Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 41


__ADS_3

Melihat serangan kekuatan dari makhluk itu Angga dan Andre tidak tinggal diam, mereka juga langsung mengeluarkan kekuatan mereka lalu menggabungkannya bersama dan melemparnya kearah makhluk tua itu.


Wuuussshhh brasshh...


Suara kekuatan itu saling beradu siapa yang paling kuat.


Saat Risa dan Andre membalas serangan kekuatan makhluk itu tiba-tiba, cahaya putih mengelilingi mereka berdua, suara lantunan ayat suci Al-Qur'an, menggema di tempat itu.


Mendengar dan melihat itu seketika kekuatan makhluk tua itu melemah, sedangkan kekuatan Risa dan Andre bertambah kuat bekali - kali lipat.


" Sekarang... " kata Andre dan langsung di anggukan oleh Risa.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan mereka berdua langsung menyerang makhluk tua itu yang kelihatannya sudah kewalahan karena kekuatannya terkuras habis.


Brasshh...


Aaaaaa... Teriak makhluk itu setelah kekuatannya malah berbalik menyerangnya di dorong oleh kekuatan Andre dan Risa bersamaan juga.


Seketika makhluk tua itu langsung terbakar oleh kekuatannya sendiri di tambah lagi dengan kekuatan mereka berdua, bertambah cepatlah makhluk itu hangus menjadi abu, tanpa mengeluarkan sepatah katapun bahkan ia tidak sempat untuk menjerit lagi.

__ADS_1


" Huh huh huh... Alhamdulillah... " kata Risa dan Andre bersamaan setelah menetralkan kembali kekuatan mereka setelah membereskan makhluk itu.


" Alhamdulillah, kalian berhasil melawan makhluk itu " kata Aisyah yang langsung menghampiri mereka berdua dengan keadaan yang masih terluka.


" Alhamdulillah... Nak kalian berdua tidak apa-apa, terimakasih sudah menyelamatkan nenek " kata nek Wati Juga yang langsung menghampiri keduanya.


" Syukurlah, Alhamdulillah makhluk itu Uhuk uhuk... Sudah musnah, kita bisa kembali sekarang. " kata Angga dan langsung di anggukan mereka semua.


" Iya Nek, bi, ka. Alhamdulillah semuanya sudah selesai dengan selamat. " kata Risa yang langsung di anggukan oleh Andre.


" Ya sudah sekarang kalian cepat kembali, tidak baik untuk kalian terlalu lama berada di tempat seperti ini, terutama untuk nek Wati yang hanya manusia biasa. Sedangkan kamu Angga, kamu ikut dengan bibi, kita akan ke tempat kakek buyut untuk memulihkan kembali kondisi kita yang terluka ini " kata Aisyah


" Baiklah aku akan ikut dengan bibi ke tempat kakek buyut " sahut Angga juga dan langsung di anggukan oleh Aisyah.


" Baiklah kita pergi sekarang " kata Aisyah dan langsung di anggukan mereka semua, lalu seketika mereka semua menghilang pergi dari tempat itu.


Sesampainya di rumah, Risa dan Andre langsung mengantar jiwa nek Wati masuk kedalam raganya, setelah itu baru mereka berdua yang masuk ke dalam tubuh mereka masing-masing.


" Alhamdulillah... " Kata Risa, Andre dan nek Wati bersamaan setelah membuka mata mereka.

__ADS_1


Mendengar itu Nissa, Aditia dan ke Agus berhenti mengaji lalu meletakkan kembali kitab sucinya ke atas meja.


" Ibu, Risa, Andre kalian baik - baik saja " kata Nissa yang langsung menghampiri mereka bertiga.


Begitu juga dengan Aditya dan kek Agus yang juga langsung menghampiri mereka bertiga.


" Iya Alhamdulillah kami baik - baik saja Bu " sahut Risa yang juga di anggukan Andre dan nek Wati bersamaan.


" Kenapa kakak mu belum bangun Ris ?" tanya Aditia karena melihat putranya yang masih memejamkan mata.


" Kak Angga ketempat kakek buyut Yah, untuk memulihkan kembali kondisinya yang tadi sempat terkena serangan dari makhluk yang sudah menculik jiwa nenek. " jawab Risa


" Benar, sekarang bantu tubuh Angga berbaring biar bisa beristirahat dengan tenang " kata nek Wati juga.


" Tapi kakak mu tidak apa-apa kan nak ?" tanya Nissa yang sangat mengkhawatirkan putranya setelah mendengar ucapan putrinya itu.


" Tidak apa-apa Bu, makanya sekarang di pulihkan dulu di tempat kakek buyut, biar bisa pulih seperti semula. "Sahut Risa lagi yang juga di anggukan Andre dan nek Wati.


" Syukurlah kalau begitu " kata Nissa dan Aditia yang sangat lega mendengarnya, begitu juga dengan kakek Agus yang juga lega mendengar cucu laki-laki nya tidak apa-apa.

__ADS_1


Lalu Aditia dan Andre memindahkan tubuh Angga ke tempat tidur agar bisa beristirahat dengan tenang, begitu juga dengan mereka yang juga langsung beristirahat setelahnya.


__ADS_2