Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku

Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku
Episode 60


__ADS_3

Renaldi telah sampai dirumah sakit dia kembali menunggui Merry yang tak kunjung sadar dari tidurnya Renaldi membelai lembut rambut pirangnya membisikkan sesuatu ditelinga Merry "Cepatlah bangun sayang, aku berjanji akan menikahimu secara syah karena, aku sudah tau rencana ayahku" kata Renaldi dengan geramnya karena mengingat apa yang ayahnya rencanakan.


Lain halnya dengan Melda yang terbujur kaku dimeja duduknya, dia melihat Risma yang bergelayut manja dipelukkan Pak Leo, Melda sempat mendengar pembicaraan mereka sekilas saat tadi mereka melintas didepan ruangan Melda. 'Kontraknya aku perpanjang' kata-kata itu begitu terngiang ditelinga Melda, 'Maksudnya apa ya, kontrak apa yang mereka perpanjang atau mu gkin urusan bisnis?' tanya Melda pada dirinya sendiri


"Duuuuuuaarrrr......." tiba-tiba Fitri yang melihat Melda tengah melamun masuk dengan mengagetkannya


"Apaan sih, aku lagi mikir ini jangan diganggu dong ahhh....." kata Melda sambil berlalu pergi meninggalkan Fitri diruang kerjanya selang beberapa detik Melda kembali menghampirinya "Eh fit, bukannya kamu kemaren mau cerita tentang bagaimana pertemuan risma dan Pak leo ya? terus bagaimana dengan agis yang sudah sukses sehabis bercerai dengan Risma?"


"Sini-sini, jangan keras-keras bicaranya bagaimana kalau kita bicarakan hal ini dikantin saja kebetulan udah waktunya jam makan siang, aku laper" kata Fitri sambil mengelus perutnya.


Setelah itu mereka berdua memutuskan pergi ke kantin, memesan makanan lalu duduk di meja yang agak jauh dari keramaian pegawai lainnya.

__ADS_1


"Gini loh mel, kata siapa Risma dan Agis bercerai?" tanya Fitri membuka pembicaraan


"Yaaa..... ... dari denger-denger sih" Melda tidak mengaku kalau dia bertemu dengan Agis 2minggu yang lalu


"Agis dan Risma belum bercerai kalaupun agis yang menceritakan itu semua untuk mendomplang popularitasnya, untuk mendapatkan uang dari pak leo eghm... makan dulu saja" mata Fitri tiba-tiba berkedip sebelum ia melanjutkan ceritanya, ternyata ada susi karyawan yang suka mengadu domba sesama pekerja.


Akhirnya, Melda dan Fotri terpaksa berhenti tidak melanjutkan ceritanya setelah dirasa jam makan siang sudah selesai merekapun kembali ke mejanya masing-masing kembali bergelut dengan berkas-berkas yang harus diselesaikan hari itu juga. Saat akan masuk kedalam lift ternyata didalam lift ada Risma mau bagaimana pun juga Risma adalah bekas sahabatnya dulu diapun menyaoa dengan penuh ragu "Hay...." kata Melda namun tak ada jawaban dari Risma melainkan sebuah senyuman yang dibuang, Melda begitu sakut melihat perlakuan sahabatnya tersebut Fitri yang melihat kelakuan Risma nampak tidak suka "Naik tangga aja biar cepat" Fitri menyeret lengan Melda menuju tangga darurat


"aku tahu tapu kan dia tetep temen kita kan fit" bela Melda


"Tahu ah, ngomong sama kamu tuh susah" berlalu mendahului Melda

__ADS_1


Fitri terlihat kesal pada Melda yang susah diatur untuk tak lagi menyapa Risma, karena sekarang dia bukan Risma yang dulu lagi tiba-tiba Fitri menabrak Pak leo karena dia berjalan tanpa melihat sekeliling "Ma...maaf pak, saya tidak lihat" kata Fitri sambil cegar cengir


"sudahlah, bukannya waktu jam makan siang sudah selesai?" Kata leo


" iya Pak, ini saya mau kembali ke ruang kerja saya" jawab Fitri dengan kepala tertunduk


"Lift disebelah sana rusak?" tanyanya lagi


"Yaaa.... ingin sedikit olahraga saja pak biar lemak turun heheh..." belanya


Pak leo hanya menggeleng kepala melihat kelakuan aneh karuawannya yang satu ini, dari belakang nampak Melda yang tercengang melihat pak Leo menatapnya tajam diapun buru-buru masuk keruang kerjanya dan menghadap komputernya berusaha untuk tidak menoleh sedikitpun.

__ADS_1


__ADS_2