Kisah Cinta Mutyara

Kisah Cinta Mutyara
Episode 37


__ADS_3

Setelah cukup lama berbincang-bincang yara teringat sesuatu.


"Iya ampun, aku lupa kan tadi niatnya mau ke rumah siska. Gimana mau bilangnya iya nggak enak juga mas reyhan kan masih disini masa iya aku tinggal" batin yara


Reyhan yang mengerti kegelisahan yara akhirnya meminja ijin untuk membawa yara pergi, karena reyhan tau yara pasti ingin menemui siska dan menjelaskan kejadian kemarin malam.


"Pak, bu boleh kah saya membawa yara ikut dengan saya? tanya reyhan


Yara yang tidak mengerti maksud dari reyhan hanya menyernyitkan keningnya heran.


"Saya mau membawa yara menemui siska untuk menjelaskan kejadian semalam" imbuh reyhan


"Apa kamu mau pergi ra?" tanya ayah


Yara mengangguk tanda setuju.


"Sebenarnya tadi yara juga mau ijin sama ayah dan ibu kalo mau ke peegi ke rumah siska" ucap yara


"Iya sudah kalau begitu, kamu di antar nak reyhan saja" ucap pak yudi, lalu melirik ke arah reyhan


"Jaga yara baik-baik nak? imbuhnya


"Baik pak, kalau begitu kami pamit dulu" ucap reyhan lalu berdiri dan menyalami kedua orang tua yara, begitu juga dengan yara.


Setelah sampai di depan mobil reyhan langsung membukakan pintu untuk yara, yara masuk dan duduk di kursi sebelah kemudi. Sementara reyhan duduk di kursi kemudi.


Suasana di mobil menjadi hening, tidak ada satu kata pun yang terucap dari mulut mereka berdua. Mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


"Pah, mah, bagaimana bisa kak reyhan ingin menikah secepat itu. Lagi pula bukannya mereka juga baru kenal beberapa bulan lalu?" tanya lisa penasaran


"Papah dan mamah juga tidak tau pasti, katanya sih kakakmu sudah jatuh cinta saat pertama kali bertemu" jawab papah


"Ck, mana bisa begitu pah, apa kalian yakin kalau orang yang di pilih kakak sudah tepat?" tanya lisa


"Tentu saja kami yakin, papahmu sudah menyuruh orang untuk menyelidiki latar belakang keluarganya dan mereka semua orang yang baik. Mamah yakin pilihan kakakmu sudah tepat" jawab mamah


"Benar sekali, apa yang di katakan nyonya tentang keluarga yara" jawab aldo ikut menimpali


Seketika semua langsung melirik ke arah aldo. Aldo yang di dirik hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Apa aku salah bicara?" tanya aldo pada dirinya sendiri


"Emm, itu" ucap aldo


"Tinggal jawab kok apa susahnya sih kak, malah ini itu" lisa memotong ucapan aldo


"Saya tidak tau pasti, tapi yang jelas waktu saya dan tuan reyhan berkunjung ke rumahnya kami di sambut dengan hangat" jawab aldo


"Kalau begitu kapan-kapan temui aku dan calon istri kak reyhan iya ka" pinta lisa memasang wajah imutnya


"Saya tidak yakin nona" ucap aldo menunduk


"Ck, sudah berapa kali sih aku bilang nggak usah panggil nona, kak aldo kan keluarga kita. kakak juga tuh kakak lisa sama kaya kak reyhan" ketus lisa. Lisa memang tidak suka kalau aldo terus saja memanggilnya nona karena lisa sudah menganggap aldo sama seperti reyhan kakak kandungnya.

__ADS_1


"Iya al, benar kata lisa dan mulai sekarang panggil lisa dengan nama jangan nona. Dan kamu juga harus memanggil saya papah dan istri saya mamah" ucap pak bayu


Sebenarnya dalam lubuk hati aldo yang terdalam dia juga ingin memanggil mereka dengan sebutan mamah dan papah, sama seperti reyhan dan lisa. Hanya saja dia merasa tidak pantas"


"Tapi tuan" ucap aldo


Pak bayu langsung melirik aldo dengan tatapan tajam, membuat aldo langsung menunduk.


"Kali ini saya tidak mau dengar kamu menolak al, bukankah kita semua keluarga jadi bersikaplah selayaknya keluarga" ucap pak bayu tegas


"Ba.. baik tuan" jawab aldo


"Maksud saya, baik pah" aldo meralat ucapannya


"Bagus al, dan mulai sekarang kamu akan tinggal di rumah ini bersama keluargamu" ucap pak bayu


"Horeeee" lisa langsung bersorak senang mendengar ucapan papahnya, dia yakin kali ini aldo tidak akan menolak ucapan papahnya. Lisa langsung berhambur memeluk aldo


"Jadi kakak, sekarang kakak harus tinggal serumah dengan kita" ucap lisa


Aldo sangat bahagia bisa mempunyai keluarga angkat seperti mereka, dia berjanji akan melakukan apa pun untuk keluarganya.


"Iya nona, eh maksud kakak. Iya lisa"


"Lisa menyayangi kak aldo sama seperti lisa menyayangi kak reyhan" ucap lisa


"Kak aldo juga sayang sama adik kakak yang satu ini" jawab aldo malu-malu

__ADS_1


Melihat lisa dan aldo berpelukan ada perasaan bahagia di hati pak bayu dan bu erina, pasalnya ini pertama kalinya aldo memanggilnya dengan sebutan papah dan mamah.


__ADS_2