
Suzy memiringkan kepalanya sedikit "kakak?" Lalu menarik kerah dylan membuat bibir mereka bertemu, dylan terkejut dengan ciuman suzy yang tiba-tiba, walaupun ini bukanlah yang pertama kalinya tapi ia sadar kali ini efek hangover suzy lebih parah dari biasanya , gadis itu menciumnya dengan diam tapi beberapa saat lidahnya menerobos masuk kedalam mulut dylan, dengan lihai gadis itu menggerakkan lidahnya dan melumat bibir dylan, sejak kapan gadis ini semahir ini dalam berciuman? Dylan yang sekuat tenaga menahan nafsunya akhirnya terbuai juga, saat matanya menatap mata suzy yang tertutup dengan wajah menikmati ciuman mereka membuatnya membalas ciuman suzy , dalam sekejab ciuman itu berubah menjadi sangat panas dan memburu, tangan dylan yang tadi tepat berada di atas payudara suzy tergerak untuk menaikkan kembali t-shirt yang suzy pakai lalu *** lembut payudara gadis itu
Suzy melepaskan ciuman mereka "uhhh" suara melenguh keluar dari mulut suzy saat dylan *** lembut payudara gadis itu, matanya semakin berkabut mendengar lenguhan suzy dengan ekspresi yang membuatnya gila ia mencium cleavage gadis itu dengan lembut , membuat suzy kembali melenguh "ahhh"
Dylan menarik bra yang suzy gunakan kebawah tanpa melepas pengaitnya , ia sempat tertegun menatap betapa indahnya benda didepannya itu sebelum akhirnya ia menciuminya, **** puncaknya yang mengeras dan memainkannya "ahhh" desahan suzy terdengar nyaring di telinganya, tangan gadis itu menahan kepalanya dylan seolah meminta dylan untuk tidak pergi dari sana
Saat dylan mengangkat kepalanya matanya disuguhi oleh wajah merah suzy dengan ekspresi menggoda , baru pertama kali ini ia melihat ekspresi ini, wajah suzy terlihat kecewa karena dylan menghentikan aktifitasnya , membuat dylan tersenyum tipis sebelum akhirnya tangannya mengambil alih aktifitas mulutnya , memainkan payudara suzy , ia memutar pucuk payudara gadis itu membuat suzy kembali mendesah "ahhh, kak" celana dylan semakin terasa sempit , ia kembali menyambar bibir suzy , menciumnya dengan panas, salah satu tangannya menelusur kebawah tubuh suzy menerobos masuk kedalam inti gadis itu
Membuat tubuh suzy menegang dengan desahan yang semakin nyaring, dylan memainkan area sensitif gadis itu terus menerus membuat suzy semakin mengejang, tangannya *** sprei dengan sangat kuat membuat sprei itu berantakan dan berakhir sampai tangan dylan yang terasa basah oleh cairan yang wanita itu keluarkan
Dylan menarik celana dalam gadis itu lalu menundukkan kepalanya , mencium aroma dari daerah kewanitaan suzy dengan seksama seolah itu adalah aroma parfum yang sangat ia sukai. Ia menciumi kewanitaan suzy menjilat dan sedikit menyesapnya membuat gadis itu semakin menggelinjang "ahhhh" desahannya semakin dalam dan kuat sampai akhirnya kewanitaan itu kembali basah
dylan menjauhkan kepalanya dari sana lalu menatap kewanitaan suzy dengan tatapan mendamba, tapi entah kenapa ingatan tanda merah di leher suzy kembali mengusiknya, tanda merah yang ia asumsikan sebagai kissmark .
__ADS_1
Ia menatap kewanitaan suzy yang sudah basah , sedari tadi ia hanya bermain di area luarnya , dan kali ini dylan akan memasukkan satu jarinya memastikan apakah tebakannya itu benar?
Dylan menatap wajah suzy sebentar lalu dengan ragu ia memasukkan jari tengahnya kedalam sana, pelan sekali ia takut jika tebakannya salah maka ia akan merusak selaput darah gadis itu
Jarinya baru masuk di bagian ujungnya saja, tapi entah kenapa perasaan dylan merasa jika tebakannya tidak salah, karena sejauh ini tidak ada yang menghalangi laju jarinya walaupun ia merasa jarinya terhimpit di dalam sana
Sampai akhirnya jarinya terbenam sempurna "ahhhh" suzy kembali melenguh keenakan , dengan cepat dylan menarik kembali jari tangannya
Mata bulatnya semakin bulat menatap tangannya yang bersih hanya sedikit basah karena terkena cairan kewanitaan suzy, ia menutup matanya dengan nafas memburu, walaupun ia sudah menebak tapi entah kenapa ia juga merasa kecewa
Tapi ternyata ia dikejutkan oleh kenyataan itu, bukannya ia tidak bisa menerima hal itu, tapi ia merasa kecewa bukan kepada suzy melainkan kepada dirinya sendiri, ia merasa telah gagal menjaga suzy
Sesuatu dari balik celananya tiba-tiba berdenyut, membuatnya kembali tersadar
__ADS_1
Ia membuka celananya sendiri memperlihatkan miliknya yang sudah mengacung seolah terabsen, ia memegang dan memainkan miliknya yang sudah keras dengan tangan kirinya yang ia gerakkan naik turun sedangkan tangan kanannya memainkan milik suzy, seolah itulah alatnya untuk semakin membuat miliknya terpuaskan
Ia duduk berlutut ,dengan miliknya yang berada tepat di depan milik suzy berjarak sekitar 5 cm, tapi ia tidak memasukkan miliknya yang sudah keras kedalam liang kenikmatan yang sumpah mati ingin sekali ia rasakan
Munafik jika ia mengatakan tidak ingin merasakan terhimpit oleh milik gadis itu, tapi ia merasa tidak boleh melakukan hal itu disaat gadis itu sedang tidak dalam kesadarannya, dan ia juga yakin jika gadis itu baru dalam hitungan jari melakukan seks , terlihat dari miliknya yang masih menghimpit jari tengah miliknya sesaat tadi dan ia merasa tidak pantas merasakan kehangatan gadis itu saat ini, dalam keadaan seperti ini
"Ahhh, suzy-ah" suara dylan semakin memberat bersahutan dengan desahan suzy yang semakin membabi buta sampai akhirnya cairan kewanitaannya kembali membasahi tangan dylan , beberapa menit kemudian disusul oleh dylan yang juga menumpahkan bukti kenikmatannya di atas perut suzy
Ia mengatur nafasnya sebelum akhirnya ia meraih tissue yang berada di meja sebelah ranjangnya, dan membersihkan miliknya lalu kembali memasang celananya
Ia membersihkan perut suzy dari bekas cairannya dengan tissue basah with parfume, menghilangkan bekas serta bau khas cairan kenikmatan miliknya, ia lanjutkan dengan membersihkan milik suzy yang sudah basah dan kembali memasang celana dalam suzy lalu meneruskan aktifitasnya mengganti pakaian suzy.
Ia mencium kening gadis itu lama lalu mengusapnya "maafkan aku suzy sudah kelepasan" terdengar dengkuran halus dari gadis itu, sepertinya gadis itu sudah kelelahan , ia langsung tertidur setelah ia meraih puncaknya yang terakhir, bahkan saat dylan memakaikan baju ,gadis itu sudah tertidur.
__ADS_1
To Be Continued