
Setelah sampai di halaman rumah Bu Zahra, betapa terkejutnya mereka tiba-tiba...
Dor dor dor wuuussshhh...
Suara dentuman keras terjadi di sana, tapi hanya dapat di dengar oleh mereka yang memang bisa mendengarnya saja, seperti Angga Andre Risa dan Nissa saja, sedangkan yang lainnya tidak mendengarkan dan melihat apa.
" Astaghfirullah... Ada apa ini " kata mereka berempat yang langsung menghentikan langkahnya sebelum memasuki halaman rumah Bu zahra itu.
" Ada apa Bun, kenapa berhenti ayo cepat kita masuk nanti terlambat " kata Aditia yang memang tidak mendengar apapun.
" Eh tidak apa-apa Yah, cuma ada sedikit masalah saja, sebentar ya Yah " sahut Nissa yang langsung di anggukan suaminya.
" Nak " ucap Nissa dan langsung di anggukan Risa karena mengerti dengan apa yang di maksud ibunya itu.
Risa langsung melangkahkan lebih dulu lalu berhenti tepat di depan halaman rumah Bu zahra itu, dan seketika sekelebat bayangan muncul lagi di penglihatan Risa.
__ADS_1
Sesosok makhluk hitam besar memasang pagar gaib agar keluarga mereka tidak bisa masuk ke dalam rumah Bu Zahra, dan makhluk itu juga sudah memasang kekuatannya di dalam rumah Bu Zahra agar tidak terjadi pernikahan di dalamnya, jika masih terjadi maka pengantin wanitanya akan langsung meninggal di tempat.
Setelah itu sekelebat bayangan itu langsung menghilang dan Risa kembali sadar dari penglihatannya itu.
" Haaah... Astaghfirullah " gumam Risa pelan sambil perlahan membuka matanya.
" Ada apa Nak, apa yang sudah terjadi ?" tanya Nissa dan juga di anggukan semuanya.
" Haaah... begini Bun, Yah, kak, kek, Nek, kak Andre, Bu Siti, tadi Risa melihat... " Risa pun langsung menceritakan apa yang barusan ia lihat.
" Begitulah Bun, apa yang harus kita lakukan, sepertinya kita tidak bisa masuk ke dalam, karena akan membahayakan kak Gina kalau kita paksakan untuk masuk kedalam dan melaksanakan pernikahan " kata Risa lagi.
" Tunggu kak, urusan dengan iblis itu bisa kita urus nanti, yang penting sekarang kita selamatkan kak Gina dulu. " kata Risa yang menghentikan Angga untuk pergi ke alam gaib.
" Benar Nak, sebaiknya kita urus yang ini dulu, karena dengan begitu akan lebih mudah untuk kita mengalahkan iblis itu, karena letak kelemahannya ada pada Gina " ucap Nissa juga dan langsung di anggukan oleh yang lainnya.
__ADS_1
" Terus sekarang kita harus bagaimana Bun, masuk saja kita tidak bisa lalu bagaimana kita bisa melakukan pernikahan sekarang " kata Angga yang mulai frustasi.
" Sabar Nak, pasti ada jalannya " kata kek Agus sambil mengusap pundak cucu laki-laki nya itu.
" Bunda juga tidak tahu, harus bagaimana kita sekarang " kata Nissa yang juga bingung memikirkan semuanya.
" Begini saja, kakek dan nenek kan bisa masuk ke dalam, kakek bilang pada mereka yang di dalam agar melaksanakan pernikahan di mesjid saja, karena disana tempat paling aman untuk melakukan pernikahan, bagaimana. " Kata Risa memberi pendapat.
" Kamu benar Nak, sebaiknya begitu saja bapak sama ibu yang masuk dan kami akan menunggu di mesjid sambil mempersiapkan segalanya disana " kata Aditia yang juga langsung di anggukan mereka semuanya kecuali kek Agus dan Nek Wati.
" Baiklah kalau begitu, kami akan masuk, dan kalian semua ke mesjid lah lebih dulu, nanti kakek dan nenek akan menjelaskan semuanya " kata kek Agus.
" Baiklah Pak, kalau begitu kami ke mesjid dulu " kata Nissa yang juga di anggukan oleh yang lainnya.
" Ya sudah, Ayo Bu kita masuk sekarang " kata kek Agus dan langsung di anggukan nek Wati.
__ADS_1
Lalu mereka semua langsung menuju mesjid sedangkan kek Agus dan Nek Wati langsung melangkahkan masuk kedalam rumah Bu Zahra untuk menjelaskan semuanya.
Saat kek Agus dan Nek Wati masuk ke dalam rumah itu, semua orang sangat terkejut karena tidak melihat di mana yang lainnya dan di mana pengantin prianya.