Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 71


__ADS_3

Sesampainya di rumah kek Agus, bertapa terkejutnya Nissa Risa Angga Gina dan Andre ketika sampai di halaman rumah kek Agus.


" Astaghfirullah... " gumam mereka bersamaan saat melihat beberapa makhluk hitam besar berjejer di depan halaman rumah itu.


Gina dan Risa sangat takut melihatnya, dan langsung berlindung di belakang pasangan masing-masing.


Tapi tidak dengan Nissa, ia malah berdiri paling depan untuk melindungi keluarganya.


Kek Agus Nek Wati Bu Siti dan Aditia tidak melihat itu, jadi mereka biasa saja dan langsung melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah kek Agus.


Hanya Nissa dan anak - anaknya yang masih berada di luar bahkan belum sampai di halaman rumah.


" Hahahaha... Serahkan perempuan itu pada kami, kalau tidak kalian semua akan menanggung akibatnya hahahaha... " kata salah satu makhluk hitam itu.


Semakin takutlah Gina dan semakin mengeratkan pegangannya di belakang Angga.


" Tenang, kita akan hadapi mereka bersama ya " ucap Angga yang menenangkan istrinya.


" Kak Fatimah, kak Aisyah, kak Bara, Kaka Rama datanglah " panggil Nissa lewat batinnya.

__ADS_1


Tidak lama yang di panggil pun muncul di samping Nissa.


" Ada apa Niss ? " tanya Aisyah.


" Hahahaha... Panggil, panggil bala tentara mu, kami tidak takut, cepat serahkan perempuan itu heeeeggggrrrhhh... " kata makhluk besar hitam itu lagi sambil mengerang.


Ke empat jin itu sangat terkejut dan langsung melihat kearah para makhluk hitam besar itu.


" Wah, rupanya kalian dapat penyambutan setelah menikah. Kalian tenang saja, kami akan bantu " ucap Rama yang juga di anggukan Bara dan pasangan mereka masing-masing.


" Jangan banyak bicara kalian, cepat serahkan kalau tidak habis kalian semua heeeeggggrrrhhh... " kata makhluk itu lagi sambil bersiap menyerang.


" Coba saja kalau kalian berani " kata Bara sambil tersenyum remeh pada semua makhluk itu.


Mereka pun tidak tinggal diam, mereka langsung menangkis setiap serangan dari makhluk itu, dan mereka langsung berkelahi beradu kekuatan satu sama lain.


Sedangkan Nissa dan anak - anaknya terus memperhatikan perkelahian mereka sampai ke empat jin itu langsung terpelanting karena kalah kuat dari para makhluk itu.


Aaaaaa BRAAKH.. BRAAKH... buk buk..

__ADS_1


Keempat jin sahabat Nissa itu langsung terpelanting di kalahkan para makhluk besar itu.


Melihat itu semakin takutlah Risa dan Gina, sedangkan Nissa Angga dan Andre langsung waspada untuk segera membantu mereka.


Melihat ke empat sahabatnya semua terluka Nissa Andre dan Angga tidak tinggal diam mereka langsung duduk bersila lalu jiwa mereka keluar dari tubuhnya dan langsung menyerang para makhluk itu.


Perkelahian mereka pun sangat sengit dan saling mengeluarkan kekuatan satu sama lain.


Risa dan Gina begitu sangat ketakutan melihat semua itu, mereka tidak tahu lagi harus bagaimana, sampai Nissa Angga dan Andre juga kalah dan terpelanting karena kalah kuat juga dari para makhluk itu.


Aaaaaa... buk buk... BRAAKH...


Aaakkkkhhh... Jerit Nissa Angga dan Andre setelah terpenting dan terdampar di sebelah keempat jin sahabat mereka itu.


" TIDAK... " Teriak Risa dan Gina yang sangat ketakutan melihat semuanya.


" Hahahaha... sudah kami katakan, kalian itu bukan tandingan kami, cepat serahkan perempuan itu kalau tidak akan kami hancurkan kalian semua hahahaha... heeeeggggrrrhhh... " kata salah satu makhluk itu dengan sangat mengerikannya.


Mendengar itu Risa dan Gina semakin ketakutan, tapi melihat keluarganya yang sudah terluka bahkan sudah tidak berdaya akibat serangan makhluk itu, entah kenapa rasa takut yang Risa dan Gina rasakan berubah menjadi amarah dan begitu sangat marah pada para makhluk itu.

__ADS_1


Risa dan Gina saling pandang lalu mengangguk bersama, dan akhirnya dengan membawa seluruh amarahnya mereka berdua langsung menyerang.


Hiiiiiiaaaaa... buk buk buk BRAAKH... Brasshh...


__ADS_2