Mata Cinta

Mata Cinta
Memberitahu Ferry


__ADS_3

Setelah 2 minggu berlalu, operasi plastik yang dilakukan Nancy pun sudah selesai. Rachel tetap berada di sisinya sepanjang waktu dan menjaga dirinya.


Setelah lebih dari 2 minggu berlalu dan Nancy pun sudah bisa bicara. Tapi kesehatan mentalnya masih tidak baik karena depresi dan trauma yang dialami. Dia terkadang masih mencoba untuk menyakiti dirinya sendiri dan dia tetap bisa dihentikan oleh Rachel.


Setelah menghabiskan waktu satu bulan di luar negeri, Nancy dan Rachel pun akhirnya kembali ke negara mereka. Setelah mereka kembali, Rachel pun mencoba bicara dengan Farel tentang apa yang sudah terjadi di masa lalu terhadap Nancy saat dia tidak ada.


Keterlibatan Farel hanya diketahui oleh 4 orang dan mereka adalah Farel, Nancy, Rachel dan Charles. Tidak ada orang lain yang mengetahui kebenarannya. Insiden itu pun dilupakan seiring berjalannya waktu saat Nancy sudah kembali ke negara mereka.


 


...----------------...


Butuh waktu 4 bulan bagi Nancy untuk bisa keluar dari masa depresinya dan rasa traumanya juga mulai menghilang sekarang. Dia hanya takut terhadap tempat keramaian dan juga tempat yang gelap. Dan setelah beberapa bulan, Rachel dan Farel pun mendapat kecelakaan yang menyebabkan Farel kehilangan penglihatannya saat itu.


...****************...


Rachel menutup matanya dan berhenti memikirkan tentang masa lalu. Sekarang saat dia sudah mendapatkan hubungan tentang semua yang terjadi di masa lalunya, semuanya terlihat jadi masuk akal. Tapi dia masih tidak mengerti kenapa pria itu berbohong kepada Charles dan menyalahkan Farel.


Rachel pernah pergi untuk menemui pria itu di penjara dan menanyakan semuanya. Tapi dia tidak bisa mendapatkan jawaban apapun dari pria itu.


Rachel akhirnya berpikir untuk pergi dan mengunjungi Nancy dan bicara dengan Ferry besok. Rachel tidak mau Nancy terluka karena kembalinya Charles. Jadi Rachel ingin menginformasikan kepada Ferry tentang semua yang terjadi akhir-akhir ini.


Hari berikutnya Rachel bangun dan mulai mandi dan bersiap-siap. Dia memberikan asi kepada baby Alex dan kemudian menggendong Alex lalu keluar dari dalam kamar. Daniel sudah menunggu mereka di dalam mobil. Rachel, baby Alex dan Daniel pun akhirnya pergi dari rumah.


Sementara itu, hari ini Liam harus menghadiri sebuah meeting yang cukup penting jadi dia tidak bisa ikut bersama Rachel dan yang lainnya.


Rachel, Daniel, dan baby Alex akhirnya tiba di kediaman Ferry dan Nancy. Mereka pun mengetuk pintu lalu pintu dibuka oleh Ferry. Ferry tampak begitu terkejut melihat kedatangan Rachel dan Alex. Saat itu dia mengusap matanya saat dia melihat ke arah Daniel, mencoba untuk mengingat siapa Daniel.


"Ferry, ini adalah Daniel, orang yang sering aku bicarakan denganmu dan Daniel ini adalah Ferry kekasih dari Nancy." Ucap Rachel.


Mereka berdua, Ferry dan Daniel lalu saling menganggukkan kepala satu sama lain. Nancy lalu keluar dari dalam kamarnya dan melihat mereka yang baru saja datang. Dia tampak begitu bahagia dan dengan cepat dia mengambil Alex dan menggendongnya. Nancy sangat takut untuk menyakiti Alex. Dia pun tampak memperlakukan Alex seperti sebuah kaca dan begitu takut untuk merusak kaca itu karena sentuhannya. Rachel begitu bahagia melihat Nancy yang seperti itu.

__ADS_1


Rachel lalu berbalik menatap ke arah Ferry dan mulai bicara dengannya.


"Hai, ada sesuatu hal yang penting yang ingin aku diskusikan denganmu. Ikutlah bersamaku ke kamar tamu beberapa saat. Lalu biarkan Daniel yang akan menemani Nancy dan Alex." Ucap Rachel.


Tanpa mengalihkan perhatiannya dari Alex, Nancy pun bertanya kepada Rachel.


"Apa yang terjadi Rachel? Apakah ada suatu masalah? Kau terlihat tegang."


Jantung Rachel berdetak kencang.


"Tidak, ini hanya kami harus mendiskusikan tentang kerjasama perusahaan dan ini sangat penting." Balas Rachel.


Nancy pun tersenyum.


"Jangan khawatir Rachel, kau selalu bisa menyelesaikan urusan pekerjaan dengan mulus." Ucap Nancy.


Rachel pun tersenyum.


Ferry tahu bahwa ada sesuatu yang salah. Dia tidak punya hubungan kerjasama dengan Miller Group. Dia pun hanya bisa mengikuti Rachel menuju kamar tamu. Saat mereka masuk, Rachel langsung mengunci pintu kamar tamu itu.


"Hidup Nancy mungkin saja berada dalam bahaya jika dia tahu apa yang sedang terjadi saat ini. Jika pikirannya kembali terganggu lagi, maka kita bahkan bisa kehilangan dia selamanya." Ucap Rachel dengan ekspresi yang tampak khawatir di wajahnya.


Sebelumnya setelah perawatan Nancy berakhir dokter pernah mengatakan bahwa di masa depan, Nancy tidak akan bisa mendapatkan informasi apapun yang bisa membuat trauma masa lalunya kembali. Jika hal itu terjadi, maka akan ada hal yang buruk terjadi kepada dirinya seperti akan mengalami koma dan bahkan hal itu bisa menyebabkan Nancy tidak akan pernah bangun lagi yang artinya dia bisa saja meninggal.


Ferry melihat ke arah Rachel dan air mata mulai turun ke pipinya. Dia tidak akan bisa hidup jika Nancy terluka atau jika sesuatu terjadi kepada Nancy.


Nancy adalah hidupnya. Ferry pun melihat ke arah Rachel.


"Apa yang terjadi? Katakan kepadaku sekarang juga dan aku tidak akan pernah membiarkan sesuatu terjadi kepadanya. Tidak akan pernah di dalam hidupku ini." Ucap Ferry.


Rachel melihat kearah Ferry dan mulai menjelaskan semuanya.

__ADS_1


"Kau tahu tentang masa lalu Nancy bukan?" Ucap Rachel.


Farel pun menganggukkan kepalanya. Lalu Rachel melanjutkan ceritanya lagi.


"Saudara kembarnya, Charles, masih hidup. Aku tidak tahu bagaimana itu semua terjadi. Tapi dia berpikir untuk membalas dendam kepada Farel. Jika Nancy mengetahui hal ini, maka aku takut dia akan mengingat masa lalunya dan kembali stres dan jika itu terjadi maka hidupnya akan berada dalam bahaya. Aku tidak bisa keluar dan membantu Farel atau Alex juga akan berada dalam bahaya. Aku hanya takut akan hidup Nancy." Ujar Rachel.


"Tapi bagaimana Nancy bisa tahu tentang hal itu? Jika dia tidak tahu kita tidak perlu khawatir bukan?" Tanya Ferry.


Rachel tampak tenang.


"Aku tidak merasa kau mengingat bahwa rahasia Nancy tetap berada pada Farel."


Ferry pun terdiam.


"Itu bukannya di masa lalu Nancy yang membuat hidup Farel selamat. Tapi kenapa sekarang dia tahu bahwa Charles sudah meninggal bukan begitu?" Ucap Ferry.


Rachel juga tampak bingung.


"Aku juga berpikir begitu. Tapi aku tidak tahu apa yang dia lakukan dan seberapa banyak yang dia tahu dan itulah alasan kau harus berhati-hati dengannya. Kau sebenarnya tidak bisa mengizinkan dia stress tentang kejadian masa lalunya. Dia sudah bertahan dengan begitu banyak dari masa lalunya dan sekarang aku hanya ingin dia bahagia." Ucap Rachel.


Ferry pun setuju.


"Baiklah aku akan melakukan seperti yang kau katakan. Tapi aku masih saja bingung bagaimana jika dia tahu bahwa Charles masih hidup dan itulah alasan dia melindungi Farel. Dia tahu bahwa dia tidak bisa pergi berhadapan dengan Charles. Jadi dia melindungi salah satu orang yang mungkin saja dilukai Charles. Itu mungkin saja terjadi bukan?" Ucap Ferry.


Rachel pun memikirkan tentang hal itu.


"Apa yang kau katakan memang masuk akal. Tapi bagaimana dia tahu hal itu dan kenapa dia menyimpan rahasia itu dariku? Aku mencari tahu tentang Charles sebelum beberapa minggu ini. Tapi ternyata Nancy sudah melindungi Farel sejak awal. Sekarang aku merasa bahwa Nancy mulai melindungi dirinya setelah kecelakaan kami. Aku pikir ada sesuatu tentang dirinya yang tidak kita ketahui. Tapi bagaimana kita bisa bertanya kepadanya? Jika dia benar-benar tidak tahu maka dia bisa saja stres lagi." Ucap Rachel.


Ferry juga tidak memiliki jawaban akan hal itu.


"Ayo kita makan siang lebih dulu, lalu kita bisa bicara dengannya. Ayo kita mencoba untuk mengetahui masalah ini dengan cara lainnya. Sekarang ayo pergi atau Nancy akan khawatir dan mulai curiga." Ucap Rachel kemudian berdiri.

__ADS_1


"Baiklah, seperti yang kau katakan." Balas Ferry.


Bersambung....


__ADS_2