Le P.A.C.S

Le P.A.C.S
Part 14B


__ADS_3

"Bae suzy ya?" Suzy menoleh memperhatikan pria yang kini berdiri di hadapannya, pria asing dengan setelan casual yang terlihat pas di tubuhnya, alis suzy bertautan "ya?" Pria itu tersenyum lalu mengulurkan tangannya


"Saya Kim Minseok_" belum juga lelaki itu meneruskan sesi perkenalan dirinya suzy langsung menyambar tangan pria tersebut, setelah pria itu menyebutkan namanya suzy baru teringat jika pria yang sedang ada janji dengannya bernama kim minseok


"Manager dari Diva Corp yang menghubungimu tadi pagi" lanjutnya


"Bae suzy" minseok membawa suzy duduk di salah satu kursi tepat berada di samping kaca , ia menanyakan menu yang ingin suzy pesan sebelum akhirnya ia membuka obrolan


"Jadi sebelumnya seperti yang sudah kamu ketahui saya adalah manager di Diva Corp, mungkin kamu bertanya-tanya kenapa saya memintamu bertemu secara pribadi bukannya di perusahaan, dan itu membuatmu lebih waspada kepadaku" suzy membenarkannya


"Jadi sebenarnya interview telah diadakan kemarin di Diva Corp tapi atas rekomendasi dari CEO Diva langsung dan beliau memilihmu, karenanya sekarang kita berada disini" suzy terkejut, ia heran bagaimana bisa ceonya memilihnya dengan kualifikasinya yang tidak ada specialnya "Tapi kenapa saya?"


"Untuk itu bisa kamu tanyakan kepada beliau langsung" pria itu mengeluarkan beberapa berkas yang pria itu sebut sebagai dokumen perjanjian


"Kamu bisa membaca perjanjian ini dulu, kamu bisa memikirkannya terlebih dahulu" suzy menerima berkas tersebut lalu membacanya, matanya sontak membulat saat melihat nominal gaji yang tertulis di sana , 2 juta? 20 juta? Apa benar? Matanya pusing melihat betapa banyak nol di belakang angka dua


"Apa benar gajinya sebesar ini?" Suzy tidak yakin apakah ini jebakan atau bukan, gaji sebesar ini hanya untuk intern? Apa perusahaan ini sudah gila?


"Ya memang benar, karena kamu adalah karyawan special pilihan CEO"


"Kenapa harus aku?" Tanya suzy lagi, yang membuat pria itu tersenyum karena suzy menanyakan hal yang sama dua kali


"Kamu bisa menanyakannya kepada Pak CEO nona" ia tertawa kecil lalu melanjutkan "kamu bisa membaca perjanjiannya, jika kamu setuju dengan perjanjiannya kamu bisa tanda tangan di bagian bawah tapi jika tidak ya tidak apa-apa" suzy kembali membaca perjanjian itu , tidak ada yang aneh dengan isi kontrak tersebut, isinya senormalnya sebuah kontrak pekerjaan, bahkan di poin 9 sudah tertulis jika ada pelanggaran perjanjian di denda 100 juta, jadi jika ada isi perjanjian ini yang di langgar oleh pihak perusahaan ia akan mendapatkan uang 100juta


Tanpa pikir lagi suzy langsung tanda tangan di bagian namanya, melihat suzy yang langsung tanda tangan membuat minseok tersenyum, misinya berhasil


Setelah itu minseok mengundurkan diri, ia meminta suzy untuk datang ke perusahaan besok pagi, dan mulai bekerja besok pagi


                            ******

__ADS_1


Sesuai dengan yang minseok katakan, keesokan harinya suzy sudah bersiap-siap untuk pergi ke kantor


Dengan berbekal baju yang dipinjamkan hyuna dengan alasan setelah ia menerima gaji ia akan membeli baju, bukan hyuna jika tidak memakai pakaian sexy, begitupun dengan baju yang ia pakai, rok ketat pendek sekitar 1 ½ jengkal di atas lutut , sedikit lebih pendek dari rok yang biasa ia gunakan


Hampir semua yang ia pakai adalah pinjaman hyuna , kecuali tas yang ia kenakan miliknya sendiri.


Ia keluar dari apartmentnya saat dylan sudah bersiap mengantarnya untuk pergi bekerja, untuk sekarang dylan akan terus mengantarkannya karena dylan masih takut jika suzy sedang di tipu .


"Hai kak" sapa suzy yang langsung di sambut oleh senyuman dylan, tidak seperti biasanya, ia membuka pintunya sendiri


"Kau terlihat lebih cantik saat memakai baju kantor suzy" suzy hanya tersenyum tipis mendengar pujian dylan yang kalau tidak salah baru kali ini ia dengar lelaki itu memujinya


Sesampainya suzy langsung menuju ruang Manager Kim seperti yang Manager Kim minta, sesampainya ia di ruangan manager Kim ternyata ia hanya seorang diri, membuat manager kim sempat terkejut


Kim minseok tersenyum tipis "lebih awal dari yang lainnya bae suzy" suzy tersenyum hormat dan mengiyakan saat ia menyadari ia hanya seorang diri


Beberapa saat 3 orang intern lainnya juga datang , dan setelah itu mereka ber4 di arahkan oleh asisten manager kim ke ruang kerja, memperkenalkan mereka kepada beberapa orang yang akan menjadi rekan mereka


"Suzy-ssi, bisa buatkan aku segelas kopi , mataku sangat mengantuk" kata seorang wanita berambut pendek sebahu yang sedari tadi konsen berhadapan dengan layar monitor miliknya, ia melihat suzy dengan senyuman di bibirnya


"Baiklah, apa ada yang mau saya buatkan sekalian?" Tawaran suzy seketika menjadi sebuah rejeki bagi karyawan lainnya, membuat mereka berlomba lomba meminta suzy membuatkan kopi untuknya


Suzy hanya tersenyum tipis, entahlah ia harus bangga atau malah menyesal telah menawarkan diri tadi, sampai akhirnya kini ia harus membuat 10 gelas kopi dengan sebagian beserta permintaan aneh seperti gulanya sedikit, tanpa gula atau di ganti krimer dan lain-lainnya lagi


Suzy sedang membuatkan kopi tapi tiba-tiba seorang intern masuk dan menyapanya


"Suzy-ssi ya?" Suzy menoleh lalu tersenyum "iya, kamu juga intern?" Gadis berambut panjang bergelombang itupun mengangguk serta membalas senyuman suzy


"Sini, biar aku bantu" suzy memberikan beberapa gelas yang sudah ia siapkan kepada intern itu

__ADS_1


"Aku soojung, jung soojung" kata wanita itu memperkenalkan diri "aku bae suzy"


Soojung tertawa pelan "aku sudah tau namamu" lalua menambahkan "kau tau kau sangat terkenal di kantor" perkataan soojung membuat suzy mengerutkan alisnya tak mengerti "kenapa?"


Soojung menggedikkan bahunya "entahlah, tapi apa kamu tidak sadar jika beberapa pria sedari tadi memperhatikanmu?" Lagi-lagi perkataan soojung membuatnya bingung


"Tidak, apa ada yang salah dengan penampilanku?" Suzy memperhatikan dirinya sendiri dengan kebingungan


"Menurutku sih tidak ya" percakapan mereka akhirnya terhenti karena kopi yang mereka buat sudah siap semuanya.


Saat jam makan siang wanita berambut pendek sebahu yang tadi meminta suzy buatkan kopi kalau tidak salah ingat ia memperkenalkan diri sebagai jihyo, ia menyapa suzy dan meminta gadis itu ke kafetaria kantor yang berada di lantai dua bersama dengan beberapa rekannya , ada soojung juga disana, dan suzypun menerima tawaran itu, bagi suzy ini saatnya ia mencari teman dan menjadi lebih dekat dengan rekan lainnya.


"Karena ini hari pertama anak intern , Manager Kim memberi kita kartu perusahaan untuk kita makan-makan" mendengar perkataan sekretaris manager kim membuat semuanya bersorak senang dan begitupun dengan suzy, pengeluarannya hari ini akan lebih sedikit dari biasanya


"Nanti sepulang kerja kita pergi minum-minum dulu yuk, mumpung masih ada kartu perusahaan ini" suzy menatap kartu berwarna hitam dengan logo timbul berwarna gold yang ada di tangan sekretaris manager kim, suzy tau itu adalah kartu unlimited dari perusahaan


Sesuai dengan yang tadi mereka bicarakan akhirnya disinilah suzy berakhir, ia sedang makan di kedai samgyeopsal tempat dimana ia makan malam dengan dylan beberapa hari yang lalu


Salah seorang pria akan menuangkan minuman ke gelas bir milik suzy yang di tolak oleh suzy "saya tidak minum" tolaknya sopan membuat orang-orang yang berada di sana menatap suzy dengan pandangan lucu, wanita seumuran suzy biasanya sudah terbiasa minum "kau yakin? Tidak sedikitpun?" Suzy menatap beberapa rekannya dengan pandangan bingung, ia jarang memiliki waktu luang berkumpul dengan temannya , tapi ia tidak bisa mabuk juga


"Inikan perayaanmu juga suzy-ssi, coba minum sedikit saja" suzy memutar otaknya , lalu pada akhirnya ia memutuskan untuk minum juga , asal dalam batasan ia tidak akan mabuk parah


Suzy menegak satu gelas soju , tenggorokannya masih juga merasa aneh dengan sensasi tersebut, melihat ekspresi lucu suzy membuat rekan-rekannya tak terkecuali para intern menertawakan suzy "kamu benar-benar tidak pernah minum" suzy tersenyum "pernah, hanya saja sangat jarang dan tidak bisa" suzy tertawa konyol menertawakan dirinya sendiri, ia sempat melihat rekannya yang terbiasa minum alkohol, kenapa dirinya secemen ini sih? Suzy kembali menegak gelas sojunya sampai tidak terasa ia sudah melebihi batasannya, ia menahan diri agar tidak melebihi dari 3 gelas saja, tapi ternyata rasa penasarannya membuat dirinya lupa diri sampai melupakan batasannya sendiri.


To Be Continued


I hope you enjoy with my story


Dont forget to leave a comment , like, and share if you like my story , thanks you and paipai

__ADS_1


See you in the next part


@IzzanaJoo


__ADS_2