Kisah Cinta Mutyara

Kisah Cinta Mutyara
Episode 22


__ADS_3

Yara yang sudah selesai bersiap-siap langsung ke meja makan untuk sarapan. Sesampainya di meja makan yara tidak melihat adiknya dimas.


"Dimas kemana bu" tanya yara


"Dimas masih di kamar ra, mungkin tadi sehabis sholat subuh dia tidur lagi" jawab iya.


"Sudah-sudah kita makan duluan saja, nanti juga dimas akan bangun sendiri, dia kan sudah besar" ucap ayah


Yara dan ibu lalu duduk, seperti biasa bu gina mengambilkan nasi, sayur serta lauk ke piring suaminya tidak lupa ke piring yara juga. Mereka semua menikmati sarapan pagi mereka dengan sedikit obrolan.


"Kamu kok tumben udah rapih mau kemana ra?" tanya ayah


"Yara mau ke rumah siska yah, sekalian mau ke moll nonton film hehe" jawab yara


"Apa mau ayah antar ke rumah siskanya?" tanya ayah lagi


"Boleh kalau ayah tidak keberatan" jawab yara


"Kalau begitu setelah sarapan ayah akan mengantar yara ke rumah siska" ucapnya


"Terima kasih yah" ucap yara dan di angguki pak yudi sebagai jawaban.


Dimas yang sedang pulasnya tidur seketika terbangun karena sinar matahari yang lewat melalui celah jendela mengenai wajahnya.


"emmmm sudah pagi ternyata" gumam dika lalu bergegas ke kamar mandi untuk mandi, setelah selesai dimas berjalan ke meja makan menemui keluarganya yang sedang sarapan tanpa dirinya.


"Sudah bangun dim?" tanya ayah


"Sudah yah, dimas ke siangan iya yah? tanya dika

__ADS_1


"Tidak apa-apa nak, sekarang kan hari libur. Oh iya nanti kamu bantu ibu mu di warung iya soalnya mba kamu mau pergi ke rumah siskal ucap ayah


"Baik yah" jawab dimas lalu mulai memakan sarapan paginya.


. . . . . .


Di kota B


Reyhan dan aldo baru saja sampai di bandara, mereka langsung menuju pintu keluar, disana sudah terlihat supir menunggu mereka.


"Selamat datang kembali tuan" ucap supir itu


Reyhan dan aldo hanya menanggapi dengan anggukan kemudian masuk ke dalam mobil. Pak supir langsung melajukan mobil menuju villa, reyhan akan tinggal di villa selama berada di kota B.


"Al, saya mau secepatnya kita urus masalah perusahaan disini, kamu tahu kan al masa depanku sedang di pertaruhkan" ucap reyhan serius


"Baik tuan, saya akan lakukan yang terbaik" jawab aldo yakin


"Baik tuan akan saya laksanakan" jawab aldo


"Setelah semua selesai lalu apa yang akan tuan lakukan?" tanya aldo memberanikan diri


"Saya akan menepati janji saya sama yara al" ucap reyhan yakin


"janji" tanya aldo


Reyhan menghela nafasnya kecil sebelum akhirnya dia berbicara


"Semalam saya sudah menelfon yara, saya mementa dia untuk menunggu saya selama satu bulan kedepan setelah itu saya akan menemui kedua orang tuanya meminta ijin untuk melamar yara" jawab reyhan serius

__ADS_1


Aldo melototkan matanya tidak percaya dengan apa yang reyhan katakan.


"Tapi tuan, apa tidak terlalu cepat. Bukankah tun baru mengenalnya beberapa hari yang lalu" ucap aldo ragu


"Aku sudah yakin al, bukankah niat baik tidak boleh di tunda-tunda. Maka dari itu kita harus bekerja keras satu bulan kedepan, kalu kita sampai gagal aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi kedepannya" ucap reyhan


Aldo mengangguk setuju karena memang aldo juga tidak menyukai sela anak dari teman nyonyanya yang menikah dengan reyhan. Aldo begitu senang karena reyhan berniat untuk melamar yara dan segera menikah.


"Baiklah kalau itu sudah menjadi keputusan tuan, saya setuju. Sebenarnya saya juga menyukai nona yara" jawab aldo dan langsung di tatap tajam reyhan. Aldo yang menyadari tatapan reyhan sangat mematikan langsung meralat ucapannya


"Ma maksud saya, saya suka kalau tuan reyhan dengan nona yara" jawab aldo ketakutan.


"Syukurlah, saya kira kamu juga menyukai yara karena kalau begitu kita akan saingan untuk mendapatkan yara" menyuingkan senyuman


"Ti tidak mungkin tuan, saya tidak berani tua" aldo menunduk


Di tengah obrolan mereka mob berhenti tepat di teras villa. Kemudian supir berkata


"Tuan kita sudah sampai" ucapnya lalu membuka pintu untuk reyhan. Di teras sudah ada beberapa pelayan yang biasa mengurus villa kalau sedang tidak di tempati keluarga pratama.


"Selamat datang kembali tuan" ucap bi ina selaku kepala pelayan disana


Reyhan mengangguk.


"Oh iya bi, saya dan aldo akan disini selama satu bulan jadi saya minta tolong layani aldo sama seperti kalian melayani saya" ucap reyhan


"Baik tuan" jawab mereka serempak, disana ada 4 pelayan dengan tugasnya masing masing.


Setelah berbicara dengan kepala pelayan reyhan langsung ke kamar untuk mengistirahatkan badannya yang memang sudah lelah karena perjalanan dari jakarta ke kota B.

__ADS_1


Sebelum itu reyhan juga sudah berpesan kepada aldo untuk istirahat juga sebelum nantinya akan disibukan dengan pekerjaan kantor yang sudah menanti


__ADS_2