Le P.A.C.S

Le P.A.C.S
Part 11B


__ADS_3

Sesaat setelah obrolan mereka berhenti, pesanan mereka sudah datang, seorang pelayan pria sedang menata beberapa jenis makanan di atas meja mereka, entahlah mereka ini manusia atau babi, mereka memesan banyak jenis makanan padahal mereka hanya berdua


"Apa ada tambahan lagi tuan?"


"Do you want wine?" Minseok mengangguk setuju, tidak lengkap rasanya saat kamu berkunjung ke lestoran italy tanpa wine di samping piringmu


"Bisa berikan kami satu botol cabernet sauvignon?" Pegawai itu mengangguk, ia mengatakan tunggu sebentar, dan 1 menit kemudian ia datang dengan sebotol wine di tangannya , ia menunjukkan kepada myungsoo jika wine yang ia pesan sudah benar lalu membacakan deskripsi dari wine tersebut, dan saat myungsoo mengatakan jika pesanannya sudah benar, pegawai itu mulai membuka tutup wine dengan cork *alat pembuka tutup wine, cmiiw* pegawai itu menuangkan wine tersebut ke gelas wine milik myungsoo serta minseok setelah terisi setengah ia membungkuk sedikit lalu pergi


Mereka makan dengan lahap, dengan sesekali membicarakan hal random


"Ah iya , bagaimana dengan gadis 250 juta? Kau tidak menceritakannya padaku, apa ia benar-benar masih virgin?" Mendengar pertanyaan minseok yang tiba-tiba membuat myungsoo kesal, kenapa temannya itu kembali mengingatkan seseorang yang dengan susah payah berusaha ia lupakan


"Sialan , aku sempat tidak percaya gadis itu masih virgin, ku kira dia hanya ingin membohongi seisi club"


"Dan ternyata? Ia benar-benar masih virgin?" Tanya minseok lagi dengan ekspresi terkejut yang di jawab anggukan oleh myungsoo


"Benarkah? Luar biasa gadis itu, bagaimana bisa ia menjaga asetnya sampai seusia sekarang dengan pergaulan yang seperti sekarang serta dengan wajah secantik itu" membayangkannya saja minseok tidak bisa, bahkan ia sendiri first time di usia 18 tahun


"Ya.. memangnya kau tau berapa usianya?kau berbicara seolah kau sudah tau dia usia berapa" myungsoo meneguk sedikit winenya yang baru saja di isi kembali oleh pelayan lainnya


"Tidak sih, tapi kelihatannya dia berusia 20tahunan kan? Bukan seorang minor lagi" myungsoo mengangguk setuju, wajah suzy masih tergolong muda hanya saja waktu itu wajahnya sedang full make up, sehingga membuatnya sedikit terlihat dewasa, walaupun di mata myungsoo ia masih terlihat muda dan ...... imut , kenyataan yang sebenarnya tidak ingin myungsoo akui


"Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, first kissnya denganku?" Minseok tersedak minumannya saat mendengar penuturan temannya tersebut, entah hanya menurut minseok saja atau memang seperti itu, ekspresi wajah myungsoo seolah menunjukkan ekspresi bangga serta puas, mungkin karena ia telah berhasil menjadi orang pertama bagi gadis itu? Entahlah


"Yang benar saja? Wanita seperti dia? Dia berbohong mungkin" myungsoo menggelengkan kepalanya yakin


"Tidak, bahkan dia sangat kaku membalas ciumanku"jawab myungsoo sembari berdecak sebal mengingat betapa kakunya suzy menbalas ciumannya


"Tubuhnya bagaimana? Apa sesempurna wajahnya? Kelihatannya sih tubuhnya sempurna" mendengar pertanyaan temannya membuat myungsoo kembali membayangkan tubuh suzy, tubuh mungil yang sangat pas untuk dipeluknya, bentuk payudara sempurna yang sangat pas di tangannya, bahkan kehangatan dirinya yang sangat pas di tubuh myungsoo, myungsoo kembali berdecak sebal karena lagi-lagi ia membayangkan tubuh suzy , yang pada akhirnya membuat tubuhnya panas, perasaan manusiawinya kembali muncul


"Sialan, aku jadi membayangkan tubuhnya lagi" sedangkan temannya itu hanya terkekeh melihat sohibnya sedang memasang wajah frustasi


"Apa tubuhnya sangat bagus?"tanya minseok lagi , ia bukan sengaja menanyakan hal tersebut tapi itu murni karena ia penasaran

__ADS_1


"Bukan bagus lagi, setiap jengkal tubuhnya sangat sempurna dan pas di tubuhku, sialan sampai aku tidak bisa melupakan rasanya gadis itu, sampai kini aku ingin merasakan gadis itu lagi" minseok lagi-lagi terkekeh melihat ekspresi myungsoo yang menurutnya lucu


"Apa yang kau tertawakan eoh?" Tanya myungsoo tak terima


"Bukankah ini pertama kalinya seorang kim myungsoo ingin merasakan tubuh seorang gadis yang sama lebih dari satu kali? Bahkan ekpresimu saat ini baru kali ini aku melihatnya"


"Ekspresi apa?" Tanya myungsoo dengan wajah bingung


"Ekspresi frustasimu"


"Aku tidak frustasi, aku hanya ... ingin merasakan tubuh gadis itu lagi" minseok memutar bola matanya malas mendengar temannya yang beralasan


"Ya ... ya"


"Kau tak tau, tiap aku memejamkan mataku tubuh gadis itu terus terbayang di benakku, beberapa kali aku sampai bermimpi making love dengannya yang membuatku harus bangun pagi-pagi sekali karena celanaku basah, sialan kalau saja kau tau bagaimana tubuhnya, sepertinya kau akan lebih buruk dariku" minseok hanya terkekeh mendengar ocehan temannya itu


"Ah iya, beberapa hari yang lalu aku dari maxime, tapi aku tak menemukan gadis itu"


"Dia bukan pekerja di sana" jawab myungsoo malas


"Setelah malam itu, besoknya aku kembali ke maxime untuk mencarinya"


"Seorang kim myungsoo mencari wanita yang telah ia tiduri? Sulit di percaya"


"Sialan, aku kesana sebenarnya karena ingin mengembalikan kalungnya yang terjatuh di kamar hotelku, serta mengembalikan ceknya yang ia tinggalkan"


"Apa? Ia meninggalkan ceknya?" Myungsoo mengangguk membenarkan, jangankan temannya, ia sendiri saja tidak habis pikir dengan apa yang gadis itu lakukan, dan ia juga tak mengerti apa yang ada dalam pikiran gadis itu sampai ia meninggalkan cek dengan nominal 100 juta, wanita manapun tidak akan seperti itu


"Iya, aku memberinya 2 cek dengan masing-masing 100 juta, tapi ia hanya mengambil 1 cek"


"Apa ia lupa?"


"Entahlah, awalnya ku kira itu modusnya untuk menarikku agar aku mencarinya, tapi setelah aku dari maxime aku malah mendapatkan hal yang membuatku tercengang"

__ADS_1


"Apa?"


"Pertama dia bukan pelacur, dan yang kedua dia menjual dirinya bukan untuk dirinya, tapi lebih tepatnya karena ia membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ibunya"


"Waow, luar biasa gadis itu, bukankah ia hebat, selama ini ia bisa menjaga tubuhnya dengan baik, dan demi ibunya ia rela melepaskan apa yang ia jaga selama ini" sebenarnya myungsoo tak mau mengakui hal itu, tapi apa yang minseok katakan memang benar, suzy gadis yang sangat hebat


"Dan karena itu pula aku sedikit menyesal telah memperlakukannya sangat buruk malam itu, kalau aku tau alasannya aku juga tidak akan menyentuhnya"


"Apa? Seorang kim myungsoo tidak akan menyentuh wanita cantik di depannya? Omong kosong macam apa itu?" Jawab minseok dengan wajah mengejek, kim myungsoo yang ia kenal sebagai lelaki pemilik libido seks tinggi, lelaki yang bisa terangsang hanya dengan melihat belahan dada, lelaki yang bisa terangsang hanya dengan melihat seorang wanita menggigit bibir bawahnya ini mengatakan tidak akan menyentuh seorang wanita, apalagi ini adalah gadis virgin yang telah ia beli dengan harga mahal, bagaimana mungkin myungsoo menyianyiakan kesempatan untuk menikmati kevirginan seorang gadis yang mungkin hanya bisa ia rasakan sekali dalam seumur hidupnya?


"Sialan kau kim minseok, maksudku bukan menyentuhnya dengan cara seperti itu, aku bisa memperlakukannya lebih lembut atau menjadikannya pembantu sexyku yang nantinya akan aku ajarkan bagaimana menjadi wanita yang pandai di ranjang, atau menjadikannya wanita simpananku atau apapun "


P


L


A


K


Minseok menjitak kepala myungsoo agar pria itu menghentikan khayalan kotornya yang sudah ngawur membuat pria itu mengeluh kesakitan


"Pikiranmu kotor myung, jangan menghayal, memangnya kau tau dia tinggal di mana" wajah berseri myungsoo saat membayangkan semuanya berubah menjadi sendu dengan bibir mencebik seperti anak kecil yang sedang merajuk sembari menggelengkan kepalanya


"Yaudah, buanglah pikiran kotormu itu, lupakan wanita itu, kalian juga tidak saling kenal" kenyataan yang tidak ingin myungsoo akui, sialan!! kenapa minseok malah mengingatkannya kembali akan kenyataan itu, kenyataan yang myungsoo berusaha kubur dalam-dalam


To Be Continued


I hope you enjoy with my story


Dont forget to leave a comment , like, and share if you like my story , and paipai


See you in the next part

__ADS_1


@IzzanaJoo


__ADS_2