Magic Forest [Hutan Ajaib]

Magic Forest [Hutan Ajaib]
School Northwest [BAB 48]


__ADS_3

mereka sudah menyusuri perjalanan menuju sekolah sihir itu berhari hari, kini mereka berada di sebuah bibir pantai dan disana terdapat sebuah perahu sihir yang akan membawa mereka ke sekolah tersebut.


"kita naik perahu itu?" tanya Glaricia pada mereka berlima.


"yah Glaricia" jawab Daniel, lalu dia berjalan mendahului mereka, dan terlihat perahu atau lebih tepatnya sampan, dimana itu hanya bisa di naik dua orang dua orang saja.


Daniel bersama dengan Ben dan Hakai dengan Steve sedang Terry bersama dengan Glaricia, sampan Terry dan Glaricia terakhir yang bergerak, karena ini baru pertama kalinya Glaricia naik sampan seperti itu.


"tidak apa Glaricia, ini akan baik baik saja" katanya mencoba meyakini Glaricia


"ah itu bergoyang, aku takut Terry" teriaknya, saat kakinya baru saja menginjak Sampan itu.


"ini karena di air, jika kau menjaga keseimbangan dia tidak akan goyang goyang" katanya


"tapi.." Glaricia ragu


"aku sudah memegang tangan mu, kamu akan baik baik saja" katanya, mencoba meyakini Glaricia sekali lagi.


Glaricia pun mau tidak mau dia akhirnya bisa menaiki sampan itu dan mereka pun bergerak dari bibir pantai itu menuju pulau sihir.


saat berada di tengah kabut menutupi pandangan mereka, tak ada yang bisa melihat, Glaricia ketakutan dia terus menggenggam lengan Terry saking takutnya dia dengan kabut kabut di kegelapan seperti itu, bahkan dia selalu berpikir bahwa akan ada monster yang datang untuk menyerang mereka, tapi ingat itu hanya imajinasi dirinya.

__ADS_1


kemudian setelahnya mereka pun sampai di bibir pantai sekolah sihir, terlihat disana sebuah pulau, hutan, dan sekolah sihir yang besar didirikan di tengah tengahnya.


bercahaya, karena banyak lilin di setiap dekat jendelanya pasti selalu ada lilin yang menyala, sekolah itu terbuat dari bangunan batu batu biasa tapi dengan bentuk sekolah yang lucu dan bagus, terdapat sedikitnya beberapa lumut di sebuah gedung yang jarang di gunakan atau di bersihkan.


kini mereka berenam sudah berada di depan gerbang sekolah itu, dan menunggu gerbang itu terbuka, terlihat dari dalam kabut di dalam gerbang itu seseorang muncul dan menyapa mereka.


"halo selamat datang di sekolah Sihir Northwest, kalian adalah anak anak dari Suku Alni? benar?" tanyanya pada mereka berenam.


"yah kami orangnya" kata Daniel


"yah silahkan masuk, sudah ada izin surat dari kepala suku kalian untuk memasukkan kalian ke sekolah ini dan kami menerimanya dengan senang hati" katanya


"kenapa?, bukan kah kalian awalnya tidak percaya dengan kami?" tanya Steve pada penjaga wanita itu.


"memangnya kenapa, kita tidak di terima awalnya" tanya Glaricia yang tidak tahu apa apa.


"suku Alni meski memiliki sihir, sihir kita bukan dari diri kita sendiri tapi berasal dari batu ajaib di hutan kita, batu ajaib itu juga memberikan kehidupan pada hutan suku Alni, dan juga hutan hutan lainnya, itulah kenapa para penyihir menyerang suku Alni untuk mengambil batu kehidupan itu" kata Terry pada Glaricia.


"malah menurut ku kalian itu hebat, ah tidak maksud ku, kalian itu memiliki sihir di tubuh kalian, tapi dengan ajaran ajaran yang di berikan orang tua Suku Alni pada anak anak muda disana itu masih kurang? apa aku benar?" Glaricia mencoba memberitahukan bahwa suku Alni semuanya memiliki sihir yang berbeda hanya saja mereka masih tidak menyadarinya terutama para anak anak yang seumuran dengan Glaricia dan mereka berlima, bernafas di dalam air adalah naluriah sang ikan, mereka adalah keturunan dari para siren hanya saja mereka berbeda dengan siren.


mereka hanya berpikir bahwa mereka hanya bisa bernafas di dalam air, seperti halnya ikan. suku Ghus saja hanya bisa memamngsa, tapi kehebatan mereka bukan hanya di sana, sihir yang mereka miliki tidak sering mereka keluarkan karena sangat menguras energi dan bisa membuat umur mereka pendek, jadi banyak dari orang Suku Ghus tidak menggunakan sihir mereka, tapi mereka lebih suka menggunakan keahlian mereka seperti membuat senjata dan lain sebagainya.

__ADS_1


.


.


.


kini mereka berenam sudah berada di kamar masing-masing, tidak jauh, setiap kamar berisi satu kasur dan itu pun kamar yang kecil tidak bisa memuat banyak barang.


besok sekolah baru akan dimulai dan mereka akan di perkenalkan di kelas pertama dan mengenal lingkungan sekitar bersama dengan senior yang ada dan akan membantu mereka memperkenalkan sekolah Northwest ini.


...****************...


...*********...


...****************...


...jangan lupa Like, Komen, Subscribe, Vote juga yah...


...suport dari kalian penting banget buat aku...


...jangan lupa juga baca cerita aku yang lainnya...

__ADS_1


...2 Flank, Choi Beomgyu, Foreign World, Ravange, Lily. baca yah, komen juga di sana....


...makasih love Yu Guys 💙...


__ADS_2