
Tepat pukul 3 sore mereka sampai dipenginapan, tampak suasana penginapan sepi. Melda melangkah mengikuti Pak Renaldi dibelakang.
"Ini penginapan punya saya, dan tidak disewakan. Jika saya ada tugas disini biasanya langaung tidur dan beristirahat ditempat ini." Kata Re seraya berhenti menjelaskan pada Melda.
"Iya Pak, kamar saya disebelah mana?". Tanya Melda
"Nanti kamu lurus saja, lalu belok kanan. Kamar mandi ada didalam kamar". Jawab Re sambil pergi melihat-lihat ruangannya sudah dibersihkan apa belum. Oleh pengurus rumah
Sampainya didalam kamar, Melda langsung merebahkan badannya dikasur. 'Ya tuhan besar sekali ruangan kamar ini, Badanku rasanya capek sekali' Batinnya, tak terasa dia terlelap dengan memakai baju kantornya.
Setelah perjalanan yang cukup melelahkan mungkin jadi, dia tidak sampai bersih-bersih badan.
Sampai malam haripun tiba, Re mengetuk pintu kamar Melda.
'Tok tok tok'
"Mel, aku bawain sate sama nasi ini."
Panggil Re namun tak ada jawaban. Akhirnya diapun langsung masuk tanpa basa-basi, Melihat Melda yang tengah tertidur Re sangat iba, diapun menaruh makanan diatas meja samping tempat tidur.
'Melda' Gumamnya dalam hati sambil menggeleng kepala. Lalu menutup pintu kamar Melda sampai tidak bersuara agar tidak mengganggu tidurnya.
__ADS_1
Tepat pukul 7 Meldapun bangun, dia bergegas ke kamar mandi karena dari sore dia belum mandi.
"Ya tuhan, aku tadi ketiduran." Katanya sambil menepuk kepalanya.
Selesai mandi ia langsung mengambil Handponenya. Dia kaget melihat bungkusan di atas meja sebelah temlat tidur.
"Apaan ini." Tanyanya pada dirinya sendiri
'Sate dan nasi dari siapa, mungkin kah Pak Re? Tapi kapan dia masuk apa sewaktu aku tertidur? Ah entahlah aku makan saja' Gumamnya, lalu menyantap Sate dan nasi tadi.
Selesai makan Melda ingin menikmati suasana malam dibelakang rumah, dia melihat Pak Re sedang berenang di kolam belakang. Melda mengamati dari kejauhan
Ternyata Re melihat dari kejauhan bahwa dia tengah di amati oleh Melda. Lalu dia keluar dari kolam dan memakai handuk bajunya, Pergi menghampiri Melda.
"Iya gak papa". Berlalu pergi kedalam rumah untuk mandi dan berganti pakaian.
'Disini udaranya segar banget, beda dengan dirumah apa karena banyak polusi udara ya' Batinnya dalam hati
Video call masuk didalam Hp melda, ternyata itu Ibuknya.
"Ibuk, Nadin udah sampai ya."
__ADS_1
"Sudah kok, tadi siang dia sampai Nak. Kamu gimana sudah makan?". Tanya ibu Melda
"Sudah kok buk, Bos Melda baik orangnya. Ini melda lagi jalan-jalan diluar rumah buk, bosen dikamar mulu."
"*Oh iya Nak, ink Nadin mau bicara penting katanya."
"Iya buk Hp nya kasihkan ke Nadin aja."
"Eh kak tadi Gue ketemu sama Kak Agis, dia jalan sama Temen kakak siapa itu......(Berfikir sejenak) Ris...risma kak. iya Kak Risma".
"Masak sih, kamu ketemu dimana?".
"Tadikan aku pas kebetulan kerumah Ela temen SMA aku, gak sengaja ketemu gitu ditaman deket rumah Ela. Kayaknya mereka pacaran deh Kak."
"Ya biarin aja hhhh. Udah dulu ya kakak capek mau tidur dulu lagian juga udah malem."
"Iya kak*."
Akhirnya, Melda menutup Video call dari Adiknya dan pergi ke dalam rumah masuk kedalam kamarnya.
Dia sempat melirik jelas kedalam kamar Pak Re yang pintunya membuka sedikit, Pak Re sedang menghadap ke laptopnya.
__ADS_1