
Merry tak menghiraukan acara wedding Renaldi, itu tidak penting baginya karena, calon istrinya bukan dia. Kalaupun dia mungkin Renaldi tak se santai hari ini
Setelah selesai makan Merry kembali ke gedung prewed untuk melihat Renaldi sudah selesai foto apa belum, tampak disana Melda dan Re masih berfoto ria dengan pose Melda memeluk Re dan Renaldi memandang rambutnya
Merry seketika meluap dia tampak tak suka melihat Renya disentuh oleh wanita lain, diapun duduk dan meminum air yang sudah disediakan dari pihak Wedding.
Setelah lama menunggu akhirnya, Renaldi dan Melda selesai berfoto dan merekapun berganti pakaian masing masing diruang ganti.
Merry seketika masuk kedalam ruangan Renaldi yang akan berganti pakaiannya, dia menarik lengan Renaldi ia dekatkan wajahnya ke wajah Renaldi dia sudah tak menggubris semua mata memandangi kelakuannya itu.
Renaldi yang diperlakukan Merry seperti itu menjadi tidak suka, seketika Renaldi membanting tangan Merry supaya lepas dari peganggannya.
"Apa apaan kau Re!!!" Teriak Merry
membuat semua pihak Make up yang tengah sibuk berhenti seketika, dia melihat merry sinis dan berfikiri yang bukan bukan.
__ADS_1
Renaldi tiba tiba membungkam mulutnya dengan telapak tangannya, "Jangan lakukan apapun, jika kau marah dirumah saja nanti" Kata Renaldi seraya berbisik lembit agar tidak menimbulkan kemarahan dalam hati Merry.
Setelah selesai melepas pakian Renaldi menghampiri Melda yang sedang dihapus make upnya, "Eh Mas kamu sudah selesai" Melirik Renaldi yang datang dengan dibuntuti Merry
"Sudah dong, kenapa dihapus kau tampak cantik dengan make up itu" Kata Renaldi membuat Melda malu seketika.
Ucapan yang Renaldi lontarkan dengan tak sengaja membuat Merry cemburu berat, dia mencubit punggung Renaldi sehingga membuat Renaldi meringis menahan sakitnya.
"Aku tunggu diluar saja sayang disini pengap" Kata Renaldi sambil mengelus pipi Melda lalu beranjak pergi keluar.
Dengan Cepat Merry mengikuti Renaldi, membuat mata tukang rias melirik sinis.
"Aku juga tidak tahu, tapi sepertinya itu keluarga dari Renaldi mbak" jawab Melda sambil melihat wajahnya dikaca.
"Selesai mbak" Kata perias tersebut dengan melihat wajah Melda seperti kagum
__ADS_1
"Terimakasih ya mbak, sudah menyuport prewed kami selebihnya sangatbm bagus dan baik" kata Melda memuji Perias tadi dan pergi keluar menyusul Renaldi
Melda yang Melihat Renaldi tengah duduk bermain handponnya dan Merry juga duduj disebelah kursi Renaldi.
"Ayo mas pulang" Ajak Melda seketika membuyarkan suasana hening
"ayo" Jawab Renaldi seraya berdiri dan mengimpan handponennya disaku celana
"Mel, aku ingij perkenalkan kamu dengan seseorang" Kata Renaldi seraya membukakan pintu mobil lalu, Melda masuk dan duduk
Renaldi juga masuk kemobil dia melajukan mobilnya.
"Mel, ini adik sepupuku yang kuliah diamerika Merry. Dia sengaja datang kesini sebelum pernikahanku dimulai karena, nanti dia aku suruh bantu bantu disini" Kata Renaldi memperkenalkan Merry pada Melda
"Oh hallo, Aku Merry" Kata Merry mengulurkan tangan dan menyapa Melda sok akrab
__ADS_1
"Iya, aku Melda" Jawab Melda dengan menjabat tangan Merry lembut.
Merry melihati wajah Melda dengan muka sinis karena, wajahnya yang lebih cantik dari Merry juga polos dia berfikir kenapa harus perempuan secantik ini yang dinikahi Renaldi, dia takut suatu saat Renaldi akan berpaling darinya.