
Semua orang memasang muka tercengang.
"Pangeran, suatu kehormatan jika anda mau bermalam dikediamanku, namun mengapa anda harus bersama Ellise?! " tanya Beatrix marah.
" Benar Pangeran, kami akan menyediakan kamar terbaik, namun anda haruslah di kediaman utama. " ujar Marquess Jack Keirs.
Pangeran Addrich menaikkan satu alisnya, memandang Marquess Jack Keirs dengan sinis.
"Memangnya selama ini Ellise tingga dimana jika bukan di kediaman utama?" tanya Pangeran Addrich marah.
Marquess Jack Keirs meneguk salivanya karena kecerobohan ucapannya sendiri.
"Be.. Begini Pangeran Addrich, karena penyakit Ellise, kami menempatkannya di kediaman lain selain kediama utama..." jawab Marquess Jack Keirs tergagap.
Pangeran Addrich berdecak marah, matanya memandang semakin tajam pada Marquess Jack Keirs.
"Marquess Jack Keirs, apakah dimatamu aku adalah seorang pangeran yang bodoh?! "
" A... Apa maksud anda pangeran? " tanya Marquess Jack Keirs semakin menciut.
"Jangan membodohiku tentang penyakit Ellise. Sebaiknya kita berbicara terbuka saat ini, jika dipesta tadi kamu mempunyai sokongan dari ratu Olivia untuk kebohonganmu selama ini tentang penyakit Ellise sehingga kamu lolos dari hukuman, tetapi sekarang Ratu Olivia tidak akan bisa menolongmu. "
__ADS_1
Marquess Jack Keirs dan istrinya, bahkan Beatrix mulai gemetar ketakutan.
" Tenang saja, karena diputuskan kamu tidak bersalah oleh ayahku, Raja Federich, aku juga tidak bisa berbuat apa-apa. " ujar pangeran Addrich kemudian.
Tampak Marquess Jack Keirs,Lady Viara Agrui dan Beatrix mulai bernafas tenang, melihat hal itu pangeran Adrrich tersenyum menghina.
" Namun, tujuanku sebenarnya, selain ingin menginap disini, aku ingin memulihkan status Ellise. Aku akan memastikannya secara langsung. "
" A... Apa maksud pangeran? '" tanya Marquess Jack Keir kembali tidak tenang.
"Tadi, aku mendengar putrimu menyebutkan bahwa kediaman ini adalah miliknya. Apakah kamu adalah duke Labird terbaru? Apakah putrimu adalah seorang Labird?! " tanya Pangeran Addrich, nada suaranya meninggi.
Baik Marquess, istrinya bahkan Beatrix langsung terdiam.
Zuich Z langsung tanggap.
" Marquess Jack Keirs,Pangeran Adrrich ingin memanggil seluruh kepala pelayan, seluruh pelayan, seluruh kesatria dan siapapun yang tinggal dikediaman duke Labird tanpa terkecuali untuk berkumpul di lapangan utama keluarga Labird. " ujar Zuich Z memberikan perintah.
***
Pangeran Addrich, Ellise, Zuich Z, Marquess Jack Keirs, Lady Viara Agrui dan Ellise berdiri ditempat paling tinggi, tempat dimana pemimpin keluarga Labird berdiri untuk bertemu dengan seluruh orang yang tinggal dikediamannya.
__ADS_1
Ellise terlihat senang, sesekali matanya melirik Linden, Ava, Val, Monicva, Rose dan kedua pelayannya yang berdiri di antara orang-orang yang tinggal dikediamannya.
Sedangkan wajah Marquess Jack Keirs, Lady Viara Agrui dan Beatrix tampak suram.
Melihat pangeran mereka berdiri, semua orang tampak berdiri sopan dan hormat. Ini pertama kali mereka bertemu dengan pangeran benua ini.
"Nona asli Labird, Ellise De Labird, mulai detik ini akan kembali menjadi nona utama dikediaman ini kembali, kediaman yang memang seharusnya adalah miliknya sebagai seorang keturunan resmi dari Duke Labird." ujar Pangeran Addrich mendominasi.
Semua tampak tekejut, namun mereka tidak berani mengeluarkan suara sedikitpun.
"Aku tau, jika kebanyakan kalian adalah bukan orang-orang yang melayani keluarga Labird dulunya, melainkan orang-orang yang dibawa Marquess Jack Keirs untuk tinggal disini. Namun ini adalah keluarga Labird! Selama kalian disini, nona kalian adalah Ellise de Labird. Apakah ada yang keberatan? " lanjut pangeran Addrich.
Semua masih tampak diam.
"Walaupun saat ini, wali sah dari Ellise adalah Marquess Jack Keirs, yakinlah, itu hanya sebuah status tanpa kekuasaan saat ini, karena sebulan lagi, wali Ellise akan beralih atas namaku, Pangeran Addrich. "
Suasana yang tadinya hening, mendadak ribut. Tak terkecuali Ellise yang sangat terkejut. Matanya langsung memandang Pangeran Addrich yang ternyata sedang memandangnya.
" Sebulan? " tanya Ellise melupakan statusnya, melupakan dengan siapa dia berhadapan. Sebulan? Ellise memang telah menerima pertunangan itu, namun belum ada pengumuman bahwa penikahannya akan dilaksanakan dalam waktu sebulan. Ellise berfikir, pernikahannya akan dilaksanakan setelah hari kedewasaannya.
"Benar, sebulan." jawab Pangeran Addrich tidak perduli, matanya kembali melihat orang-orang di kediaman Labird.
__ADS_1
"Jika ada yang mencoba memberlakukan Ellise seperti sebelumnya, jika ada yang tidak memandang Ellise menjadi nona utama, jika ada yang berani menyakiti Ellise dan mengganggu kebebasannya disini, maka itu artinya, orang tersebut melawan perintahku. Percayalah, aku tidak akan segan untuk menyingkirkannya. Untuk itu, jika ada yang tidak sanggup dan keberatan dengan keputusan ini, maka berkemaslah segera dan pergilah diam-diam sebelum matahari muncul. Karena ketika matahari muncul, orang-orangku akan masuk dikediaman ini mengawasi setiap gerak-gerik siapapun. " tegas Pangeran Addrich. Lalu dia meraih tangan Ellise untuk turun dari tempat itu.
" Tunjukkan jalan dimana Ellise tinggal selama ini. " perintah Pangeran Addrich begitu Linden, Ava dan Val menghampiri Ellise yang berada disisinya.