Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku

Kurelakan Kekasihku Demi Sahabatku
Episode 54


__ADS_3

Didalam mobil Melda memikirkan tentang pembicaraan Renaldi tadi, "Apa coba maksudnya, memperalatku agar mendapatkan saham dari ayahnya?" Melda kembali bertanya kepada dirinya sendiri


"Mbak Melda kita sudah sampai kantor" kata Anton


"ohhh... iya Mas anton tunggu sebentaaarrrr aja ya......" pinta Melda lagi kepada anton


"siyap bos" Melda hanya menggelngkan kepala melihat kelakuan anton yang super aneh itu.

__ADS_1


Melda cepat-cepat keruangannya, membuka komputernya dan mengecek biodatanya dikantor tersebut. Mengirim sebuah email kepada Renaldi yang berisikan pengunduran diri dan kedua Melda mengirim email yang berisikan semua kepalsuan yang telah Renaldi buat


**Isi Email Melda


*To: Renaldirahardian@yahoo.com


Mohon maaf Pak re/Renaldi calon suamiku, aku mengundurkan diri bukan karena aku tidak ingin lagi bekerja dikantormu sebenarnya ada hal lain yang ingin aku pertanyakan, dan itu semua membutuhkan jawabanmu tapi, aku sekarang sadar buat apa aku menunggu jawaban darimu kalau aku sudah melihat jelas jawaban atas semua pertanyaanku. Mulai dari atas dasar apa kamu menikahiku? dan dari keluarga mana Merry kok bisa jadi sepupumu? dan itu semua sudah terjawab, Merry bukanlah sepupumu melainkan kekasihmu.

__ADS_1


Ya, aku tahu segalanya kini mataku telah terbuka siapa dirimu sebenarnya aku sudah tahu, memang benar aku ini hanyalah gadis Bodoh dan sebutan itu memang cocok untukku :) karena aku tidak tahu siapa kamu sebenarnya dan langsung setuju untuk kamu nikahi.


Terimakasih atas segala hal yang sudah kamu berikan untukku, dan maaf untuk yang terkhir kalinya aku tidak ingin melanjutkan pernikahan ini. Dan ini cincin yang waktu itu kamu berikan padaku kusimpan dilaci meja kantormu dan selamat tinggal.


Untuk kamu Merry tolong jaga baik-baik Renaldi, dan Ya.... jangan bohongi ayahnya Renaldi karena laki-laki itu begitu polos dan Baik. :')


Setelah mengirim Email itu, Melda keluar dan pergi keruangan Renaldi untuk menaruh cincinnya di laci meja. Dia melihat foto keluarga Renaldi yang begitu bangga kepada Renaldi, lalu Melda menutup kembaki laci itu dan pergi keluar.

__ADS_1


Banyak mata yang melihat Melda keluar dengan menahan tangis itu semua terlihat dari rautan wajahnya yang begitu merah, seakan dunia ini menertawainya sampai-sampai dia harus pergi dari pekerjaannya dan dari kota itu, tapi itu semua atas kemauan Melda bukan kemauan orang lain. kali ini Melda mengerti dan tentang Renaldi Melda akan menguburnya dalam-dalam dia akan menyambut masa depan yang baru dengan tinggal dikota lain dan bekerja dikantor yang lain. Fikiran Melda tiba-tiba teringat oleh Fitri temannya kuliah dulu selain Risma diapun menghubunginya dan bertanya apa ada lowongan pekerjaan ditempatnya bekerja saat ini.


__ADS_2