![Magic Forest [Hutan Ajaib]](https://asset.asean.biz.id/magic-forest--hutan-ajaib-.webp)
malam hari, Glaricia yang pasti sudah pulang dan berada di dalam rumahnya sekarang, makan malam bersama ayah dan ibunya yang sudah ada di rumah sejak sore tadi.
sedang di pondok mereka berlima, Ben dan dua lainnya baru saja pulang dengan buruan mereka seekor kelinci hutan. juru masak di antara mereka adalah Daniel dan Terry, karena setiap mereka yang memasak pasti rasanya enak, seperti benar benar buatan tangan seorang ibu untuk anaknya.
"Bagaimana di luar sana?" tanya Daniel pada mereka bertiga, karena mereka pulang begitu malam dan Daniel benar-benar sangat khawatir pada mereka, dia sama seperti Terry yaitu dapat merasakan energi sihir milik penyihir yang mencari mangsa.
tidak! sebenarnya mereka keluar saat di malam bulan purnama saja, lalu mencari anak anak dari suku Alni yang keluar dari gerbang ajaib menuju dunia manusia biasa, untuk mengambil energi sihir mereka dengan membunuh dan mengambil bagian tubuh mereka. seperti otak, jantung dan mata mereka. para penyihir biasanya akan membuatnya menjadi sup atau bahkan langsung memakannya.
tapi malam itu, Daniel merasakan bahwa penyihir mulai keluar di malam biasa, dan itu semua karena mereka merasakan energi orang-orang dari suku Alni, tapi untungnya dari apa yang di lihat melalui mata Terry, tidak ada berita mengerikan jadi semuanya aman dan masih terkendali untuk saat ini.
di dapur mereka, saat sedang makan malam enak Daniel berbicara terutama pada Ben, dimana dia sangat suka pergi kemana-mana sendirian tanpa di temani dari mereka berempat, itu membuat Daniel kesal dengan sikapnya yang seperti itu, apalagi sekarang dia memiliki teman manusia biasa Glaricia dan selalu asik bermain bersama mereka, semenjak mengikutinya Daniel hal itu kesalahan yang buruk, sampai sampai anak manusia biasa harus mengetahui keberadaan mereka, tapi yah dia juga merasa senang bahwa tidak ada yang takut dengannya lagi.
__ADS_1
"Ben?" katanya saat sudah selesai makan. Ben terpanggil alhasil dia menoleh ke arah Daniel yang masih sibuk menetralkan sihirnya agar menjadi lebih kuat.
"ada apa kak?" jawab Ben sambil menggambar sesuatu di kertas yang di berikan oleh Glaricia kepada mereka.
"mulai sekarang kurangilah bermain dengan anak manusia itu, aku-" katanya, tapi terhenti saat Ben membantah, Ben mulai suka terhadap Glaricia dan ingin berada di dekatnya dan bermain bersama dengannya, karena bermain bersama Glaricia itu sangat menyenangkan, berbeda dengan bermain dengan Terry dan Hakai.
"kenapa!?, aku senang bermain dengannya, dia asik, dia juga menambah pengetahuan ku tentang dunia manusia ini" katanya sambil sedikit berteriak pada Daniel. mereka yang mendengar bahwa Ben marah terkejut, karena tidak biasanya Ben akan marah, biasanya saat di beri nasihat dia akan menurut dan tidak pernah mengeluh ini dan itu apa lagi marah seperti tadi itu.
"sudah! sekarang lebih baik kalian tidur, dan jangan lupa untuk melakukan meditasi setelah bangun pagi terutama kau Ben!" tunjukknya pada Ben, Ben paham setiap kakaknya Daniel melakukan hal seperti itu berarti dia memang sudah sangat kesal, apa lagi di antara mereka berlima hanya Ben yang sulit untuk mencari energi sihirnya dan malah asik bermain dengan hewan hutan lainnya seperti burung, kucing, kelinci, landak, dan hewan kecil lainnya.
setelah itu mereka semua akhirnya tertidur di kamar mereka, sedang Steve dan Daniel masih berada di ruang tamu mencoba menemukan titik energi dalam tubuh mereka.
__ADS_1
...****************...
...***********...
...****************...
...oke sampai sini, semoga kalian suka ceritanya...
...like, komen, subscribe, Vote juga boleh. share juga yah biar banyak pembacanya please....
...love yu guys 💙...
__ADS_1