Mata Cinta

Mata Cinta
Surat Dari Farel


__ADS_3

Farel menelpon sekretarisnya untuk meminta dia mencari alamat Rachel. Beberapa saat kemudian dia pun mengetahui di mana alamat Rachel tinggal sekarang. Dia tidak melakukan apapun hari itu. Dia hanya membuat rencana untuk membuat Rachel bisa berada di sisinya setiap hari.


Sementara itu disisi lain, Rachel tidur dengan sangat nyenyak malam itu. Dia tidak berharap apapun kepada Farel karena sekarang Farel sudah mengetahui semuanya dan dia hanya merasa begitu lega karena rasa bersalahnya sudah pergi sekarang.


Hari berikutnya Rachel bangun dan melakukan aktivitas seperti biasanya. Semuanya terasa normal tapi tiba-tiba bel pintu rumahnya terdengar berbunyi. Semua orang lain tengah sibuk dengan aktifitas mereka dan tidak bisa membuka pintu. Jadi Rachel pun yang pergi untuk membuka pintu itu.


Tepat saat dia membuka pintu, dia tidak melihat siapapun di luar. Tapi matanya melihat ke arah sebuah buket bunga dan sebuah surat dan ada kotak hadiah yang tergeletak tepat di depan pintu. Rachel kembali melihat ke sekeliling untuk memeriksa apakah ada orang di sana atau tidak. Tapi dia tidak melihat siapapun.


Rachel lalu mengangkat buket bunga dan kotak hadiah itu, mencoba memeriksa apakah buket bunga dan hadiah itu aman atau tidak. Setelah dia merasa yakin bahwa tidak ada yang aneh di dalam kotak hadiah dan buket bunga itu, dia pun membawa kotak itu masuk ke dalam rumah. Rahel lalu dengan segera menutup pintu rumahnya.


Apa yang Rachel tidak sadari adalah ada seseorang yang tengah tersenyum penuh kebahagiaan setelah melihat Rachel menerima buket bunga dan kontak hadiah itu. Orang itu adalah Farel. Dia lah orang yang memberikan semua itu kepada Rachel. Dia ada di sana, bersembunyi di balik semak-semak taman bunga. Setelah melihat Rachel membawa barang-barang itu masuk bersamanya ke dalam rumah, dia pun pergi dengan perasaan yang puas.


"Ku harap kau menyukainya." Ucap Farel lalu masuk ke dalam mobilnya dan dengan segera melaju pergi.


Rachel masuk ke dalam kamarnya dan membuka kotak hadiah itu. Rachel cukup terkejut melihat isi dari kotak kecil itu. Di dalamnya ada sebuah cincin.


Cincin itu tampak unik dan juga indah. Dengan melihat cincin itu sekilas, orang lain bisa mengatakan bahwa itu cincin itu pasti sangat mahal. Rachel tidak menyangka bahwa isi dari kotak itu akan menjadi sebuah cincin. Saat dia ingin menaruh cincin itu di atas meja, dia kemudian menyadari ada sesuatu di dalamnya.


"Selamanya Aku Milikmu." Ucap Rachel membaca tulisan yang ada di dalam kotak itu.


Sekarang dia lebih penasaran untuk membuka suratnya. Dia perlahan membuka surat itu dan melihat sebuah tulisan tangan yang tampak begitu indah. Dengan melihat surat itu, Rachel langsung tahu siapa yang menulis surat itu.


Bagaimana mungkin dia tidak menyadari tulisan tangan dari orang yang selama ini dia cintai. Itu adalah tulisan tangan dari Farel.

__ADS_1


Dia belum membaca isi dari surat itu. Tapi air matanya sudah terjatuh lebih dulu. Dia tidak pernah menyangka bahwa suatu hari Farel akan memberikan surat seperti itu kepada dirinya. Rachel memindahkan jemarinya dari kertas itu. Bayangan hari bahagia antara dia dan Farel muncul di ingatannya saat masa dimana Farel kehilangan penglihatannya. Saat dimana Farel menyatakan suka kepadanya.


Sebuah senyuman muncul di wajahnya. Tapi kemudian dia mengingat sikap dingin yang selama ini Farel lakukan terhadap dirinya, senyumannya itu mendadak langsung hilang begitu saja.


Dia menghela nafas lalu mulai membaca surat itu.


'Untuk Rachel....


Aku rasa kau tahu siapa yang menulis surat ini setelah melihat tulisan tanganku. Aku hanya mau mengatakan beberapa hal kepadamu.


Ini bukan aku memintamu untuk kembali kepadaku. Iya, meski tentu saja sebenarnya aku sangat ingin untuk kau kembali padaku. Tapi bukan tanpa usaha yang aku lakukan. Aku tahu bahwa aku sudah memberikanmu banyak rasa sakit yang tidak bisa dimaafkan.


Aku bahkan tahu bahwa aku tidak punya hak untuk membenarkan diriku sendiri. Bahkan jika kau bukanlah orang yang menyelamatkan aku, tapi aku seharusnya tetap tidak memperlakukanmu seperti itu. Aku hanya mau mengatakan bahwa kau bisa membenciku. Tapi biarkan aku berada di sisimu.


Aku hanya butuh satu kesempatan. Setidaknya beri aku satu saja kesempatan. Jadi jangan mendorong aku untum keluar dari hidupmu. Aku mohon padamu.


Jika kau belum membuka hadiah itu, maka ku mohon bukalah. Ada sesuatu di dalamnya yang aku siapkan sebelum pernikahan kita.


Untuk mengatakan kepadamu kebenarannya, aku menemukan banyak hal setelah kematian Luna. Saat itu aku sudah memikirkan hanya ingin berhubungan denganmu. Aku juga berpikir untuk menerimamu sebagai istriku. Aku bahkan mau memutuskan hubunganku dengan Luna.


Aku merasa bersalah terhadap dirimu saat itu. Tapi bukan hanya itu. Hari di mana aku berpikir untuk mengatakan kepadanya tentang keinginanku untuk berpisah dengannya, dia malah datang kepadaku dengan membawa beberapa gambar. Di mana semua gambar itu menunjukkan bahwa kau tengah bersama dengan Liam dan Daniel.


Kemudian aku mulai menjadi seorang pria yang buta. Aku percaya kepada Luna dan mulai membenci dirimu. Kemudian setelah pernikahan kita, Luna kembali menunjukkan kepadaku gambar tentang dirimu bersama orang lainnya. Aku begitu percaya kepadanya. Jadi aku tidak menginvestigasi semua itu dan itulah Kesalahan terbesarku.

__ADS_1


Setelah melihat semua gambar itu, aku mulai memperlakukanmu seperti sampah. Tapi setelah kematian Luna, aku mengetahui kebenarannya dari gambar itu yang aku cari di kamarmu.


Aku melihat gambar mu dan gambar yang berhubungan dengan orang-orang yang ada bersamamu. Aku menyesali semua itu. Aku benar-benar menyesalinya. Kemudian aku mengetahui bahwa itu adalah dirimu yang menyelamatkan aku dari rencana yang dilakukan Charles. Aku benar-benar bahagia saat aku pikir untuk memaafkan dirimu dan aku mulai mencari mu. Aku merindukanmu setiap kali aku melihatmu.


Kemudian akhirnya di pesta, aku bertemu denganmu, Max dan Liam. Aku tidak tahu apa Liam bagimu. Tapi aku benar-benar merasa sedih dan bahkan cemburu melihat kalian berdua begitu dekat. Aku benar-benar buta dan mempercayai apapun yang dikatakan Luna.


Aku minta maaf dan terima kasih atas semua yang sudah kau lakukan hanya.


Hanya itu saja yang ingin aku katakan dan untuk cincin yang ada di dalam kotak itu, cincin itu sangat berharga. Aku sudah membuat cincin itu secara khusus sebelum aku keluar dari rumah sakit di tahun di mana kau menyelamatkan aku dari kecelakaan yang menyebabkan aku hampir kehilangan penglihatan ku.


Aku tidak tahu kenapa tapi aku tidak pernah menunjukkan cincin itu kepada Luna yang mengatakan bahwa dialah pendonor mata untukku. Aku bahkan tidak mengatakan kepadanya tentang adanya cincin itu.


Padahal sejak awal aku sudah merencanakan untuk memberikan cincin itu untuk seseorang yang menyelamatkan aku. Tapi sebelum pernikahan kita, aku ingin memberikannya kepadamu tanpa mengetahui bahwa kau adalah orang yang memang seharusnya menjadi pemilik dari cincin itu.


Tapi lagi-lagi semuanya berubah.


Kita mulai berubah..


Hanya itu saja....'


^^^Dari Farel.^^^


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2