Kisah Cinta Mutyara

Kisah Cinta Mutyara
Episode 16


__ADS_3

Reyhan yang sudah selesai dengan berkas dan laporan-laporan di mejanya berdiri lalu keluar dari ruangannya. Aldo sudah menunggu di depan ruangan reyhan.


"Al, kita langsung pulang saja" ucap reyhan


"Baik pak" jawab aldo


Reyhan berjalan menuju lif di ikuti aldo di belakang reyhan. Pintu lif pun terbuka sekarang mereka sudah sampai di lantai dasar.


"Al, nanti kamu jangan pulang dulu iya saya mau bicara sama kamu" ucap reyhan


"Baik pak" jawab aldo


Selelah sampai di lobby aldo langsung membuka pintu mobil untuk reyhan.


"Silahkan tuan"


reyhan mengangguk lalu masuk. Aldo menutup pintu mobil lalu membuka pintu kemudi. Aldo melajukan mobil menuju rumah reyhan.


"Tuan" panggil aldo


"Iya al"


"Tadi nyonya menelfon saya menanyakan soal nona yara, saya rasa nona lisa sudah menceritakan sama nyonya" ucap aldo


Reyhan menghela nafasnya kasar.


"Sudah saya duga al, lisa memang begitu. Baiklah al, saya akan menceritakan soal yara sama mamah dan papah" jawab reyhan


"Tapi tuan"


"Kamu nggak usah takut al" yakin reyhan

__ADS_1


"Baik tuan"


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit akhirnya mereka sampai di rumah reyhan. Satpam yang sedang berjaga langsung membukakan gerbang saat melihat mobil reyhan di depan gerbang.


"Sore tuan" ucap satpam


Reyhan hanya menanggapinya dengan senyuman. Setelah sampai di teras aldo menghentikan mobilnya lalu keluar membukakan pintu mobil untuk reyhan.


Reyhan langsung berjalan masuk ke dalam rumah. Tapi sebelum itu reyhan sudah berpesan sama aldo untuk menemuinya di ruang kerjanya 30 menit lagi.


Beruntung semua orang sedang ada di taman belakang jadi tidak ada yang tau jika reyhan sudah pulang. Reyhan langsung menaiki tangga menuju kamarnya di atas.


"Akhirnya sampai rumah juga" ucap reyhan sambil melepaskan jas serta melonggarkan dasinya.Reyhan merebahkan tubuhnya sebentar di sofa sebelum akhirnya membutuskan untuk mandi.


. . . .. .


Di ruang tamu


"Tuan muda sedang di kamar tuan" jawab aldo


"Al, boleh saya bertanya?" tanya pak bayu tapi sebelum itu sudah menyuruh aldo duduk kembali


"Silahkan tuan" jawab aldo


"Jadi siapa mutyara, kamu pasti tau kan al?" tanya pak bayu menyelidik


"Anu dia.. emm dia" jawab aldo gugup


"Al, kamu tuh sudah lama bekerja sama reyhan jadi jangan ada yang di tutup-tutupi dari kami semua" ucap pak bayu


"Sebenarnya saya tidak terlalu yakin tuan, tapi saya merasa kalau tuan muda reyhan menyukai nona mutyara" jawab aldo

__ADS_1


"Lalu" tanya pak bayu


Aldo menarik nafasnya dalam sebelum melanjutkan ceritanya.


"Kemarin setelah pulang dari kantor, tuan muda menyuruh saya mengantar ke rumah nona yara di jalan xxx. Awalnya saya tidak tau itu rumah siapa" jawab aldo


"Apa yara kekasihnya reyhan?" tanya pak bayu


"Sepertinya bukan tuan, setahu saya tuan muda baru kemarin bertemu dengan nona yara itu juga karena tuan muda hampir menabrak nona yara"


"Bagaimana dengan keluarganya?" tanya pak bayu lagi


"Keluarga nona yara sangat ramah tuan, dan kemarin malam saya dan tuan muda juga makan malam disana" jawab aldo jujur


"Iya sudah al, kamu awasi terus reyhan. Kalo ada apa-apa kamu harus bilang sama saya atau istri saya" ucap pak bayu


"Baik tuan" jawab aldo


Tiba-tiba mamah dan lisa menghampiri mereka berdua.


"Serius banget pah, lagi ngomongin apa sih?" tanya mamah lalu duduk di samping suaminya


"Nggak ngomongin apa-apa kok mah, iya kan al" meminta persetujuan aldo


"Iya nyonya, saya dan tuan tadi tidak membicarakan apa-apa" jawab aldo


30 menit kemudian reyhan keluar dari kamar menggunakan pakaian rumahannya, kaos dan celana pendek. Reyhan melihat aldo dan keluarganya ada di ruang tengah lalu menghampiri mereka.


"Al, ayo ke ruangan saya sebentar" ucap reyhan


"Baik tuan" jawab aldo lalu mengitu langkah reyhan di belakang

__ADS_1


__ADS_2