
Dan baru saja mereka berdua membicarakan Gina, tiba-tiba...
Wuuussshhh...
Sekelebat cahaya merah yang lumayan jauh dari mereka berdua tapi masih tetap kelihatan melintas menuju kesebuah rumah.
" Apa itu ka ?" tanya Risa
" Entahlah, sebaiknya kita ikuti sekarang " kata Angga yang langsung bangkit dari duduknya lalu mengikuti cahaya merah itu.
" Eh eh ikut ka " kata Risa juga yang langsung menyusul kakaknya mengikuti cahaya merah itu.
Mereka berdua terus mengikuti cahaya merah itu sampai cahaya itu berhenti di sebuah rumah dan langsung masuk kedalam rumah itu.
" Ya ampun cahaya itu masuk ke dalam rumah itu ka " kata Risa yang berada tidak jauh dari rumah itu, begitu juga dengan Angga.
" Kamu benar, dan rumah itu adalah rumahnya Gina, jangan - jangan... " sahut Angga Juga.
Mendengar itu tanpa menunggu apa - apa lagi Risa langsung menuju rumah itu.
" Ayo ka kita kesana sekarang sebelum terlambat " ajak Risa yang langsung di anggukan oleh kakaknya.
Tok tok tok...
" Assalamualaikum... " panggil Risa saat tiba di rumah itu dan langsung terburu-buru mengetuk pintu.
__ADS_1
" Walaikum salam, eh kalian ada apa malam - malam begini " kata Bu Zahra yang membukakan pintu karena memang belum tidur dan mendengar suara pintu di ketuk.
" Maaf mengganggu, Gina nya ada Bu ?" tanya Risa dan menahan rasakan cemasnya begitu juga dengan Angga.
" Tidak apa-apa nak, tapi maaf Gina sudah istirahat sekarang, sebaiknya kalian masuk dulu nanti ibu bangunkan Gina nya. " sahut Bu Zahra yang mempersilahkan mereka berdua masuk kedalam rumahnya.
Mereka berdua pun langsung mengikuti langkah kaki Bu Siti dari belakang.
" Silahkan duduk dulu nak Risa ,nak Angga. Ibu bangunkan Gina nya terlebih dahulu.
" Iya Bu, terimakasih " sahut mereka berdua sambil duduk di kursi dengan perasaan sangat cemas sekali.
Bu Siti langsung berjalan menuju ke kamar putrinya, setelah masuk kedalam tiba - tiba...
Mendengar itu seketika Risa dan Angga langsung menyusul ke kamar Gina.
" Ada apa Bu, apa yang sudah terjadi ?" tanya Angga karena saking terkejutnya.
Sedangkan Risa hanya diam saja sambil melihat keadaan di dalam itu..
" Ini nak, dari tadi Gina ibu bangunkan tidak bangun - bangun, ibu juga tidak tahu kenapa " jawab Bu Zahra
" Coba saya lihat Bu, ayo ka " kata Risa yang sedari tadi hanya diam dan baru sekarang ia mendekat bersama Angga untuk melihat keadaan Gina.
" Kita terlambat ka, ayo cepat bertindak " kata Risa setelah melihat keadaan Gina
__ADS_1
" Baiklah lakukan sekarang " sahut Angga.
Seketika Risa langsung memegang tangan Gina, dan Angga langsung duduk di hadapan keduanya.
Sedangkan Bu Zahra meskipun sedikit bingung, tapi membiarkan saja mereka melakukannya.
Angga dan Risa langsung memejamkan mata mereka dan jiwa mereka langsung keluar dari tubuh mereka masing-masing.
Dalam sekejap jiwa mereka berdua langsung menghilang dari tempat itu dan langsung melacak keberadaan jiwa Gina yang entah kemana.
Sesampainya mereka tiba di suatu tempat.
" Tempat apa ini ka ?" tanya Risa yang berjalan di belakang kakaknya.
" Ini adalah alam genderuo, kita harus lebih berhati-hati lagi, ayo kita cari Gina sekarang " jawab Angga.
Mendengar itu Risa pun langsung waspada, dan melihat kesana kemari untuk mencari keberadaan Gina.
Setelah lama berkeliling di sebuah desa itu akhirnya mereka berdua melihat keramaian di sebuah rumah yang sangat besar sekali.
" Ada apa ya ka rame sekali kelihatannya seperti ada acara ?" tanya Risa yang melihat banyaknya orang berkumpul di tempat itu...
" Entahlah kita lihat saja dulu " jawab Angga.
Lalu mereka berdua langsung masuk ke gerombolan orang itu untuk melihat ada acara apa, tapi belum sempat mereka melangkahkan kakinya tiba-tiba...
__ADS_1