
Malam hari di rumah reyhan
Tok.. tok.. tok..
Untuk yang kesekian kalinya lisa mengetuk pintu kamar kakaknya, tapi tak kunjung di buka juga. Akhirnya lisa memutuskan membuka pintu untuk membangunkan kakaknya.
"Kak bangun, udah malam nih". Sambil menepuk-nepuk pipi reyhan
"Hem" Masih dengan mata yang terpejam
Lisa yang kesal karena kakaknya belum juga bangun akhirnya mencubit pipi reyhan dengan keras. Reyhan yang terkejut pipinya di cubit langsung membuka mata.
"Iya ampun lisa, iya iya kakak bangun nih" jawab reyhan sambil memegang pipinya yang terasa panas aktibat cubitan keras dari adiknya.
"Kak, cepatlah mandi. Di bawah mamah sama papah udah nunggu kakak untuk makan malam.
"Iya udah kamu ke bawah dulu, kakak mau mandi"
"Iya sudah kak, jangan lama-lama"
Reyhan hanya mengangguk. Lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Di meja makan
"Loh lisa, kakak kamu mana?"
tanya papah
"Lagi mandi pah"
"Iya sudah kita tunggu kakakmu dulu" Lisa mengangguk tanda setuju.
Setelah menunggu hampir 30 menit akhirnya reyhan sudah datang. Lisa yang memang sudah menahan lapar karena menunggu kakaknya mandi lalu mengomel.
"Kakak tuh mandi apa ngapain sih lama banget, nggak tau aku sudah lapar apa? Keluh lisa sambil mengerucutkan bibirnya.
"Apa sih dek, iya kakak mandi emang mau ngapain lagi" jawab reyhan.
"Maaf pah, mah nunggu reyhan lama" ucap reyhan
"Nggak papa rey, iya udah kita makan dulu" jawab papah.
__ADS_1
Tidak ada yang bersuara saat makan. Hanya ada suara dentingan sendok dan garpu. Setelah selesai makan, mereka beranjak dari meja makan menuju ruang tengah. Papah reyhan sudah tau perihal reyhan yang tiba-tiba pulang saat jam kantor sambil tersenyum pun akhirnya bertanya sama reyhan.
"Rey" panggil papah
"Iya pah" jawab reyhan
"Kata mamah sama lisa kamu tadi pulang saat masih jam kantor. Kenapa rey apa kamu sakit?" tanya papah
"Rey nggak kenapa-kenapa kok pah, hanya sedikit lelah karena beberapa hari ini banyak sekali meeting yang di adakan di luar kantor" jawab reyhan. jawab reyhan
"Iya sudah. Bagaimana perusahaan, apa ada masalah?" tanya papah
"Semuanya baik pah"
Di tengah-tengah obrolan mereka, tiba-tiba bel rumah berbunyi. Bibi yang baru selesai mencuci piring bergegas untuk membukakan pintu. Di teras rumah sudah ada aldo asisten pribadi reyhan.
"Malam bi, apa tuan reyhan ada" tanya aldo
"Malam tuan aldo, silahkan masuk tuan, tuan muda ada. tuan ada di ruang tengah" jawab bibi
Aldo lalu masuk menuju ruang tengah tempat dimana keluarga itu sedang berkumpul.
"Malam al, ada perlu apa malam-malam kesini?" tanya papah
"Saya mengantarkan laporan perusahaan yang tuan muda minta tuan" jawab aldo
"Pah, mah, reyhan sama aldo mau ke ruang kerja dulu"
"Iyah rey" jawab papah
"Saya permisi tuan" ucap aldo
papah dan mamah reyhan hanya mengangguk dan tersenyum.
Di ruang kerja
"Duduk al"
"Iya tuan" sambil duduk "tuan ini laporan yang tuan minta" menyodorkan map berisi laporan kepada reyhan.
"Terima kasih al, apa tadi setelah saya pulang ada masalah di perusahaan?" tanya reyhan
__ADS_1
"Tidak ada tuan, semua baik-baik saja" jawab aldo
"Baiklah, kamu boleh pulang al. Maaf aku selalu merepotkan mu.
"Tidak apa tuan, itu sudah kewajiban saya" jawab aldo
"Kalau begitu saya pamit pulang tuan"
"Iya al" jawab reyhan
Aldo keluar dari ruang kerja reyhan melewati ruang tengah. Di sana masih ada papah dan juga mamah reyhan, sedangkan lisa sudah ke kamar untuk tidur.
"Sudah selesai al?" tanya mamah reyhan
"Sudah nyonya, kalu begitu saya pamit pulang tuan, nyonya" pamit aldo
"Iya al hati-hati di jalan" jawab papah
Setelah berpamitan aldo keluar menuju mobil lalu melajukan mobil menuju apertemennya. Sesaimpainya di apertemen aldo langsung mandi, selesai mandi aldo merebahkan tubuhnya di kasur, tidak berapa lama aldo yang kelelahan sudah tertidur pulas.
. . . . .
Di rumah yara
Setelah selesai makan mereka berkumpul di ruang tengah. Tapi tidak dengan yara, yara memilih langsung masuk ke kamar lalu tidur. Begitu juga dengan dimas, dimas juga langsung masuk ke kamar. Hanya ada ayah dan ibu yara.
"Bu, bagaimana keadaan yara? kata ibu tadi yara hampir tertabrak mobil." tanya ayah
"Yara baik-baik aja kok yah, untunglah tadi yara di antar pulang sama nak reyhan" jawab ibu
"Reyhan, dia siapa bu?" tanya ayah. Karena seingat ayahnya yara tidak pernah dekat dengan laki-laki kecuali dika anak tetangganya.
"Dia orang yang hampir menabrak yara yah, karena tadi yara mau menolong anak kecil yang hampir tertabrak mobil nak reyhan. Syukurlah nak reyhan langsung mengerem mobilnya dan tidak terjadi kecelakaan" terang bu gina
"Syukurlah kalau begitu bu, ayah lega" jawab ayah. Iya sudah bu, sudah malam sebaiknya kita istirahat saja. Bu gina mengangguk tanda setuju dan berjalan mengikuti suaminya menuju kamar.
. . . . .
Di ruang kerja reyhan
Setelah kepergiaan aldo, reyhan mulai membaca satu persatu lembar yang tadi aldo berikan. Setelah selesai reyhan keluar menuju kamar. Di lihatnya semua keluarganya sudah tidak ada di ruang tengah mungkin sudah ke kamar masing-masing dan tidur karena sekarang sudah jam 11 malam. Sampai di dalam kamar reyhan menuju kamar mandi lalu membersihkan diri dan mengganti pakainya dengan piyama. Setelah itu reyhan yang sudah mengantuk langsung tertidur.
__ADS_1