Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 67


__ADS_3

" Tempat apa ini, kenapa aku bisa berada di sini " gumam Angga sambil mengamati tempat itu.


Ia terus berjalan hingga terdengar suara keras yang mengagetkan nya.


Hahahaha... hahahaha...


" Selamat datang di tempat ku wahai pemuda hahahaha... " kata suara yang sangat keras sampai memenuhi tempat itu.


Mendengar itu Angga pura - pura tidak memperdulikannya, ia terus melangkah menyusuri tempat itu.


" Wah berani juga kau, hahahaha... hiiiiiiaaaaa... " suara itu terdengar langsung menyerang.


Angga tidak tinggal diam, ia langsung waspada dan ketika melihat sebuah cahaya yang akan menghampirinya, Angga langsung menghindar dan langsung menyerang balik dengan kekuatannya.


Brasshh... BRAAKH... Aaakkkkhhh...


Jerit cahaya Hitam yang langsung berubah menjadi makhluk halus yang sangat besar dan hitam terpelanting ke tembok karena serangan Angga


" Kurang ajar kau manusia, akan ku cabut nyawamu, karena berani mendekati calon istri ku hiiiiiiaaaaa... " kata makhluk itu saking kesalnya dan kembali menyerang Angga.

__ADS_1


Mendengar itu Angga langsung menghindar dan kembali membalas serangan dengan kekuatannya.


Brasshh... BRAAKH... aaakkkkhhh " jerit makhluk itu lagi yang kembali terpelanting.


" Kau yang akan ku musnahkan, karena kau sudah berani menggangguku, aku tidak pernah berurusan dengan mu, kenapa kau ingin membunuhku ? kata Angga yang sudah mulai kesal pada makhluk itu.


" Kau sudah berani akan mengambil calon istriku, tidak akan ku biarkan kau merebutnya dari ku hiiiiiiaaaaa... " kata makhluk itu yang kembali menyerang Angga, dan kembali di tangkis Angga dengan kekuatannya hingga.


Brasshh... brasshh... wuuussshhh... BRAAKH...


Makhluk itu kembali terpelanting karena kalah kuat dengan kekuatan Angga.


" Hah hah hah... Aku tidak mengerti, dan sudah ku katakan aku tidak pernah berurusan dengan mu, dasar iblis tidak tahu diri hiiiiiiaaaaa... " kata Angga yang akan kembali menyerang makhluk itu saking kesalnya.


" Ingat kau manusia laknat, aku tidak akan membiarkan mu mengambil calon istriku, tunggu saja nanti awas kau " ucap makhluk itu sebelum ia meninggal Angga di tempat itu.


" Haaah.. Dasar makhluk tidak tahu diri. " kata Angga yang kembali menormalkan kekuatannya setelah melihat makhluk itu menghilang.


Setelah itu Angga langsung tertarik ke sebuah gumpalan cahaya putih dan langsung masuk ke dalamnya.

__ADS_1


Dengan seketika Angga langsung bangun dari tidurnya.


" Astaghfirullah... " gumam Angga yang baru saja bangun.


" Apa maksud dari mimpi itu tadi, perasaan aku tidak memiliki urusan dengan makhluk itu, kenapa dia seperti sangat marah dan ingin sekali membunuhku. " gumam Angga pelan setelah mengingat kembali mimpinya barusan.


Karena bertepatan dengan waktu subuh, Angga langsung bangun dan langsung membersihkan dirinya lalu keluar dan ternyata keluarganya sudah siap untuk melakukan sholat subuh berjamaah.


Tanpa membuang waktu lagi Angga langsung bergabung lalu mereka sholat subuh berjamaah bersama.


Setelah selesai sholat subuh, para wanita langsung ke dapur membuat sarapan, sedangkan para pria langsung membuka semua pintu dan jendela karena harinya memang sudah pagi.


Setelah selesai memasak, mereka langsung sarapan bersama. Mereka makan tanpa bersuara sampai mereka sudah selesai dengan sarapannya, baru Aditia membuka suara.


" Angga, Risa, setelah ini kamu bersikap ya, hari ini kita semua akan pergi ke rumah Bu zahra. " kata Aditia yang juga di anggukan Nissa kek Agus dan Nek Wati.


" Mau ngapain Yah kita kesana ?" tanya Risa yang juga di anggukan Angga.


" Pagi ini kita akan menikahkan Angga dan Gina, putri Bu Zahra di rumahnya. " jawab Nissa dengan santainya.

__ADS_1


Uhuk uhuk uhuk...


Angga dan Risa langsung tersedak setelah mendengar itu, karena mereka tadi sama - sama minum saat Nissa mengatakannya.


__ADS_2