Keturunan The Indigo

Keturunan The Indigo
Episode 45


__ADS_3

Tidak lama setelah mereka sampai di rumah dan menceritakan semuanya dengan Aisyah, Nissa dan Aditia keluar dari rumah dan sangat terkejut melihat keduanya yang masih ngos-ngosan.


" Kalian kenapa nak, ko ngos-ngosan gitu ?" tanya Nissa yang ikut duduk di teras begitu juga dengan Aditia.


" Kita habis lihat penampakan Bun, heran Risa siang - siang begini hantunya suka sekali menampakkan diri. " jawab Risa yang mengadu pada orang tuanya.


" Itu jin nak, tidak tahu malam atau siang kalau mereka mau menampakkan diri tetap kelihatan, apalagi Kalian yang memang bisa melihat mereka, tidak usah mereka menampakkan kalian sudah bisa melihatnya. " kata Aditia


Mereka mengangguk mengiyakan apa yang Aditia katakan.


" Ya sudah sekarang kalian bersih - bersih dulu sana. " Kata Nissa.


" Iya Bun " kata Risa yang mulai berdiri dari tempat duduknya tadi.


Setelah mengatakan itu Risa langsung masuk kedalam rumah.


" Aku juga pergi dulu ya niss, assalamualaikum " pamit Aisyah dan langsung menghilang dari sana.


" Walaikum salam " sahut Nissa dalam hati.


" Andre juga mau pamit pulang dulu ya Bun, Yah " kata Andre lalu beranjak dari tempat duduknya.


" Kami boleh ikut Dre ?" tanya Aditia yang juga di anggukan Nissa.


" Ayah dan bunda mau main ke rumah Andre, boleh ko mari Bun Yah " Sahut Andre.

__ADS_1


Nissa dan Aditia langsung mengangguk lalu langsung beranjak dan mereka langsung pergi ke rumah Andre bersama-sama.


Sesampainya mereka di rumah Andre.


Tok tok tok...


" Assalamualaikum, Bu, nek ..." panggil Andre sedang Nissa dan Aditia berdiri di belakangnya.


Tok tok tok...


Beberapa kali Andre mengetuk tapi tidak ada sahutan dari dalam, sampai Andre ke belakang rumah tapi tidak menemukan ibu dan neneknya.


" Ada Dre ?" tanya Aditia.


" Kayaknya ngga ada orang yah, pergi kemana ya ibu "kata Andre, setelah memastikan tidak ada orang rumah, mereka bertiga akan kembali ke rumah kakek Agus.


Dan baru saja mereka hendak beranjak dari rumah orang tua Andrey tiba - tiba...


BRAAKH...


Suara gebrakan terdengar keras dari dalam rumah Bu Siti.


" Suara apa itu yah ?" tanya Nissa yang langsung berhenti dan kembali melihat rumah Andre.


" Sepertinya ada sesuatu Dre, ayo dobrak " kata Aditia dan langsung di anggukan Andre.

__ADS_1


tanpa menunggu lama lagi, mereka berdua langsung mendobrak pintu rumah Andre yang sepertinya ada sesuatu.


BRAAKH BRAAKH...


Setelah beberapa kali Andre dan Aditia mendobrak pintu rumah itu, akhirnya pintunya berhasil di buka.


Setelah berhasil di buka dengan gerakan cepat Andre dan Aditia langsung masuk untuk memeriksa keadaan di dalam sana, dan setelah memeriksanya semua.


" Ibu... ibu kenapa Bu, bangun Bu" panggilan Andrey dari dalam kamar ibunya.


Mendengar Andre berteriak seketika Nissa dan Aditya langsung menuju ke kamar.


" Ada apa Dre ?" tanya Aditia dan Nissa bersamaan.


" Ibu, yah Bun " jawab Andre


" Astaghfirullah... Apa yang terjadi dengan ibumu Dre ?" tanya Aditia yang langsung menghampiri Andre yang sedang memangku ibunya.


Begitu juga dengan Nissa yang langsung memeriksa keadaan Bu Siti.


" Andre juga tidak tahu kenapa yah, saat Andre menemukan ibu, ibu sudah seperti ini. Ibu Andre kenapa yah bu ?" kata Andre yang sangat bingung melihat kondisi ibunya saat ini.


" Kenapa Bu situ bisa sampai seperti ini " kata Aditia yang juga memeriksa keadaan Bu Siti.


Bu Siti, seperti mayat hidup yang membuka matanya tapi tidak bereaksi apa-apa, badannya dingin dan tatapan kosong, serta wajahnya yang sangat kelihatan pucat, tapi untungnya denyut nadi dan jantung Bu Siti masih berdetak.

__ADS_1


Dan saat Nissa menyentuh telapak tangan Bu Siti tiba - tiba...


" Aaakkkkhhh... " jerit Nissa.


__ADS_2