggukan Aditia dan kek Agus sambil tersenyum.


" Apa itu menyangkut kami Yah?" tanya Risa pada ayahnya karena sangat penasaran.


" Tunggu saja nanti ya " kata kek Agus sambil tersenyum dan lagi - lagi sukses membuat ketiga anak muda itu merasa penasaran.


Saat mereka asik berbincang tiba - tiba...


Praangg...


Suara pecahan piring terdengar jelas dari dapur.


" Suara apa itu ?" tanya Aditia.

__ADS_1


Mereka semua langsung menggeleng tanda tidak tahu dan seketika mereka langsung ke dapur untuk melihat apa yang terjadi.


" Ada apa Bu ?" tanya Aditia, Nissa dan kek Agus bersamaan.


" Ada apa Nek ?" tanya Angga, Andre dan Risa bersamaan.


Sedangkan yang di tanya hanya diam saja sambil berdiri mematung dengan tatapan kosong.


" Ibu, apa yang sudah terjadi ?" tanya Nissa yang langsung menghampiri ibunya setelah melihat nek Wati yang seperti itu.


"Bu, kenapa ibu diam saja, ibu kenapa ?" tanya kek Agus yang langsung cemas melihat istrinya seperti itu.


Aditia juga bingung melihat ibu mertuanya seperti itu, dan hanya diam saja melihatnya.


" Sekarang " kata Risa dan langsung di anggukan Angga dan Andre.


" Bismillahirrahmanirrahim... " setelah mengucapkan itu mereka bertiga langsung berjabat tangan dan memejamkan matanya, seketika jiwa mereka langsung keluar dari tubuh mereka lalu hilang entah kemana.


" Eh, eh tunggu bibi semua " kata Aisyah yang langsung menghilang menyusul ketiganya.


Nissa yang melihat itu hanya diam saja dan langsung mengambil air wudhu lalu membaca Al-Qur'an dan mulai mengaji di hadapan mereka.

__ADS_1


Aditia dan kek Agus yang melihat itu langsung mengerti apa yang terjadi , lalu langsung duduk di sebelah Nissa dan mengaji bersama.


Di tempat lain mereka bertiga sampai di suatu tempat yang sangat aneh yang tidak pernah mereka temui sebelumnya.


" Sampai dimana kita ?" tanya Andre sambil melihat kesana kemari.


Sedangkan Angga dan Risa hanya diam saja sambil mengamati tempat itu.


Buukkhh...


" AW shiiiith aduh... " jerit Andre


" Hehehe maaf bibi salah mendarat " kata Aisyah yang muncul tiba-tiba.


" Astaghfirullah bibi, kebiasaan deh " kata Risa yang sangat terkejut. Sedangkan Angga hanya diam saja padahal sama terkejutnya juga.


" Hehehe maaf, sampai dimana kita ?" tanya Aisyah sambil melihat kesana kemari.


Mereka bertiga mengangkat bahu dan menggeleng tanda tidak tahu, lalu mereka berempat melanjutkan menelusuri tempat itu sampai.


" Aaaaaaa... LEPASKAN... " teriak seseorang yang terdengar dari arah mana.

__ADS_1


" Kearah sana " kata Angga dan langsung di anggukan yang lainnya.


Lalu mereka mengikuti arah suara itu sampai...?


__ADS_2