![Magic Forest [Hutan Ajaib]](https://asset.asean.biz.id/magic-forest--hutan-ajaib-.webp)
di sekolah, saat itu gerbang sudah di tutup, Zavi tidak masuk ke sekolah dan dia tidak tahu harus melakukan apa?. tapi dia senang karena dia tidak akan bertemu dengan guru brengsek itu dan juga pembully-nya.
dia malah pergi kesebuah hutan dimana dia suka sekali menyendiri disana, toh mau bagaimanapun dia, dimana dia berada, apa yang di lakukannya, tidak akan pernah ada yang mencarinya.
di hutan itu, Zavi terduduk di sebuah pohon besar sambil menggambar, dia terkadang menyenandungkan sebuah nyanyian dimana dia tidak tahu liriknya dia hanya tau nadanya saja.
saat itu ada seseorang yang datang menghampiri Zavi, dia sedikit terkejut dengan sosok yang ada di hadapanya. masalahnya dia memiliki tanduk di kepalanya, hal itulah yang membuatnya terkejut, bukan hanya Zavi, tapi Glaricia juga yang melihat itu juga ikut terkejut karena dia kenal dengan sosok itu, sedang arwah Zavi di sampingnya hanya tersenyum senang saat melihat sosok itu disana.
"si siapa kamu!?" kata Zavi yang takut karena melihat pria itu mendekatinya, dia terus memundurkan dirinya padahal di belakang sudah tidaka da celah lagi.
"ah maaf, sepertinya aku membuat mu takut" kata pria bertanduk itu, sambil mengusap-usap kasar rambut belakang kepalanya itu. melihat itu Zavi merasa dia adalah orang baik, dengan memberanikan diri, dia berdiri dan mereka saling berhadapan. "kau siapa? apa yang kau inginkan?" kata Zavi, pria itu menjawab "aku Daniel, aku hanya melihat mu bersedih, jadi aku ingin menghampiri mu dan jika aku bisa, aku ingin membantu mu" katanya sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan Zavi menerima jabatan tangan itu.
.
__ADS_1
.
"kau tau, aku selalu di bully di sekolah, aku tidak tau apa yang aku lakukan pada mereka, tapi kenapa mereka membenci ku padahal aku ngga berbuat sesuatu yang jahat pada mereka?" katanya sambil tersenyum kecil di wajahnya, dia menceritakan kisahnya yang kelam itu pada Daniel dan Glaricia yang mendengar itu ikut sedih karena dia pernah ada di keadaan seperti itu juga.
"selain di sekolah, di rumah juga aku mendapat kekerasan oleh ibu ku, ibu juga bilang kalau aku bukan anak kandungnya, ibu bilang aku adalah anak haram aku di lahirkan dari kandungan wanita selingkuhan ayah ku, dan dia bilang dia tidak ingin membesarkan anak, jadi dia memberiku pada ayahku dan menyuruh ibu untuk merawat ku, mungkin karena hal itu juga ibu, kakak dan adik ku benci dengan ku, di tambah sekarang ayah sudah pergi sejak aku di kelas dua smp dan saat itu juga kehidupan ku benar-benar berubah, hahaha" katanya, dan di setiap ceritanya selalu dia sematkan sebuah senyuman manis di wajahnya itu.
Daniel yang melihat itu merasa kasihan dan ikut sedih juga, meski dia terlahir bukan di dunia manusia, perasaannya sama saja dengan perasaan manusia. "apa aku bisa membantu mu Zavia Sean" kata Daniel memanggil Zavi dengan menggunakan nama lengkapnya. Zavi yang mendengar itu tentu saja merasa senang, karena baru kali ini ada yang memanggilnya dengan nama Sean, yah nama Sean adalah milik ayahnya Sean Arlond.
"apa yang bisa kau lakukan?" kata Zavi, berdiri dari duduknya lalu pergi berjalan mendekati Glaricia dan arwah Zavi yang ada disana.
"aku tidak ingin mereka terluka hanya karena kau ingin membantu ku, aku rasa kau yang akan terancam nanti" kata Zavi, yang membuat Daniel terdiam sambil berpikir "apa yang membuat ku terancam?" kata Daniel dalam hatinya itu.
"lihatlah dirimu, kau memiliki sebuah tanduk di kepala, jika mereka melihat mu aku takut kau akan terbunuh oleh mereka" katanya, padahal mereka baru bertemu tapi mereka seperti sudah sangat dekat dan akrab. Daniel yang mendengar hal itu baru tau bahwa masih ada manusia yang peduli dengan sosok aneh sepertinya itu.
__ADS_1
"aku senang jika seperti ini saja, karena dari dulu aku belum pernah berbicara pada seseorang, dan kamu adalah orang pertama yang aku ceritakan masalah ku" katanya lalu tersenyum pada Daniel, Daniel yang melihat itu pun ikut tersenyum.
hari itu menjadi hari bahagia Zavia dan Daniel di hutan, mereka habiskan waktu bersama hingga sore datang, hingga berubah warna langit yang tadinya biru menjadi merah orange dan itu sangat indah.
...****************...
...*********...
...****************...
...sampai sini, semoga kalian suka ceritanya...
...like, komen, subscribe, vote sama sahre juga biar banyak yang baca...
__ADS_1
...love yu guys, makasih banyak yang udah baca+like 💙...