
Salah satu orang yang ada di rumah itu sangat terkejut mendengarnya, bahkan sangat syok mendengar semua orang membicarakannya.
Setelah urusan Nissa dan Aditia selesai, mereka pun pamit pulang karena memang sudah agak larut malam.
Nissa dan Aditia berkunjung hanya dengan berjalan kaki, karena memang rumahnya tidak terlalu jauh dari rumah kek Agus.
Saat di perjalanan tiba-tiba Nissa merasakan hal yang berbeda.
" Kenapa Bun?" tanya Aditia karena melihat Nissa yang terus mengusap tengkuknya dan juga tangannya.
" Eng .. Enggak papa Yah " sahut Nissa tapi tetap terus mengusap
tengkuknya.
Tanpa Aditia sadari, mereka berdua di ikuti makhluk halus berbaju putih dengan wajah yang tertutup rambut panjang yang terus melayang di belakang keduanya
" Ayo cepat jalannya Yah " kata Nissa yang langsung menarik suaminya agar lebih cepat melangkahkan kakinya.
" Iya Bun, memangnya ada apa ?" tanya Aditia yang menurut saja saat istrinya itu menariknya agar lebih cepat.
Nissa tidak menjawab, tapi terus berjalan cepat sampai makhluk itu malah muncul di hadapannya
" Astaghfirullah... " gumam Nissa yang langsung berhenti.
__ADS_1
Begitu juga dengan Aditia, ia juga langsung berhenti karena sangat terkejut.
" Astaghfirullah... " gumam Adita juga yang melihat penampakan di depannya.
Hihihihihi... hihihihihi...
makhluk itu tetap berdiri sambil melayang di hadapan mereka berdua.
Sebenarnya Nissa tidak takut, tapi bulu kuduknya sudah merinding membuat Nissa merasa tidak nyaman.
Begitu juga dengan Aditia, ia juga sebenarnya tidak takut, tapi karena merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan Nissa, ia pun berhenti tepat di sebelah istrinya itu.
" Ayo Bun, kita lanjut jalan lagi " ajak Aditia yang tidak memperdulikan keberadaan makhluk itu.
Lalu mereka berjalan melewati makhluk itu yang masih tetap berada disitu dengan suara yang sangat menyeramkan.
Meskipun sudah sangat merasa merinding tapi mereka berdua tetap melangkahkan melewati makhluk itu.
Dengan langkah sedikit cepat Nissa dan Aditia berjalan menuju ke rumah kek Agus.
Suara menyeramkan dari makhluk itu terus terdengar melengking, tapi mereka berdua tidak memperdulikannya dan terus melangkah hingga akhirnya mereka sampai di rumah kek Agus.
" Assalamualaikum... " salah Aditia dan Nissa yang langsung masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
" Walaikum salam, ada apa Nak kenapa kalian seperti terburu-buru begitu ?" kata kek Agus.
" Tidak apa-apa Pak " sahut keduanya sambil duduk.
" Bagaimana, semuanya berjalan lancar ?" tanya kek Agus, sedangkan Angga dan Risa sudah tidak di kamar masing-masing.
" Alhamdulillah semuanya berjalan lancar Pak, jadi besok kita sudah siap mengatakan semuanya karena besok juga kita akan langsung mengadakan pernikahan, agar semua bisa aman " jawab Nissa yang juga di anggukan Aditia.
" baiklah, lebih cepat lebih baik, karena hanya dengan cara itu kita bisa menyelamatkan keluarga Zahra " kata kek Agus dan langsung di anggukan keduanya.
" Ya sudah lebih baik sekarang kita beristirahat, karena besok kita akan mulai sibuk mempersiapkan segalanya " kata kek Agus lagi.
" Iya Pak, kalau begitu kami istirahat dulu " kata Nissa yang juga di anggukan Agus.
" Baiklah, bapak Juga akan beristirahat sekarang. " kata kek Agus yang juga langsung menuju kamarnya untuk beristirahat.
Lalu mereka masuk ke dalam kamar masing-masing untuk beristirahat.
Di kamar Angga saat ini ia sedang beristirahat, dan di alam mimpinya saat ini Angga sedang berada di sebuah tempat yang sangat aneh.
" Tempat apa ini, kenapa aku bisa berada di sini ?" gumam Angga sambil mengamati tempat itu.
Iya terus berjalan hingga terdengar suara yang sangat keras yang mengagetkannya.
__ADS_1
HAHAHAHA.... HAHAHAHA...