Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 55


__ADS_3

Melihat Risa yang hanya diam saja, dan belum memberikan jawabannya Nissa langsung menyentuh pundak putrinya itu.


" Astaghfirullah... " gumam Risa saking terkejutnya.


" Kok malah bengong, bagaimana itu nak Andre di terima atau tidak ?" tanya Nissa sedangkan yang lain terutama Andre sudah sangat penasaran untuk mendengar jawaban Risa.


Mendengar itu seketika Risa langsung menatap mata Andre dan hanya ketulusan yang terpancar dari tatapan matanya.


" Haaah... Bismillahirrahmanirrahim, karena semuanya sudah menyetujuinya, maka tidak ada alasan lagi untuk Risa menolak, insyaallah Risa menerimanya " jawab Risa setelah memantapkan pilihannya dengan dukungan dari seluruh keluarganya.


" Alhamdulillah " kata mereka bersamaan tak terkecuali Andre, rasa bahagianya sudah tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata.


Semua orang merasa sangat bahagia saat itu, bahkan Bu Siti dan Nissa langsung berpelukan saking bahagianya dengan jawaban Risa.


Melihat itu Risa bertambah yakin dengan keputusannya. Mereka yang ada di situ begitu sangat bahagia hingga...


Buukkhh buukkhh buukkhh... BRAAKH...


" Astaghfirullah... Suara apa itu. " kata mereka bersamaan saking terkejutnya


" Suara apa itu ?" tanya Aditia.

__ADS_1


" Entahlah, coba Angga lihat dulu " kata Angga yang langsung berdiri menuju arah suara itu.


" Tunggu Ga, aku ikut " kata Andre yang langsung mengikuti Angga.


" Baiklah cepat kalian lihat, kalau ada apa-apa, segera kembali biar kita cepat mengatasinya. " kata Aditia yang langsung di anggukan Bu Siti, Nissa dan Risa bersamaan.


" Baik Yah " sahut Angga dan Andre bersamaan dan langsung menuju ke arah suara yang berasal dari dapur di rumah Bu Siti itu.


Sesampainya di dapur.


" Astaghfirullah... kenapa bisa berantakan begini, siapa yang sudah melakukan semua ini " kata Andre yang geleng-geleng kepala melihat betapa berantakannya dapur itu.


" Sepertinya ini bukan perbuatan manusia Dre, karena melihat semua barang yang pecah ini tidak sewajarnya, pecahan ini seperti dilakukan dengan menggunakan ilmu tenaga dalam. " kata Angga yang Langsung di anggukan Andre karena Andre juga memperhatikan semuanya.


Sekilas Andre melihat bayangan hitam yang langsung hilang ketika dia akan mendekat.


" Apa yang kamu lihat Dre, apa kamu menemukan sesuatu ?" tanya Angga sambil mencari penyebabnya lagi.


" Eh, belum Ga " jawab Andre.


Karena sudah sedikit lama mencari siapa yang berbuat seperti itu, tapi tak juga menemukannya.

__ADS_1


" Ayo kita kembali seperti percuma saja kita mencarinya, karena makhluk itu sudah pergi dari sini " kata Angga kemudian di anggukan Andre kemudian ia yang berjalan kembali dan di susul Andre dari belakang.


" Apa yang sudah terjadi Ga Dre ?" tanya Aditia yang juga di anggukan oleh semuanya.


" Tidak tahu Yah, tapi itu sepertinya bukan perbuatan manusia karena seperti mengunakan kekuatannya " jawab Angga yang juga di anggukan Andre.


" Sepertinya tempat ini belum aman, bagaimana kalau sekarang Bu Siti ikut kita pulang ke rumah bapak sama ibu " kata Nissa yang juga di anggukan yang lainnya.


" Benar, sebaiknya sekarang lebih baik kita pulang " kata Aditia.


" Baiklah, ibu ikut saja " kata Bu Siti.


" Ayo kita pergi sekarang " kata Aditia lagi yang langsung di anggukan yang lainnya.


Mereka langsung bangkit lalu berjalan keluar rumah dan menuju ke rumah Nek Wati dan kek Agus.


Saat di perjalanan pulang ke rumah kek Agus, tak sengaja mata Risa langsung tertuju ke sebuah pohon.


" Ada apa Nak, apa yang sudah kamu lihat ?" tanya Nissa yang juga sedikit merasakan sesuatu .


" Eh ga Bun, entah kenapa Risa merasa aneh saja dengan pohon itu " jawab Risa sambil berjalan dan masih melihat pohon itu.

__ADS_1


Pada saat mereka semua berjalan melewati pohon yang Risa lihat dari tadi tiba-tiba...


Kretek... kretek... kretek...


__ADS_2