
Uhuk uhuk uhuk...
Angga dan Risa langsung tersedak setelah mendengar itu, karena mereka tadi sama - sama minum saat Nissa mengatakannya.
" Menikah Bun, kenapa tidak di bicarakan sebelumnya. Kebiasaan deh Ayah sama bunda mengatakannya selalu dadakan seperti ini, kaya Risa dan kak Andre kemarin " kata Risa yang sangat terkejut mendengarnya.
Sedangkan Angga sudah tidak bisa bicara apa - apa lagi, perasaannya sekarang sudah campur aduk, antara terkejut dan juga sangat senang.
" Memangnya kenapa Bunda dan Ayah mau menikahkan kak Angga dadakan begini ?" tanya Risa yang sangat penasaran apalagi Angga ia sudah tidak sabar mendengar alasan orang tuanya melakukan semua ini.
" Begini Nak, kalian tahu kan kalau Bu Zahra itu adalah sahabat Bunda, dan dia meminta bantuan pada bunda untuk menolong putrinya agar bisa terbebas dari masalah yang selama ini dalam hidupnya. " kata Nissa menghentikan sejenak ucapannya.
" Memangnya masalah apa yang membuat keluarga Bu Zahra sampai meminta bantuan pada Bunda ?" tanya Risa yang begitu sangat penasaran.
__ADS_1
" Sepertinya yang pernah kamu katakan nak, Gina anak Bu Zahra itu mempunyai aura yang sangat di sukai makhluk halus, sehingga beberapa kali selalu berurusan dengan makhluk halus, dan kalian sudah beberapa kali kan mengurus kasusnya " kata Nissa yang juga langsung di anggukan semuanya.
" lalu apa hubungannya dengan kak Angga Bun, kenapa kak Angga harus menikah dengan Gina secara mendadak seperti ini. ?" tanya Risa lagi mewakili pertanyaan yang akan di lontarkan Angga.
" Sepertinya hal nya kamu dan Andre yang bisa saling menjaga satu sama lain, jadi kami semua juga sudah sepakat untuk membawa Gina dalam keluarga kita yaitu dengan menikahkan Angga dengannya. Agar kita semua bisa menjaganya dari makhluk halus yang akan berbuat jahat padanya, dan juga kita bisa berusaha menghilangkan aura itu agar gina bisa hidup dengan tenang. " kata Nissa lagi yang langsung di anggukan Aditia kek Agus dan Nek Wati bersamaan.
" Tapi kenapa tidak bilang sebelumnya, kalau begini kan kak Angga belum siap apa - apa " kata Risa sambil melirik kakaknya itu sambil tersenyum.
" Angga tidak perlu mempersiapkan apa - apa, karena kami sudah mempersiapkan segalanya, dan semua ini sudah kami persiapkan dan bicarakan tadi malam. Saat Bu zahra meminta bantuan untuk putrinya itu, dan saat itu juga Bunda perhatian kalau kakak mu sepertinya tertarik pada Gina, nah setelah bunda bicarakan dengan kakek buyut dan semuanya kecuali kalian, semua memberi pendapat hanya dengan cara itu saja yang terbaik untuk semuanya. " kata Nissa lagi yang langsung di anggukan yang lainnya kecuali Risa dan Angga.
Dan itu sukses membuat Angga jadi salah tingkah dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.
" Ya sudah tunggu apa lagi, cepat kita bersiap. Ingat Nak, mulai sekarang kamu akan berkeluarga, jadi persiapkan semuanya dengan baik ya. " Kata Aditia yang langsung di anggukan semuanya.
__ADS_1
Begitu juga dengan Angga, meskipun sangat mendadak sekali, tapi ia akan berusaha, karena orang tuanya sangat mengerti dengan perasaannya.
Mereka semua langsung bersiap untuk menghadiri pernikahan dadakan Angga dan Gina.
Dan ketika mereka hendak berangkat, Bu Siti dan Andre tiba - tiba datang mengagetkan mereka.
" Assalamualaikum... " salam Bu Siti dan Andre bersamaan.
" Astaghfirullah... Walaikum salam " gumam mereka semua karena sangat terkejut dengan kedatangan Andre dan Bu Siti yang sudah siap semuanya.
Melihat itu Andre dan Bu Siti hanya tersenyum saja, sedangkan Angga semakin salah tingkah karena merasa sangat gugup dan masih dalam keterkejutannya.
Setelah semuanya sudah siap, mereka semua langsung berangkat menuju ke rumah Bu zahra, dengan berjalan santai rombongan keluarga Nissa sudah berjalan menuju rumah Bu zahra yang tidak jauh rumah mereka.
__ADS_1
Setelah sampai di depan halaman rumah Bu Zahra bertapa terkejutnya mereka tiba-tiba...