Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku

Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku
Episode 27


__ADS_3

Mulai sekarang Melda belajar untuk hiduo mandiri tidak menyusahkan orang lain, dia tahu karena, sahabatnya sekarang sudah tidak seperti dulu lagi.


Pelan-pelan Melda melupakan Risma, sebenarnya dalam hati kecilnya ingin tahu apa yang terjadi antara Risma dengan Agis.


Tapi kenyataannya, Melda menepis keingin tahuannya. Dia berfikir lebih baik diam karena, apa yang pernah dia lihat waktu itu. Sudah lebih menjawab setengah pertanyaannya.


Sampainya di kantor melda langsung masuk kedalam ruangan, dia tidak bisa membohongi dirinya. Inginnya langsung masuk kedalam ruangannya. Namun, matanya terus tertujh pada ruangan Risma yang sudah 1minggu lebih kosong begitu juga meja Agis.


Karena, meja Risma dan Agis saling berhadapan. Hanya tersekat tembok sedikit.


Batinnya, bertanya 'Kenapa mereka berdua, sudah lama tidak masuk kerja' Tapi lamunannya berhasil dikagetkan oleh Renaldi dari belakangnya.


"Mel, kok ngelamun" tanya Renaldi sambil menepuk bahunya.


"Eh,Pak Re mengagetkan saya" Jawab Melda teroeranjat dari lamunannya.


"Apa yang kamu fikirkan, oh.... saya tahu" Kata Renaldi sambil melirik kearah meja Risma dan Agis dengan menjentikkan jarinya.


"Risma 2hari yang lalu mengundurkan diri, Mel dan Agia ambil cuti 2minggu karena, ada keperluan katanya" Kata Renaldi

__ADS_1


"Apa??? Risma risegn dari kantor" Melda kaget, kenapa sahabatnya itu tiba-tiba risegn dari kantor tanpa mengabarinya.


"kamu tidak tahu, kalau Risma sudah risegn dari sini" Tanya Renaldi pada Melda yang melongo


Melda hanya menggeleng kepala.


"Mas re, aku ingin tahu kenap Risma mengundurkan diri dari kantor secepat ini?" Tanya Melda pada Renaldi.


"Kalau kamu ingin tahu, mari kuantar kerumahnya" Ajak Renaldi pada Melda


"Sungguh?" Tanya Melda lagi


Re lalu menarik tengan Melda menuruni anak tangga, dengan PDnya Renaldi menggandeng tangan Melda.


Sampainya di depan pelataran kantor, Mwlda menunggu Renaldi mengambil motornya di parkiran.


Tak lama Renaldi datang dengan Mobil sportnya, Meldapun masuk kedalam mobilnya.


"Hari ini banyak mata aneh memandangi kita Mas" kata Melda sambil menunduk malu.

__ADS_1


"Kenapa? aku menghiraukan mereka, yang terpenting adalah kamu Melda" Jawab Renaldi tenang, sambil mencolek hidung Melda.


"Tapi Mas, aneh saja mereka mengira aku yang kecentilan padamu" Kata melda


"Syuuutttt!!!! Bisa diam, saat aku menyetir" Jawab Renaldi sambil melihat melda.


Akhirnya, melda diam melihat Renaldi yang fokus menyetir mobil. Dia menancapkam gasnya dengan cepat suapaya cepat sampai dirumah Risma


Sampainya dirumah Risma, renaldi dan Melda turun. Rumah Risma sepi tak ada satupun orang yang berkeliaran, pintu rumah ditutup rapat.


'Keman semua orang, kok sepi gini' Batin Melda, lalu Renaldi mengetuk pintu. Tak ada sahutan dari dalam, melda mencoba melihat dari balik jendela didalam sepi tak terlihat satupun keluarga Risma.


"Cari siapa mbak?" tanya Seorang tetangga samping rumah Risma.


"Eh, cari Risma buk tapi, kok rumahnya sepu gini ya" jawab Melda


"Iya, mbak Risma dan suaminya sudah pindah 5hari yang lalu dan ayah ibunya tinggal diluar kota mbak" Kata ibu tadi


"Ohh... Yasudah terimakasih buk" Jawab Melda

__ADS_1


Lalu melda mengajak Renaldi pergi dari rumah itu, di dalam mobil Melda terdiam entah apa yang ia fikirkan. Sampai tidak fokus saat Renaldi mengajaknya bicara.


Sampai, renaldi mengehentikan mobilnya disebuah rumah kecil entah itu milik siapa. Melda terdiam melihat keanehan Renaldi yang tiba-tiba berhenti didepan rumah itu.


__ADS_2