Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku

Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku
Episode 14


__ADS_3

Agis pergi kesebuah Bar yang dekat dengan perkantorannya, sekitar 3m dari kantor.


Dia melampiaskan kemarahannya dengan, sebotol minuman amarahnya meluap, antara Kecewa dan benci dalam hati Agis bergejolak.


dalam batinnya mengumpat kata-kata untuk Melda.


Lelah dia bermain api dengan gadis-gadis di Bar dan meminum-minuman keras, diapun mengambil Hp disakunya.


"Ris, jemput gue diiii Bar se..belah Kantor. Luuuu taaaukan?". Mematikan telfon sambil berjalan keluar Bar.


Ternyata Agis menelfon Risma, tak lama kemudian Risma datang mengendarai motornya. matanya menyusuri lingkungan Bar.


matanya tertuju pada laki-laki yang terduduk disamping Tembok bar, kepalanya bersenderkan tempat sampah.


Rismapun berlari menuju laki-laki tersebut, Risma tercengang melihat keadaan Agis. Dia sempat iba lalu, Risma deng sebisanya membantu Agis naik ke motornya.


"Lu kenapa sih gis, kok kayak gini." Tanyanya namun Agis sudah tak mendengar pertanyaan Agis.


Agis mengigau menyebut nama Melda, Risma hanya berdiam tak bergeming tak ada perasaan curiga juga.


Akhirnya, Risma membawa Agis ke rumahnya.

__ADS_1


Risma dirumah tinggal sendiri, karena keluarganya ada diluar kota. Risma hanya punya 1 saudara namun, sudah Menikah dan tinggal bersama istrinya.


Sampainya di rumah Risma, dia membantu Agis masuk ke dalam kamar tamu. Risma meletakkan tangan Agis diatas bahunya, dengan susah payah Risma menidurkan agis diatas ranjang.


"Mel, Lu hebat. Lu sutradara......" (Tertidur lagi) Agis mengigau lagi dan lagi-lagi menyebut nama melda.


"Melda? sutradara? Apa sih maksud agis". BRisma bingung dengan igauan Agis, diapun membuka sepatu Agis dan melepaskannya.


Setelah melepaskan sepatu Agis Risma menyelimuti tubuh Agis, Agis kembali mengigau menyebut Nama Melda


"Gis...gis Lu sebenarnya kenapa sih?" Lagi-lagi Risma tak digubris.


Saat Risma akan keluar kamar, Agis tiba-tiba menarik tangannya.


Sampai Risma jatuh ke dada Agis. Risma ingin lari, dia takut kalau diapa-apain Agis. Keringat bercucuran diwajah Risma.


"Gis...sadar gis jangan giniin gue. Gue emang cinta sama Lu tapi, lepasin Gue!! Teriak Risma.


Namun, Agis tak mendengar ucapannya. Agis tetap melanjutkan lagi, dia menindih tubuh Risma. Membelai wajah Risma, Risma hanya pasrah dengan deraian air mata.


Risma ingin berlari namun, tak bisa kakinya ditindih Agis. Akhirnya agis, melanjutkan Aksinya yang tak sadar ia lakukan.

__ADS_1


Malam ini Agis berhasil membuat Risma memberikan bunganya.


Jam terus berdenting hingga pukul 12 Agis tetap melanjutkan Aksinya, dia ***** bibir Risma. Risma terkesima dengan ciuman pertamanya dengan Agis, Agis menjilati Pipi,telinga sampai dada Risma.


Dia memainkan payudara risma dengan tangannya yang Berotot.


Sampai pada puncaknya, Agis bermain dengan ganas. dia mencengkeram bahu risma sampai membekaskan Luka, memberi bekas ciuman di dada Risma.


Agis meremas-remas Payudara Risma dengan tangannya yang kekar.


"Uuuhhh....Eeeehh...Huhhh..." Desah Risma menahan kenikmatan dari Agis.


Tangan Risma meremas Kasurnya sampai otot-otonya terlihat.


Akhirnya, permainan Agis selesai. diapun terbaring lemas disamping Risma. nafasnya ngos-ngosan. Risma yang sedari tadi menahan Nafsu Agis akhirnya tergeletak diatas ranjang memejamkan matanya.


Merekapun tertidur diranjang dengan berpelukkan, Tak mengenakan pakaian. Hanya selimut yang menutupi tubuh 2 insan yang sudah terselesaikan nafsunya.


➡️Please Like and komen ya


Biar author tambah semangat.

__ADS_1


⏩✳️ jangan lupa bintangnya juga


Terimakasih!!!


__ADS_2