Kisah Cinta Mutyara

Kisah Cinta Mutyara
Episode 35


__ADS_3

Reyhan yang sudah sampai di depan rumah yara langsung menghentikan mobilnya. Setelah mobil berhenti reyhan turun dari mobil lalu berjalan ke arah rumah yara.


tok.. tok.. tok..


"Assalamualaikum" ucap reyhan


Tidak berapa lama akhirnya bu gina membuka pintu.


"Wa'alaikumsallam, eh ada nak reyhan"


"Iya bu, apa pak yudinya ada bu?" tanya reyhan


"Ada, mari masuk nak dari tadi kamu sudah di tunggu" jawab bu gina


Deg.. deg.. deg


Seketika jantung reyhan berdegup begitu kencang mendengar kalau pak yudi sudah menunggu kehadirannya. Reyhan langsung menjadi gugup.


Sebelum masuk ke dalam rumah yara, reyhan menghela nafasnya panjang dan menetralkan detak jantungnya terlebih dahulu.


Sampai di ruang tamu terlihat pak yudi dan dimas sedang asik mengobrol. Sesaat setelah melihat kehadiran reyhan dan istrinya pak yudi menghentikan obrolannya dengan dimas, lalu mempersilahkan reyhan duduk.


"Eh nak reyhan sudah datang, silahkan duduk nak" ucap pak yudi


"Terima kasih pak" jawab reyhan

__ADS_1


Seketika suasana menjadi hening, tidak ada obrolan di antara mereka. Sebelum akhirnya reyhan bersuara.


"Sebelumnya saya mau meminta maaf pak, bu karena sudah mengganggu waktu kalian" ucap reyhan


"Iya tidak apa-apa" jawab pak yudi


"Ada hal penting yang ingin saya bicarakan dengan ibu dan bapak, ini tentang saya dan yara" ucap reyhan serius


"Iya nak, katakan hal penting apa yang membuat kamu pagi-pagi sudah datang ke sini. Apa kamu merindukan putri saya" canda pak yudi untuk mengurangi ketegangan yang ada.


Sebenarnya pak yudi masih bingung maksud dari kedatang reyhan yang ingin menemuinya.


"Hehe bapak bisa aja, sebenarnya ada hal yang lebih penting dari itu pak" ucap reyhan


"Apa nak? katakan saja tidak usah sungkan"


Pak yudi dan bu gina saling berpandangan sebelum akhirnya angkat bicara.


"Apa kami tidak salah dengar nak?" tanya pak yudi meyakinkan


"Tidak pak, apa yang saya ucapkan tadi adalah hal yang serius" jawab reyhan


"Mungkin ini terlalu cepat karena saya juga baru mengenal yara beberapa bulan terakhir, tapi sekarang saya sudah yakin dengan keputusan saya untuk menikahi putri bapak dan ibu" imbuhnya


Pak yudi melihat ada keseriusan di setiap kata-kata reyhan.

__ADS_1


"Apa yang bisa meyakinkan kami bahwa kamu serius ingin menikahi putri kami" tanya bu gina


"Besok malam saya akan datang bersama orang tua saya untuk melamar yara" jawab reyhan


"Baiklah kami akan menunggu kedatangan kamu dan juga orang tua mu besok malam" jawab pak yudi


Mendengar hal itu reyhan bahagia, akhirnya apa yang dia impikan selama ini akan menjadi kenyataan. Menikah dengan yara, gadis yang di temuinya beberapa bulan terakhir mampu membuatnya mematahkan prinsip hidupnya yang tidak akan menikah muda.


Umur reyhan sekarang baru menginjak 23 tahun, padahal dulu dia pernah bilang akan menikah di umur yang ke 27 atau 28 tahun.


"Terima kasih pak, bu, saya sangat senang mendengarnya" ucap reyhan


"Sama-sama nak" jawab pak yudi


"Lalu bagaimana dengan kuliah yara?" tanya bu gina


"Ibu dan bapak tenang saja, setelah menikah nanti saya tidak akan membatasi yara, yara akan tetap melanjutkan kuliahnya" jawab reyhan


"Syukurlah kalau nak reyhan mengijinkan yara untuk kuliah tadinya saya pikir setelah kalian menikah yara tidak bisa meneruskan pendidikannya" ada kelegaan di setiap kalimat bu gina


"Bagi saya pendidikan yara yang utama bu, saya ingin menikahi putri ibu untuk ibadah dan saja juga tidak mau kehilangan putri ibu dan bapak, karena saya mencintai yara"


"Saya janji akan menjaga dan melindungi yara" imbuhnya


"Terima kasih nak, kami percaya sama kamu" ucap pak yudi.

__ADS_1


Pak yudi tidak menyangka akan menikahkan putri kesayangannya di umurnya yang baru menginjak 18 tahun, tapi mendengar penuturan dari reyhan pak yudi bisa bernafas dengan lega.


Semoga saja keputusannya menerima reyhan sebagai suami untuk yara adalah hal yang paling tepat.


__ADS_2