Kisah Cinta Mutyara

Kisah Cinta Mutyara
Episode 39


__ADS_3

Siska dan bu amel sudah berada di ruang tamu, seketika yara langsung berdiri dan memeluk sahabatnya sambil menangis sesegukan.


Siska tak kuasa melihat yara menangis, dia berfikir kejadian semalam bukanlah kesalahan yara. Akhirnya siska pun imut menangis di pelukan yara.


Setelah merasa lebih tenang akhirnya siska melepaskan pelukan yara dengan perlahan. Setelah pelukan terlepas, tanpa bersuara siska menuntun yara untuk duduk di sebelahnya.


Hening beberapa saat hingga akhirnya siska bersuara.


"Aku tidak apa-apa ra" ucap siska untuk pertama kali


Yara yang tadinya menunduk langsung mendongak menatap nanar sahabat disebelahnya. Yara tau bahwa sekarang siska sedang tidak baik-baik saja. Terlihat dari siska yang memaksakan diri untuk tetap tersenyum.


"Maafin aku sis" ucap yara, menggenggam tanggan siska


"Kamu nggak perlu minta maaf ra, semua ini bukan salah kamu" ucap siska menenangkan yara


"Tapi sis, semua ini tidak terjadi kalau dika tidak mempunyai perasaan sama aku. Maafin aku sis sudah membuat kamu kecewa"


"Kita tidak bisa menentukan orang yang kita cintai ra, jika dika mencintai kamu maka aku akan berusaha mengiklaskannya untukmu" ucap siska tulus. Walau dalam hatinya merasakan sesak yang teramat sangat tapi dia tidak menunjukannya di hadapan semua orang.


Melihat ketulusan hati anaknya bu amel merasa sangat terharu, walau pun siska pernah berkata bahwa dia sangat mencintai dika, tapi demi persahabatannya dengan yara dia rela melepaskan dika.


"Dika sudah salah mengartikan kedekatan kami selama ini sis" ucap yara

__ADS_1


"Kalau kamu bahagia aku juga ikut bahagia ra" jawab siska


"Nggak sis, aku nggak cinta sama dika. Selama ini aku hanya menganggap dika seperti kakak ku saja tidak lebih" ucap yara meyakinkan siska


"Kamu tidak perlu berbohong hanya untuk menenangkan aku ra" ucap siska menunduk


Mendengar itu reyhan yang tadinya hanya diam lalu angkat bicara.


"Yara memang tidak mencintai dika sis" ucap reyhan tiba-tiba


Seketika siska langsung menatap yara dan reyhan secara bergantian. Melihat tatapan bingung siska akhirnya yara memberanikan diri untuk menjelaskan rencana pernikahannya dengan reyhan.


"Aku mencintai mas reyhan sis" ucap yara menunduk menahan malu.


"Hah" hanya itu yang bisa mewaliki keterkejutan siska. Siska menatap yara dengan tatapan menuntut jawaban.


Melihat tatapan siska, yara menarik nafasnya dalam lalu mulai berbicara.


"Aku mencintai mas reyhan sis dan kami berencana akan segera melangsungkan pernikahan" ucapnya


"Sejak kapan kamu mulai mencintai kak reyhan, padahal kamu kan baru kenal beberapa bulan lalu dan kenapa kamu langsung menerima ajakan kak reyhan untuk menikah. Bagaimana dengan kuliah kamu, bukankah kamu punya banyak sekali impian ra" tanya yara bertubi-tubi


Sejenak siska melupan kesedihannya karena mendengar penuturan yara yang mengatakan akan segera menikah dengan reyhan.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan siska yang begitu banyak membut yara tersenyum lebar.


"Setelah apa yang terjadi tidak ada sedikitpun siska menyalahkan atau membencinya. Padahal yara tau kalau siska sudah mencintai dika sejak lama" batinnya


Yara senang dengan pertanyaan bertubi-tubi yang siska ucapkan, karena siska masih mengingat apa saja impian yara selama ini. Yara lalu memeluk siska sangat erat.


Setelah beberapa saat mereka berpelukan akhirnya yara melepaskan pelukannya.


"Jawab pertanyaan aku ra?" ucap siska


Reyhan dan bu amel hanya diam melihat dan mendengarkan dua sahabat yang sedang beragumen.


"Iya sabar satu-satu dong nanyanya" ucap yara


"Okeh. Pertama sejak kapan kamu mulai mencintai kak reyhan?" tanya siska lalu melirik ke arah reyhan


"Aku juga tidak tau sis, cinta tumbuh seiring berjalannya waktu. Setelah kepergian mas reyhan ke kota B aku selalu merasa kesepian" jawab yara jujur


"Kenapa kamu ingin cepat menikah padahal kamu kan baru lulus SMA"


"Emmm itu" ucap yara menggantung membuat siska penasaran.


"Atau jangan-jangan kamu" siska menatap reyhan dengan tatapan tajam seperti ingin membunuh saja.

__ADS_1


__ADS_2