
Mereka semua merasa lega karena kakek Agus sudah baik - baik saja, dan baru saja mereka semua lega tiba - tiba...
" Aaakkkkhhh... " jerit Gina yang tidak jauh dari mereka semua karena ia juga berasa di rumah kakek Agus saat ini bersama ibunya.
" Kamu kenapa nak ?" tanya Bu Zahra sedangkan yang lainnya langsung melihat kearah Gina semua.
" Ah tidak Bu Gina tidak apa-apa " sahut Gina yang walaupun terkejut tapi dalam sekejap ia mengembalikan kembali perasaannya.
Mereka semua pun kembali merasa lega karena Gina ternyata baik - baik saja, tapi berbeda dengan Angga entah kenapa ia melihat sesuatu yang lain pada Gina saat ini, tapi ia hanya diam saja karena mereka semua baru saja menghadapi hal yang sangat mencemaskan tadi.
Setelah melihat kakek Agus sudah baik - baik saja para warga pun kembali ke rumah mereka masing-masing.
Dah hanya tinggal Bu Zahra, dan anaknya, serta Bu Siti dengan putranya yang masih berada di rumah kakek Agus.
" Kek Agus, nek Wati dan yang lain kami pamit pulang dulu ya, semoga kakek Agus cepat sehat lagi " kata Zahra yang juga di anggukan putrinya.
__ADS_1
" Iya nak Zahra, nak Gina, terimakasih sudah menjenguk kakek " sahut nek Wati yang juga di anggukan keluarganya.
" Kalau begitu kami pamit sekarang assalamualaikum " pamit Zahra dan putrinya.
" Walaikum salam " jawab mereka semua.
" Saya juga mau pamit ke Agus, nek Wati dan yang lain. Andre kita pulang dulu nak " kata Bu Siti yang juga ikut berpamitan.
" Iya kek, nek, ayah, ibu, ngga, Risa. Saya pamit mau pulang ke rumah ibu dulu " kata Andre juga.
" Iya silahkan Bu Siti, terimakasih sudah menjenguk " sahut Nek Wati yang juga di anggukan yang lainnya.
" Andre pamit juga , assalamualaikum " pamit Andre juga.
" Walaikum salam " sahut mereka semua.
__ADS_1
Setelah itu Bu Siti dan Andre pun langsung pulang ke rumah mereka, sedangkan Nissa dan keluarganya langsung beristirahat karena merasa lelah sekali karena baru datang kerumah ini belum sempat beristirahat dan langsung berhadapan dengan makhluk yang menguras tenaga mereka.
Tidak terasa malam pun tiba, setelah makan malam dan sholat isya bersama kek Agus dan Nek Wati langsung beristirahat di kamar mereka, begitu juga dengan Nissa dan Aditia mereka berdua juga langsung beristirahat di kamar.
Sedangkan Angga dan Risa, kakak dan adik itu sedang bersantai di depan rumah sambil mengunakan ponsel masing-masing.
" Dek, kamu merasa tidak ada yang aneh dengan Gina tadi siang ?" tanya Angga
" Iya Risa merasa ko ka " jawab Risa yang memang rasakan juga.
" Kita - kira dia kenapa ya, apa yang sudah terjadi padanya ?" tanya Angga sambil memandang lurus ke kegelapan malam.
" Kalau menurut penglihatan Risa sih, sepertinya aura Gina sangat kuat, dan aura itu sangat di sukai oleh makhluk halus, ada kemungkinan ia sedang di incar jin dan sebangsanya. " jawab Risa dengan insting yang ia rasakan pada Gina.
" Ya ampun, apa jangan - jangan saat ini ia sedang mengalami masalah " kata Angga lagi.
__ADS_1
" Mungkin ka, tapi yang jelas harus cepat di Tolong dan di obati, kalau tidak bisa jadi jiwanya langsung di bawa oleh para jin dan selamanya menjadi tawanan di alam gaib sana " sahut Risa lagi yang juga melihat ke arah lurus juga ke depan sambil melihat gelap dan tenangnya suasana malam yang ada di desa itu.
Dan baru saja mereka berdua membicarakan Gina, tiba-tiba...?