Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 29


__ADS_3

Melihat wajah ibunya yang berubah menjadi sedih Risa pun jadi sangat bingung.


" Ada apa Bu, apa sudah terjadi sesuatu ?" Tanya Risa


" Itu Risa, kakek mu sedang sakit di kampung, hiks hiks hiks..., tadi nenek mu menghubungi ibu. " jawab Bu Nissa yang langsung menangis karena tidak bisa menahannya lagi.


Mendengar itu Risa begitu sangat terkejut.


" Ayah dan ka Angga sudah tahu Bu?" tanya Risa lagi.


" Iya, mereka dalam perjalanan sekarang, cepat kamu bersiap nanti setelah ayah dan kakak mu datang kita langsung berangkat " kata Bu Nissa lagi.


" Iya bu, ya sudah Risa mau bersiap dulu. Oh ya Bu, kakek sakit apa kenapa begitu mendadak sekali ?" tanya Risa sebelum masuk kamarnya untuk bersiap .


" Ibu juga tidak tahu, nenek mu tidak bilang, cuma bilang kalau saat ini kakek sedang sakit dan meminta kita untuk kesana " jawab Bu Nissa.


" Oh gitu, ya sudah Risa bersikap sekarang " kata Risa yang langsung di anggukan oleh ibunya.


Tidak lama setelah Risa siap, pak Aditia, Angga, dan Andre pun datang. Dan tidak menunggu lama lagi mereka berlima langsung berangkat menuju desa kampung halaman Bu Nissa.

__ADS_1


Setelah menempuh waktu beberapa jam akhirnya mereka sampai ke desa itu dan langsung menuju rumah orang tua Bu Nissa.


Setelah sampai di sana bertapa terkejutnya mereka melihat semua warga yang sudah berkumpul di rumah kakek Agus.


" Assalamualaikum " salam mereka berlima yang baru saja keluar dari mobilnya secara bersamaan.


" Walaikum salam, ayo cepat kalian masuk " sahut tetangga yang berada di rumah kakek Agus itu.


Mendengar itu Bu Nissa, pak Adit dan kedua anaknya langsung masuk kedalam rumah dengan perasaan yang sangat cemas.


" Kamu sehat nak ?" tanya Bu Siti yang juga berada di sana dan langsung menghampiri putranya yang baru datang dari merantau di kota itu.


" Alhamdulillah ibu juga sehat nak, ya sudah ayo kita masuk kasihan sekali kakek Agus sekarang " kata Bu Siti yang masih memeluk putranya semata wayangnya itu.


Andre pun mengangguk lalu mereka berdua langsung masuk kedalam rumah untuk melihat keadaan kakek Agus.


Sedangkan di dalam Bu Nissa langsung menangis menghampiri sang ayah yang sedang terbaring lemah di kamarnya.


" Pak hiks hiks hiks... Bapak kenapa, kenapa bisa seperti ini, apa yang sudah terjadi pada bapak Bu hiks hiks hiks... ?" tanya Bu Nissa yang masih memeluk ayahnya itu sambil menangis.

__ADS_1


" Ibu juga tidak tahu niss, sebelumnya bapak baik - baik saja, tapi setelah pulang dari sawah katanya badannya tidak enak, dan tidak lama langsung seperti ini. " jawab nek Wati yang masih berada di samping suaminya.


" Kita bawa ke rumah sakit saja ya Bu, kasihan bapak seperti ini " kata Aditia yang tidak tega melihat ayah mertuanya terbaring lemah seperti ini.


" Iya Bu, kita bawa kerumah sakit saja " kata Nissa juga.


Sedangkan Risa, Angga dan yang lainnya hanya bisa melihat dan mengiyakan apa yang Aditia katakan.


" Ibu juga maunya seperti itu, tapi bapak mu yang tidak mau, beliau bersikeras tidak mau di bawa kerumah sakit nak " sahut nek Wati.


Mendengar itu Aditia langsung mendekati ayah mertuanya itu.


" Kita kerumah sakit sekarang ya pak " kata Aditia sambil memegang tangan kek Agus.


Begitu juga dengan Nissa dan Angga yang juga memegang tangan kek Agus membujuk beliau untuk mau di bawa ke rumah sakit.


Dengan lemah kakek Agus bersikeras tidak mau di bawa ke rumah sakit, sampai Risa yang mendekati lalu bergantian memegang tangan kek Agus.


Dan baru saja Risa memegang tangan kakeknya itu tiba-tiba...?

__ADS_1


__ADS_2