
Dan saat Nissa menyentuh telapak tangan Bu Siti tiba - tiba...
" Aaakkkkhhh... " jerit Nissa dan langsung melepaskan tangannya.
Melihat itu Aditi dan Andre sangat terkejut.
" Ada apa Bun ?" tanya Aditia dan Andre bersamaan.
" Tidak tahu Yah, Dre tiba - tiba saja tangan bunda seperti terkena sengatan listrik saat menyentuh telapak tangan Bu Siti. " jawab Nissa yang masih mengusap tangannya yang sedikit sakit.
" Mana coba ayah lihat " kata Aditia yang langsung memeriksa tangan istrinya.
" Astaghfirullah Bun, kenapa bisa seperti ini " kata Aditia setelah melihat telapak tangan Nissa yang terdapat warna hitam bundar seperti bekas terbakar.
Mendengar itu Andre juga langsung melihat apa yang Aditia lihat di tangan Nissa.
" Astaghfirullah, ko bisa seperti ini Bun ?" kata Andre yang juga sama terkejut dengan Aditia saat melihat itu.
" Bunda juga tidak tahu, setelah menyentuh tangan Bu Siti, tangan bunda jadi seperti ini, shiiiith... " sahut Nissa sambil mengusap tangannya yang terasa perih dan panas.
__ADS_1
Melihat itu seketika Andre dan Aditia langsung melihat dan memegang telapak tangan Bu Siti, dan anehnya tidak terjadi apa-apa pada mereka.
Setelah itu mereka langsung membawa Bu Siti ke tempat tidur lalu membaringkannya.
" Bagaimana ini Yah, Bun, apa yang terjadi dengan ibu Andre " tanya Andre yang panik melihat keadaan ibunya yang seperti ini.
" Ayah tidak tahu Dre, tapi sepertinya ada sesuatu yang tidak beres dengan ibumu, karena penyakit semacam ini tidak ada dalam medis, dan hanya terjadi di luar nalar saja. " kata Aditia yang langsung di anggukan Nissa.
" Lalu apa yang harus Andre lakukan, bagaimana cara menyembuhkan ibu yang seperti ini ?" tanya Andre lagi yang sangat bingung melihat keadaan ibunya.
Aditia hanya menggelengkan kepalanya tanda tidak tahu harus bagaimana, sedangkan Nissa langsung memanggil kedua sahabat gaibnya.
" Assalamualaikum " sapa Aisyah dan Fatimah yang muncul tiba-tiba di sebelah mereka.
" Astaghfirullah " kata Andre yang sangat terkejut melihat kemunculan keduanya yang tiba-tiba.
" walaikum salam " sahut Nisa yang sudah tidak terkejut lagi karena memang sudah di tunggunya.
" Ada apa Dre ?" tanya Aditia yang melihat Andre terkejut.
__ADS_1
" Tidak apa-apa yah hehehe " jawab Andre cengengesan.
" Dasar ngagetin saja, dikirain ada apa. " kata Aditia yang sedikit ikut terkejut melihat Andre terkejut.
Sedangkan Nisa Aisyah dan Fatimah hanya tersenyum saja melihat keduanya.
" Ada apa niss, tumben kamu memanggil kami ?" tanya Fatimah dan juga di anggukan Aisyah.
" Coba lihat telapak tangan ku kak, tanganku jadi seperti ini setelah menyentuh telapak tangan Bu Siti " kata Nissa dalam hati bicara pada kedua sahabat itu dan dapat di dengar oleh Andre, hanya Aditia yang tidak bisa melihat dan mendengar itu.
" Astaghfirullah, kenapa bisa sampai seperti ini niss, wah pasti ada yang tidak beres min " kata Aisyah dan juga di anggukan Fatimah.
Seketika mereka berdua langsung memeriksa tangan Bu Siti, dan anehnya mereka juga tidak merasakan apapun.
" Tidak terjadi apa-apa, dan tangan kami juga baik - baik saja setelah memegang tangan Bu Siti. Tapi kenapa tanganmu bisa sampai seperti ini niss. " kata Aisyah dan juga di anggukan Fatimah.
" Tapi melihat keadaan Bu Siti seperti ini, pasti memang sudah terjadi sesuatu dengannya tapi apa, kenapa aku tidak bisa mendeteksinya " kata Fatimah setelah melihat dan memeriksa keadaan Bu Siti.
Mereka semua bingung dengan keadaan Bu Siti yang seperti itu, apalagi Nissa ia bertambah bingung karena hanya tangannya yang seperti tersengat listrik saat menyentuh telapak tangan Bu Siti, sedangkan yang lain tidak.
__ADS_1
Saat mereka bingung dan dalam pikirannya masing-masing tiba - tiba...